Kisah Pertemuan Cinta Komodo

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fabel (Hewan)
Lolos moderasi pada: 24 March 2013

Pada suatu hari ditengah hutan tinggalah kawanan komodo yang sedang mencari makanan untuk memenuhi kebutuhannya. Namun dari kawanan tersebut terdapat salah satu komodo yang memiliki ke anehan, sebut saja namanya INDO, berbeda dengan komodo yang lainnya komodo ini justru hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mau makan daging. dan suatu ketika terjadilah suatu musibah yang melanda komodo-komodo tersebut yaitu musibah kelaparan, itu disebabkan makanan yang berada di hutan tersebut mengalami penurunan dan kekeringanpun tidak dapat terhindarkan, dan akhirnya membuat pra komodo ini masuk kepermukiman warga untuk mencari makanan. namun apa daya wargapun justru takut dengan kedatangan komodo-komodo liar itu, komodo-komodo lalu memangsa sebagian ternak warga yang berada disekitar rumah warga bahkan komodo-komodo yang kelaparan itu juga melukai beberapa orang yang coba mengusirnya.

Akhirnya wargapun memutuskan untuk tidak keluar rumah sementara waktu. Setelah beberapa saat kemudian setelash dirasa puas komodo-komodo itu pun meninggalkan perkampungan itu. namun warga heran dan merasa aneh pada salah satu komodo itu, mereka merasa salah satu komodo tak seperti komodo yang lainnya, komodo ini justru mkan tumbuh-tumbuhan warga dan tak memakan hewan pelihara’an warga, padahal didekat komodo itu banyak ternak-ternak warga.

Dengan kejadian itu warga sepakat untuk mengadakan lomba, bahkan menyewa pemburu liar. “Barang siapa yang dapat memburu atau menangkap komodo itu secara hidup ataupun mati mereka akan mendapatkan imbalan yang cukup menggiurkan. tepat beberapa bulan saat pengumuman itu kawanan komodo itu merencanakan untuk kembali mencari makanan di tempat pemukiman warga. Salah satu komodo itu berkata “wahai sahabatku komodo-komodo mari kita turun kepermukiman untuk mencari makanan”

Namun komodo yang bernama INDO menolak untuk ikut dan sambil menghalingi sahabatnya dan berkata “tidak sahabatku q tak mau kepermukiman warga q tak mau mengganggu warga lagi kumohon jangan lakukan itu lagi” namun kawanan komodo itu tetap bersikeras untuk mencari makanan, INDOpun tak kuasa menahan kawanan itu untuk tetap pergi. INDOpun juga berharap-harap cemas semoga sahabatnya dan juga warga agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.

Akhirnya kawanan itu tiba dipemukiman dan lagi-lagi komodo itu meresahkan warga, namun wargapun tidak tinggal diam mereka langsung mencari peralatan se’adanya untuk menangkap komodo-komodo tersebut bahkan ada yang langsung menghujani dengan timah panas, Sadar dengan keadaan’nya yang sedang terancam kawanan komodo ini langsung bergegas meninggalkan pemukiman warga, namun apa yang mau di kata komodo terus tetap dikejar walaupun sudah masuk ke hutan, akhirnya wargapun dapat melumpuhkan kawanan komodo ini dengan jumlah komodo yang cukup banyak dengan timah panas. wargapun juga akhirnya menyudahi perburuannya karena hari sudah larut malam, tidak banyak komodo-komodo ini yang selamat, hanya beberapa ekor yang selamat, itupun dengan keadaan yang terpincang-pincang.

Malam harinya INDOpun mulai cemas, pasalnya sahabat-sahabatnya belum ada yang kembali, INDOpun akhirnya mencoba mencari teman-temannya, namun saat INDO mulai mencari tiba-tiba INDO mendengar ada temannya yang sedang kesakitan, INDOpun segera menghampiri teman-temannya yang kesakitan, INDOpun merasa terkejut saat melihat Cuma hanya tiga temannya yang datang, itupun dengan keadaan luka-luka akibat terkena timah panas. INDOpun mencoba menolong sambil berkata “Wahai temanku dimanakah dimana sahabatku danyang lainnya” lalu salah satu temannya menjawab “maafkan aku indo sahabatmu dan lainnya mungkin tidak selamat karena kami diserang oleh kawanan pemburu, mereka memburu kami sampai ketengah hutan” Mendengar hal itu INDOpun merasa sedih karena mereka tidak mau mengikuti nasehatnya. sejak inilah perburuan liar komodo dimulai, mereka membunuh komodo dan terus membunuh hingga komodo hampir mangalamin kepunahan. akhirnya INDO dan teman-temannya merasa bersalah dan memutuskan untuk pergi ke perkampungan itu dengan maksud dan tujuan yg baik. Sejak inilah petualangan INDO dan teman-temannya dimulai.

Pagi telah tiba INDO dan teman-temannya memutuskan pergi keperkampungan tersebut. setelah tiba dikampung tersebut secara mengejutkan mereka kembali dihujanani timah panas kembali oleh warga setempat, mereka lalu berpencar untuk menyelamatkan diri masing-masing, namun teman-teman INDO tidak dapat menyelamatkan diri mereka tewas setelah terkena timah panas warga, INDO yang coba menolong malah terkena timah panas, yang mengenai kaki depan INDO, INDOpun hanya bisa lari secara sembunyi-sembunyi, namun sayang usahanya untuk keluar dari kampoung hanya sia-sia. sebab warga sudah menutup semua jalan ke hutan dan dijaga dengan ketat.

INDOpun bersembunyi dirumah warga. ketika pemilik rumah tersebut masuk mereka keget dan terkejut setelah melihat ada darah yang berceceran dirumahnya, lalu pemilik rumah melihat ada seekor komodo yang sedang kesakitan didalam kamarnya. Pemilik rumah merasa kasihan dan tak tega jika komodo tersebut dibunuh. Akhirnya pemilik rumah tersebut membawa komodo yang sedang sakit itu ke dokter hewan secara sembunyi-sembunyi tanpa diketahui warga yang lain.

Sampai di tempat dokter hewan, pemilik rumah itupun menyerahkan komodo tersebut untuk diberi perawatan dan untuk di bawa ketempat yang lebih aman, agar tidak mengalami kepunahan.. tapi hal itu telah diketahui oleh warga sekitar, dan langsung ingin mencoba membunuhnya, namun ada seseorangpegawai negri yang lagi liburan di perkampungan itu, ia lalu mencoba untuk menahan warga untuk tidak menyakiti hewan tersebut ia menyarankan agar komodo tersebut dibawa ke kebun binatang. Agar tidak meresahkan warga lagi. Akhirnya warga bersedia dengan catatan tidak ada komodo yang meresahkan warga lagi. Pegawai negeri etupun berkata “jika ada komodo yang masuk perkampungan harap dilaporkan kepada yang berhak menangani komodo tersebut”

Setelah kesepakatan tersebut akhirnya komodo itu dibawa ke kebun binatang untuk di jaga agar tidak mengalami kepunahan. Disitulah INDO bertamu dengan komodo perempuan yang bernama NESIA. NESIA adalah satu-satunya komodo yang tinggal di kebun binatang itu, NESIA pada waktu masih keci lalu dibawa kebun binatang untuk dibudidayakan, kini NESIA mempunyai teman yang bernama INDO, mereka pun juga menjalin hubungan sebagai mana seorang laki-laki dan perempuan.

(BERSAMBUNG…)

Cerpen Karangan: Imam Tamami
Blog / Facebook: Imam Tamami

Cerpen Kisah Pertemuan Cinta Komodo merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ulang Tahun Aninda

Oleh:
Bruk! Aninda menghempaskan tubuhnya ke kursi sambil mendesah. Lewat jendela, ia melihat tetes-tetes hujan di luar dengan pandangan kosong. Sepinya! Dipandangnya foto yang terletak di meja kamarnya. Foto yang

Masa Kecil

Oleh:
Hi, perkenalkan namaku Freshkhila Lagheshia, cukup panggil aku khilla. Sekarang aku sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik hehehe (katanya sih), umurku sudah 19 tahun. Dulu sewaktu aku SD,

Sajadah Buat Emak

Oleh:
“Endraaa, mandi!” Emak memanggilku. Kutinggalkan lapangan. Itulah tempat bermainku dan kawan-kawan. Tidak luas sih, tapi cukuplah bagi kami bermain kejar-kejaran sampai badan dan baju basah kena keringat. Tak ingin

Pahlawan Hidupku

Oleh:
Hai! Namaku Nisa. aku bersekolah di sekolah negeri Kota Jakarta. Aku mempunyai dua orang kakak, namanya Kak Nia dan kak Vani. Keluargaku semuanya sangat jago masak, dari ibu, ayah,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *