Kucing Yang Hilang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 10 April 2018

Hari ini aku membersihkan gudang di belakang rumah, yang nampaknya sudah layak untuk dibersihkan. Perlahan aku pindahkan barang barangnya, karena terlalu banyak jadi membutuhkan orang yang bisa membatuku memindahkan barang barang tersebut. Biasanya membayar 10 ribu rupiah dan barang pun sudah bisa dipindahkan.

Tiba tiba dari balik pintu terdengar suara kucing kelaparan. Aku beri ikan asin dan kucing itu pun terlihat senang. Aku phobia terhadap kucing tapi perlahan tapi pasti akan kurubah semuanya. Aku merawatnya selama beberapa hari.

Pada hari ke tiga ada seorang yang mencari kucing lewat tepat di depan rumah aku membuka pintu dan bertanya.
“kamu cari siapa?”
“Cari kucing hitam” katanya

Tiba tiba kucing kemarin keluar dan menggeliat di kakiku.
Langsung saja wanita tersebut menggerutu. “jadi kamu yang mencuri kucing saya, itu pemberian mama.”
Aku merasa terhina dan kucoba menenangkan hati dengan menghela nafas panjang. Dan aku berkata “Sesuatu itu harus dijaga baik baik apalagi untuk barang yang berharga, mungkin saja kucingmu itu kurang nyaman denganmu sehingga mencari tempat lain, waktu itu dia datang dengan kelaparan coba kalau kamu perhatikan dia nggak mungkin pergi”
“Satu lagi jangan menyalahkan orang lain dulu koreksi diri dahulu apa yang sudah dilakukan.”
Gadis itu pun merasa malu dan meminta maaf.

Setelah itu tak terlihat lagi kucing yang kelaparan tersebut, mungkin dia mengerti dengan kata kataku kemarin.

Cerpen Karangan: Aminullah
Facebook: Aminullah

Cerpen Kucing Yang Hilang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Akibat Bercanda Di Jalan

Oleh:
Siang ini matahari begitu terik membuat anak anak SD yang baru pulang sekolah serasa ingin cepat sampai rumah. Dengan bercengkrama bersama teman teman mereka sambil mempercepat langkah kaki menyusuri

Sang Pemecah Rekor

Oleh:
Menjadi anak pertama memang tidak enak. Apalagi sulung dari dua adik yang semuanya adik-adiknya. Ia tidak terlalu di sayang (sebab adik nya masih kecil-kecil dan harus punya perhatian lebih),

Sahabatku Saudaraku

Oleh:
Hari ini hari yang sangat sedih bagi sahabatku, Misya. dia sangat sedih karena ayahnya sudah meninggalkannya. dan sekarang dia tinggal dengan ibunya, dia menangis di dekatku sambil menutup wajahnya.

Masuk Sekolah Baru

Oleh:
Nama ku Catty aku mempunyai saudara kembar lho! Namanya Cindy, aku pindah sekolah karena Ayahku di pindah tugaskan di daerah sini. Semula aku bersekolah di SMP 1 Kusuma Bangsa,

Kecerdikan Si Kucing

Oleh:
Pada suatu hari terlihatlah seekor kucing yang besar dan menakutkan. Fisik kucing yang begitu besar itu membuat hewan-hewan di sekitarnya menjadi takut. Bahkan karena takut dimangsa oleh sang kucing,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *