Mid Night Sell Melelahkan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 4 September 2018

Halo semuanya, aku Gabby atau Abby. Aku akan menceritakan kejadian aku dan kawan-kawanku.

Waktu itu malam minggu, aku, Ghea, Caesar (adikku), Arkam, Gabriella pergi ke mall Kota Kasablanka untuk midnight sell. Aku berangkat bersama Caesar dan Gabriella. Kami akan bertemu di lobby utama.
Setelah sampai aku menunggu Arkam dan Ghea di Starbucks, sekalian ngopi biar kuat begadang. Sungguh ini pertama kalinya aku begadang. Setelah aku menghabiskan kopiku mereka berdua datang.

“Wooy!” Arkam menyapa kami. Kami sontak tersenyum lalu pergi meninggalkan Starbucks dan lanjut untuk berkelana mencari barang yang kami inginkan.
Aku dan Ghea juga Gabriella pergi ke stan bazar yang menjual jilbab dan accessoriesnya. Aku hanya membeli pashmina dan bros kupu-kupu. Aku melihat ke stan baju gamis dekan stan itu, aku pergi ke sana. Aku melihat sebuah gamis berwarna coklat polos yang bercorak bunga matahari kuambil itu dan kucoba mencocokkan cukup kubeli itu. Setelah itu aku dipanggil Caesar untuk makan malam.

“Kak Abby, ayo kita pergi makan malam!” Caesar menarik tanganku ke arah Arkam. Lalu dia mendorongku sampai aku tak sengaja memeluknya.
“Astagfirullah!” Pekik kami bersamaan. Caesar hanya cekikikan.
“Caesar akan kuadukan kamu ke Abi!” Kataku sekalian mengancamnya, Caesar jadi menutup mulutnya dan mengangguk. Kami sama-sama pergi ke resto Solaria untuk mengisi perut.

Setelah mengisi perut kami lanjut berbelanja ke stan-stan bazar lagi.
Hingga waktu menunjukkan pukul 23.30. Aku mengajak mereka semua pulang. Dan kami sampai di luar mall. Dan ternyata sudah menumpuk orang di luar mall, mereka sudah mulai mencari taksi. Aku pun ikut mencari taksi, tapi aku kurang beruntung tidak ada satupun taksi yang kudapatkan aku mulai bingung. Aku mengutak atik hpku untuk memesan mobil online, sudah berulang kali aku mencoba. Kulihat teman-temanku mereka melakukan hal yang sama. Tapi mereka sepertinya tidak dapat. Aku kembali mengutak atik handphoneku untuk menelepon papa, apakah ia bisa menjemputku, tapi tidak ada jawaban dari papa, mungkin papa sudah tidur, pikirku. Aku pun kembali melihat sekitar ada taksi mangkal tapi bukan taksi ternama. Ya sudahlah, pikirku. Tanpa berpikir panjang langsung kunaiki taksi itu langsung kupesan menuju ke rumahku. Di perjalanan Caesar sudah tertidur.

Setelah sampai aku membangunkan Caesar dan membayar taksi itu. Langsung aku menuju kamar mengganti baju dan tidur. Sungguh ini adalah mid night sell yang sangat melelahkan dan terlama. Huh!

Cerpen Karangan: Naira Khansa Nabila

Cerpen Mid Night Sell Melelahkan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lomba Yang Didambakan Hatiku

Oleh:
Namaku Novita Sari Sandrina. Biasa dipanggil Novi atau Vita. Aku baru saja menerima rapor kenaikan kelas 5 di SD Pramitra Indrayani. Alhamdulillah Aku diberi kesempatan untuk mendapatkan Juara 1

Liburan Ke Telaga Sarangan

Oleh:
“Huft! mana sih Yuvita?!” gumam Savila seraya menatap jam tangan yang melingkar pergelangan tangannya. Savila Finsya Zalita dan Yuvita Naifah Rafsya adalah sepasang sahabat. Mereka tinggal di dusun Banyumeneng,

Terjebak Di Dunia Peri

Oleh:
Nica adalah gadis kecil yang berangan angan bertemu peri. Usianya masih 8 tahun. Ia mempunyai 2 sahabat yang bernama Lala dan Shesa. Mereka bertiga sebaya. Liburan sekolah pun sudah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *