Kisah Beauty dan Pangeran Edward

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 3 November 2017

“Ayah, ayah,” teriak seorang wanita. Wanita itu mengenakan jubah merah dan berjalan di tengah musim dingin, sambil memegang lampu kecil. Sudah 1 minggu ayahnya hilang, semenjak ayahnya pulang dari merantau. Ia hampir menangis. “Aduh,” serunya seraya memegang kepala. Kepalanya terasa kunang-kunang. Ia pun pingsan dan jatuh di atas tebalnya salju. Seorang pria tampan yang menunggangi kuda putih melihat Beauty, gadis yang pingsan tadi. Ia segera turun, mengangkat Beauty dan menuju istana,” cerita Sarah, seorang pengasuh panti asuhan. Ia menceritakan dongeng untuk anak panti asuhan. Ia hampir kehilangan nafas. “Terus, gimana ceritanya?” tanya anak-anak. Sarah mengambil nafas, dan mulai bercerita…

“Beauty sudah siuman, ia heran mengapa tertidur di kasur yang empuk. Dia berada di kamar yang mewah. Ia mulai terduduk. Jubahnya tergantung di tiang ranjang. Ia mengambilnya. “Kau sudah siuman?” tanya pria yang menyelamatkan Beauty. Dia berpakaian layaknya bak pangeran dari kerajaan. Beauty menganggukkan kepala dengan kaku. “Aku Edward, pangeran dari kerajaan Asthred,” ucapnya seraya menyodorkan tangan. “Aku, Beauty,” ucap Beauty gugup. Ia membalas jabatan Pangeran Edward.

“Hei, mengapa kau tadi pingsan di dekat hutan tersebut?” tanyanya. “Aku sedang mencari ayahku yang hilang, semenjak kepulangan dari merantau, ia pergi entah ke mana. Sebelum merantau, saya dan kedua kakak saya ditanya ingin dibawakan apa. Kakak pertama saya dan kedua saya dikabulkan, sayang di sana tidak ada barang yang saya inginkan. Beliau mencari sampai dapat, dan tidak pulang-pulang. Saya sungguh menyesal,” cerita Beauty seraya menangis. Pangeran Edward spontan memberinya sapu tangan. “Apa benda yang kau inginkan, Beauty?” tanya pangeran Edward. “Mawar merah, harus 5 tangkai,” jawab Beauty. “Siapa nama ayahmu wahai Beauty?” tanyanya lagi. “Geralldi Ezstanio,” jawab Beauty. “Saya izin keluar, kamu tetap di kamar saja,” ujar pangeran. Ia bergegas menuju penjara istana.

“Tuan Geralldi,” ucap Pangeran Edward pada seorang pria berkepala 5 di dalam sel. “Apakah nama putri anda Beauty?” tanya Pangeran Edward. “Beauty Ezstanio,” jawab pria tersebut yang tak lain ayah Beauty. “Pengawal!! tolong lepaskan dia,” seru pangeran Edward. Geralldi dilepaskan. Ia dibawa ke kamar yang kosong di Istana.

“Ayah!” panggil Pangeran Edward. Ia memanggil Raja yang tak lain adalah ayahnya. “Iya, ada apa?” tanya raja. “Ayah pernah cerita, kalau nenek dahulu ingin menikah dengan keluarga Ezstanio, apakah itu batal?” tegas Pangeran Edward. “Ya, tetapi tidak ada setahun usia pernikahan mereka, mereka memutuskan bercerai. Karena ada hal sepele. Hidup keluarga Ezstanio sungguh sederhana, tinggal di kampung. Nama lelaki yang ingin menikahi nenek adalah Greg Ezstanio,” jelas Raja. Dan Pangeran Edward menanyakan nama kakeknya pada Beauty. Benar, Greg adalah ayah Geralldi dan kakek Beauty.

Geralldi dan dan Beauty dibawa di hadapan Raja dan Ratu. Raja dan Ratu dijelaskan bahwa mereka berdua keluarga Ezstanio. Betapa terkejutnya Ratu, Raja, Beauty dan Geralldi sungguh kaget melihat kenyataannya. “Yang mulia, mengapa anda memenjarakan ayah saya?” tanya Beauty. “Dia memetik beberapa kuntum mawar peninggalan ibu saya, nyonya Gerillysia,” jawab Raja. “Dan ayah saya ingin dinikahkan oleh wanita bernama Gerillysia Asthred,” seru Geralldi. “Ayah, tolong tinggalah keluarga Ezstanio tinggal di sini,” pinta Pangeran Edward. “Baik, dan anda tuan Geralldi, saya jadikan sebagai penasihat kerajaan,” seru Raja. “Dan, kamu, Beauty. Menikahlah denganku,” pinta Pangeran Edward. Beauty menerimanya dengan malu.

Esoknya, mereka menggelar acara sangat meriah. Kakak Beauty dipersunting dengan kakak pangeran Edward. Beauty dan Pangeran Edward hidup berbahagia. Mereka dikaruniai 3 orang pangeran dan putri yang lucu-lucu. Tamat,” tutup Sarah melihat anak-anak panti tertidur. Sarah meletakkan buku dirak, mematikan lampu kamar, dan menutup pintu…

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: Alya Aniza
Mangap, eh maaf kalau jelek. Saya buat dengan imajinasi sendiri, maaf jika ada kesamaan tokoh, watak, latar, dll. Saya membuat tanpa menyontek. TITIK!!!

Cerpen Kisah Beauty dan Pangeran Edward merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketika Ibu Sakit

Oleh:
Ibu sakit, siapa yang tidak sedih? Aku dan Ratifah pun tak dapat memungkiri hal itu. Hampir setiap malam, aku selalu berdo’a kepada Tuhan, supaya Ibu disembuhkan. Agar dapat kumpul

Gara Gara Ko Modo

Oleh:
Di sebuah Hutan, hiduplah seekor Komodo licik, jahil, dan nakal bernama Ko Modo. Ia suka mengganggu Binatang lain yang ada di Hutan. Pernah Si Ko Modo hampir menewaskan salah

Liburan Sharmilla

Oleh:
Namaku Sharmilla aku tinggal di sebuah kota namanya kota Virvale dan aku bersekolah di sebuah Sekolah Dasar yang terkenal favorit, aku punya 2 orang saudari, satu kakakku namanya Rashel

Berpetualang Di Desa Hijau

Oleh:
Namaku Adelia Lia, biasa dipanggil Lia. Liburan sekolah kali ini aku dan teman-teman berencana liburan ke Bandung. Ke sebuah desa kecil yang hidup damai dan tenteram, yaitu desa farmer

Kado Special Dari Tuhan

Oleh:
Ini adalah kisah nyata bukan rekayasa. Jarakku hanya 20 cm (centi meter) atau hanya setebal batu bata merah ke sekolah impianku. Riuh dan gaduh anak anak sekolah terdengar setiap

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *