Make Up Kak Shasa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 29 July 2017

Namaku Vania Rochman anak bungsu dari 3 bersaudara. Kakak tengahku bernama Shasa Rochman dan kakak sulungku bernama Vhika Rochman. Tetapi aku lebih akrab dengan Kak Vhika, karena Kak Shasa adalah musuh terbesar aku dan Kak Vhika, dia telah merebut semuanya, mulai dari kasih sayang, teman, kecantikan, senyuman, pacar, dan lain lain. Aku dan kak Vhika selalu saja membuat kak Shasa agar menjadi jelek. Tapi hasilnya selalu saja GAGAL!.

Siang ini aku melihat kak Vhika pergi ke kamar kak Shasa. Diam diam aku mengintip dari luar kamar. Sayup-Sayup terdengar pembicaraan antara kak Vhika dan Kak Shasa.
“Hey!, Sha? Kamu mau gak? Nih ada make up kecantikan, aku jamin muka kamu bakal tambah mulus lagi, kamu mau bukti? Buktinya aku, karena make up ini muka aku jadi mulus, semulus kapas” Ucap Kak Vhika memberikan kotak yang berisi make up.
“Yah, kak Vhika, kayaknya aku gak bisa deh, karena make up ku udah kebanyakan” Ucapnya.
“Shasa niiiih, lagi lagi aku harus membuang make up ini ke tong sampah, Kan aku beli ini mahal mahal cuma buat kamu, Shasa” Rengek kak Vhika mencoba membujuk.
“Ya sudah deh kak Vhika, aku terima Make upnya, terimakasih banyak ya,”
“Iya sama sama, oh ya aku mau makan siang dulu yah, Sha”
“Iya, kak”
Kak Vhika keluar dari kamar Kak Shasa, lalu aku buru-buru pergi ke kamar.

Sesampai di kamar…
“Aku harus cari cara agar bisa dapatkan make up kak Shasa!, Oya, kak Vhika kok jadi berubah gini ya, waktu dulu dia janji kalo dia bakal setia buat bikin kak Shasa jadi jelek, tapi kenyataannya dia malah ngasih make up, Aneh banget sih,” kataku bergumamku
“Aha! Gini aja! Nanti malam aku akan kasih keripik singkong pedas dicampur balsem Geliga, lalu aku kasih dia deh, nanti kan dia sakit perut, jadi pas dia keluar aku ambil make up nya. Hahaha…” Lagi-lagi aku bergumam.

Siang berganti Sore. Sore pun berganti Malam. Dan ini saatnya Rencanaku beraksi.
Aku segera membuat keripik singkong pedas campur balsem Geliga. Lalu aku segera meluncuuur ke kamar kak Shasa.
“Hay Van, mau apa, waaaah keripik singkong pedas… Buat siapa tuh?”
“Oooh, Ini buat kak Shasa, kak boleh aku main main di kamar kakak?” Tanyaku.
“Boleh banget, yuk Van, masuk” Jawabnya mempersilahkanku masuk.
“Aku makan ya Kripik Singkong pedasnya” Pinta kak Shasa.
“Iya, kak makan aja, oya, aku boleh lihat lihat make upnya?”
“Bolehlah. Liat aja sepuasnya”

15 menit kemudian…
“Aduuh… perut aku sakit banget… aku ke toilet bentar ya…” Ucap kak Shasa sembari memegangi perutnya
“Eh! Iya kak Silahkan” kataku mempersilahkan.

Waktu yang tepat! Aku segera mengambil make upnya. Dan setelah itu aku kembali ke kamarku. Aku mengoleskan make upnya ke wajahku, dan kebetulan sekarang jam 20.48 aku segera tidur.

Esok paginya… Aku segera melihat hasil make up dan ternyata! SELURUH WAJAHKU… BERBINTIK MERAH! Oh sungguh menyebalkan! Aku segera keluar menanyakan make up apa yang diberikan kak Vhika untuk Kak Shasa. Akhirnya kak Vhika bicara kalau make up yang dikasih kak Shasa itu adalah make up yang terbuat dari tanah, biji melon untuk penyedap, dan pelet ikan. Aku terkejut karena aku alergi terhadap biji melon! Pantas saja jika wajahku jadi begini. OH MENYEBALKAN!!

Cerpen Karangan: Fadiyah
Facebook: Fadiyah
Maaf jika ceritaku kurang menarik. Aku juga tak berbakat dibidang tulis menulis.

Cerpen Make Up Kak Shasa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lila dan Pangeran Ular

Oleh:
Lila seorang gadis yang berparas cantik jelita, ibunya sudah meninggal sejak Lila berumur 10 tahun. Dia hidup bersama Ayah, Ibu tiri dan seorang saudara tiri Clara. Ketika dewasa kecantikan

Ngabuburit Bersama Teman

Oleh:
Ting… Ting… Ting… Bunyi alarm di kamarku. “Hoam,” aku terbangun dan mematikan alarm. Kulirik jam seraya mengucek mata. “Jam 3,” gumamku. Aku bergegas ke kamar mandi untuk cuci muka.

Why Did This Happened To Me?

Oleh:
Aku tidak pernah sekalipun disayang mama papa, pagi sekali tok…Tok… Tok… “masuk” ucapku “nila, bila mama menyuruhmu melakukan apapun kamu janji akan bersedia lakukan” tanya mama mengeles “iya” jawabku

Kuntilanak Di Rumah Eyang

Oleh:
Halo namaku karin sayidatunnisa, cukup panggil aju karin. Aku senang sekali, hari ini aku akan pergi ke rumah eyangku yang berada di tasik malaya, jawa barat, yang ikut adalah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *