Kupu Kupu Yang Cantik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 30 January 2017

Di suatu pagi yang cerah, tampak dua anak yang sedang berjalan menuju ke sekolah. Dua anak itu bernama Shelia dan Cinta. Namun saat di tengah perjalanan mereka berdua tiba-tiba berhenti. Mereka berdua berhenti karena melihat seekor kupu-kupu yang sangat cantik dan indah.

Setelah melihat kupu-kupu itu, si Shelia menjadi ingin memiliki kupu-kupu itu. Lalu Shelia mengikuti kupu-kupu itu yang terbang entah kemana. Cinta pun hanya bisa diam dan megikuti kemana Shelia pergi.

Seetelah mengikuti kupu-kupu itu, Cinta merasa bahwa dia dan Shelia sudah jauh dari jalan raya. Lalu Cinta berhenti dan mengajak Shelia untuk kembali berangkat sekolah.

“Shelia, ayo kita kembali. Karena kalau kita terus mengikuti kupu-kupu itu, kita pasti akan tersesat.” Ajakan Cinta sambil ketakutan.
“Tidak aku nggak mau, aku ingin mengejar kupu-kupu itu sampai dapat. Aku ingin memelihara dia.”
“Ya sudah kalau kamu nggak mau, aku pergi saja sendiri.” Jawab Cinta dengan rasa kecewa.

Cinta pun pergi meninggalkan Shelia. Dan Shelia terus mencari kupu-kupu itu. Sampai akhirnya kupu-kupu itu hilang entah kemana. Shelia bingung dia harus kemana. Karena dia sudah lupa arah jalan ke rumah dia. Shelia lapar dan menangis, dia teriak minta tolong. Tapi tidak ada satupun yang mau menolongnya.

Lalu ada seorang kakek yang mau menolong dia.
“Namamu siapa nak? Kenapa kamu menangis?”
“Saya Shelia, saya lapar kek.”
“Ini kakek punya sedikit makanan buat kamu.”
“Makasih kek. Kek bisakah kakek antarkan Shelia pulang?”
“Ayo kakek antarkan.”

Sampai di rumah Shelia kakek pun disambut dengan baik dan sopan oleh kedua orangtua Shelia. Setelah kejadian itu semua, kakek menjadi keluarga Shelia. Sampai akhirnya kakek meningggal di rumah Shelia.

Cerpen Karangan: Sindy Putri Amelia
Facebook: Sindy Putri Amelia
Sindy PA dari kelas VIII-B
SMP NEGERI 1 PURI.

Cerpen Kupu Kupu Yang Cantik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dulu

Oleh:
Menyedihkan sekali kisah persahabatanku dengan Rinka. Dia dulu sahabatku. Dia dulu orang yang bisa kupercaya. Dia dulu selalu menghiburku saatku bersedih. Dulu kami saling berbagi cerita. Tapi itu semua

Antara Malu dan Kesal

Oleh:
Dessy merengut kesal ketika Annisa, sahabatnya, menyontek Pekerjaan Rumah (PR) Dessy. “Terima kasih,” kata Annisa. Dessy tidak menanggapi. Senyum tipis saja tak diberikan. Bel istirahat berdering nyaring di telinga

Suara Seram

Oleh:
Sani terlihat sangat gelisah di tempat tidurnya. Malam ini, Sani tidak bisa memejamkan matanya. Nenek yang sangat disayanginya meninggal kemarin malam dan baru dimakamkan tadi pagi. Sewaktu Sani kembali

Salah Rizfa Sendiri

Oleh:
“Hahaha… seru juga, ya tadi!” Gumam Sandra sambil menahan tawanya, Rizfa hanya mendengarnya dengan baik sambil menyeruput Jus Jambu yang baru ia beli. Rizfa dan Sandra adalah sepasang sahabat,

Musyawarah Untuk Mufakat

Oleh:
“Aku harus belajar untuk ujian nanti”, kata Andri. Seminggu lagi akan diadakan ujian, jadi Andri harus belajar giat. Teman-teman Andri banyak yang sudah mempersiapkan catatan kecil untuk menyontek. Lain

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *