Lestarikan Permainan Tradisional Yuk

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Budaya
Lolos moderasi pada: 26 September 2017

Murid-murid sedang berkmpul, mengobrol dan melakukan kegiatan lain-lainnya. Mereka sedang menunggu bu Lisa datang.

“Selamat pagi anak-anak!” sapa bu Lisa.
“Wah bu Lisa datang ayo duduk!” kata Keyla.
“Selamat pagi bu Lisa!” sapa balik anak-anak.
“Oh ya Anak-anak bu guru punya tugas untuk kalian” kata bu Lisa.
“Tugas apa bu?” tanya Ruzi.
“Tugas membuat poster tentang melestarikan permainan Teradisional!” jawab bu Lisa.
“Membuat posternya di mana bu?” Tanya susi.
“Nanti ibu Kasih kertas lembar” jawab bu Lisa.
Anak-anak mengangguk mengerti. bu Lisa pun membagikan kertas lembarnya.

“Semua sudah kebagian kan kertas lembarnya?” Tanya bu Lisa.
“Sudah bu” jawab anak-anak.
“Ya sudah sekarang cepat kerjakan tugasnya” kata bu Lisa.
Anak-anak pun mengerjakan tugas dari bu Lisa.

“Teng! Teng!” suara bel istirahat berbunyi.
“Anak-anak kalian boleh istirahat” kata bu Lisa.
“Yesss!!!” kata anak-anak senang.

Waktu istirahat sudah selesai anak-anak langsung Masuk kelas.
“Anak-anak Waktu istirahat sudah selesai Ayo Masuk Dan kumpulkan tugas dari ibu ya!” kata bu Lisa.
“Ok bu!” kata anak-anak.
Anak-anak pun mengumpulkan tugas dari bu Lisa, setelah sumua mengumpulkan poster bu Lisa pun menilai poster yang dibuat Anak-anak. poster yang paling bagus akan difotocopy dan nanti ditempel di sekitaran kompleks juga sekolah.

“Doni dan Ruzi tolong fotocopy gambar ini ya!” kata bu Lisa.
“Buat apa bu gambar ya?” Tanya Ruzi.
“Buat apa aja deh! Udah cepet fotocopy!”
“Iya bu!” kata Doni.
Doni dan Ruzi pun Pergi ke tempat fotocopyan.

“Ya anak-anak sambil menunggu Doni dan Ruzi datang kalian kerjakan saja dulu pelajaran PLH (pendidikan lingkungan hidup) Hal 49-51 ya!” Kata bu Lisa.
“Ya bu!” kata anak-anak serentak.

Akirnya Ruzi dan Doni pun kembali setelah itu bu Lisa membagikan posternya Dan anak-anak pun menempelkannya di sekitar sekolah Dan kompleks. Anak-anak senang bisa melestarikan budaya yang ada di Indonesia, termaksud Permainan
Teradisional. Tidak lupa lusa besok kelas bu Lisa akan mengadakan festival permainan Tradisional. pasti menyenangkan.

The End

Cerpen Karangan: Asti Ardelia Ashofi
Nama: Asti Ardelia Ashofi
Alamat: JL. Riung Asri No.18 RT4/Rw10 Kota Bandung.
Sekolah: SDN Rancaloa Kota Bandung.
Hobi: membaca Buku, menulis cerita, jalan-jalan.
Cita-cita: menjadi penulis, guru.

Cerpen Lestarikan Permainan Tradisional Yuk merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Teman Baru Sahabat Baru

Oleh:
Aqila Revita atau biasa yang dipanggil Qila ini adalah murid pindahan dari Sdn Mentari Pagi ke Sdn Zedhena Girl. Qila pindah karena tugas papanya dari Surabaya ke Jakarta. Qila

Ketika Secarik Batik Diperebutkan

Oleh:
Canting yang kupegang semakin liar untuk menggoreskan tetes-tetes cairan cokelat kental ke secarik kain. Sudah seperempat bagian kain mori putih yang terisi. Sedangkan sisanya masih belum tercoret malam sedikitpun.

Octo, Gurita Merah yang Pelit

Oleh:
Hoaaammm… Octo masih mengantuk ketika Ibu membangunkan Octo dari tidurnya, “ayo Octo, bangun. Kamu tidak mau terlambat kan di hari pertamamu ke sekolah?” Octo, gurita merah kecil itu hanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *