Musim Salju Impian

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 9 September 2017

Vista masih saja terngiang ngiang oleh kata kata Salsa “Di Korea Selatan, seru banget.. masa pas aku datang pas musim salju, iihh enak bangett…”. Vista ingin sekali pergi ke sana. Namun, apa daya orangtuanya saja bukan orang berada.

“Vistaa, lagi apa sih? Bunda punya kabar bagus nih buat kamu..” panggil Bunda. Vista yang sedang menyanyikan lagu EXO LOTTO pun segera bangun dari kasurnya. “Yaa, ada apa Bunda?” tanya Vista sambil mencomot wafer stroberi yang disediakan Bi Cinta. “Ada lomba menulis cerpen, loh. Tingkat nasional yang menang dapat tour ke Jepang atau tour ke Switzerland. Mumpung dua negara itu lagi musim salju..” jawab Bunda sambil meneguk teh.
“Waah.. Vista mau deh Bunda. Kirim cerpennya paling lambat tanggal berapa? Dan kirim ke mana Bun kalau cerpennya sudah jadi?” berondong Vista saking senangnya. “Aduh, duhh… tanyanya satu satu dong.. kirimnya paling lambat tanggal 19 Februari 2017. Daan, dikirim ke email klombecerpen[-at-]gmail.com. Atau bisa juga dikirim lewat pos. Kode posnya 7564..” tutur Bunda.
“Oke deh, Bunda. Vista mau bikin cerpennya dulu, ya..” kata Vista sambil bergegas menuju kamarnya. Vista pun segera meminjam laptop abangnya, Ahmad. Kebetulan Bang Ahmad sedang tidak ada jadi bisa pake sepuasnya batin Vista.

Ctak.. ctik.. Tangan Vista lihai dalam urusan mengetik. Dalam waktu 2 jam, ia sudah mengetik sekitar 3 halaman! Ckckck.. ini tangan apa tangan sihh?!.

Krieet.. suara pintu terbuka. Bunda masuk sambil membawa puding coklat dengan vla putih. “Ayo dimakan dulu.. Bunda buat khusus untuk Vista loh.. buat Dek Celi sama Mas Ahmad Bunda buatin sanggar aja..” bujuk Bunda. Ya, Vista mempunyai adik yang berumur 6 bulan yaitu Celica Azzahra Putri. Kalau Vista sih, Vista Cantika Azzahra. Bunda, Azzahra Nisa Aulia.
“Iya, Bunda.. bunda cerpen Vista sudah jadi nih.. hebat kan? Langsung dikirim saja ya, Bunda..” kata Vista. Bunda hanya mengangguk lalu melongok ke laptop, “Judulnya apa, Vis?”. “Oh, iya lupa tulis judulnya.. sebentar ya Bunda..” kata Vista sambil mengetik judul. Rupanya, judulnya… Jreng jreng jrengg… ‘Musim Salju Impian’. “Waah, keren tuh. Langsung kirim saja.. Vista jagain adek dulu ya.. biar Bunda yang kirimin” kata Bunda mengambil alih laptop. Vista mengangguk.

Tanggal 24 Februari 2017,
“Vistaa,” panggil Bunda. “Iya, Bunda.. sebentaar..” teriak Vista yang sedang berganti baju. Tak lama kemudian Vista keluar memakai kaos ungu garis garis putih dan rok putih berenda ungu. “Ihh, cantiknya anak Bunda..” puji Bunda. “Hehehe..” kata Vista sambil memasang bando ungu. “Majalah Writekids sudah terbit loh..” kata Bunda. “Hahh?! Bunda sudah beli apa belum? Kan di situ ada pengumuman pemenang lomba cerpen..” seru Vista. “Iya Bunda sudah beli kok, yuk kita buka bareng..” kata Bunda sambil menepuk karpet beludru ungu, mengisyaratkan pada Vista untuk duduk.

Kemudian, Vista pun duduk. “Bunda kok dari juara Harapan 3 sampai 1 gak ada namaku Bunda?” tanya Vista lesu. “Hemm, kita cek dulu ya juara 1 sampai 3 nya..” ajak Bunda sambil membuka lembar berikutnya. Vista sudah beranjak, tak sanggup melihat. “Haahh, alhamdulillahh.. Vista kamu juara 1!” pekik Bunda.
“Waahh, benar Bunda?” tanya Vista terkejut, ia pun segera berlari tergopoh ke arah Bundanya. “Iya Vista..” kata Bunda sambil menunjuk tulisan di halaman itu. “Tanggal 29 Februari kamu pergi ke Switzerland, siap siap baju ya.. sampai tanggal 5 Februari..” kata Bunda. Sementara, Vista masih melongo mendengar penjelasan Bunda.

SELAMAT LIBURAN YA VISTA!

Cerpen Karangan: Salsa
Facebook: Salsabila Nur Sulthani

Cerpen Musim Salju Impian merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cerita Kami

Oleh:
Pagi hari yang begitu sangat cerah. Hari itu adalah hari senin, aku berangkat pagi sekali karena di sekolahku ada les untuk kelas 6. Sampai sekolah aku langsung menuju kelas

Boneka Yang Sombong

Oleh:
Namaku Grace, umurku entah berapa. Aku telah lama terpisah dengan keluargaku. Dulu orang bilang aku cantik dan lucu, namun lain dulu lain sekarang. Rumahku di mana saja, aku bisa

Pesan Dari Ayah

Oleh:
Pagi-pagi sekali aku dibangunkan oleh ayahku. Kulihat jam masih menunjukkan pukul 03.30. “ada apa yah? Pagi-pagi kok sudah membangunkanku” ucapku dengan wajah yang masih mengantuk. “ayo ikut ayah, bantu

Pekerjaan Di Hari Minggu

Oleh:
Hari ini adalah hari minggu, saat aku bangun aku melihat selembar kertas di meja belajarku. kuambil kertas itu. “Surat dari siapa ini ya?” tanyaku. Saat ku Buka Surat itu

Seutas Harapan Akan Selalu Ada

Oleh:
Bintang-gemintang nan indah seolah takjub melihat sosok anak ini. Diam tepekur, entah apa yang ada dalam pikirnya. Seraya mendongak takjub ke langit, sungguh mempesona wajahnya, guratan wajah cerianya. Aku…

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *