My Birthday Surprise In Monas

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 6 January 2017

“Apa? Jadi, Keren, Delwis dan Enji ikut kita, ma? Ye… aku bisa ketemu sama adiknya Keren dong, si Kevin. Asyik..” Kataku saat mengetahui bahwa 3 saudara dari ibuku itu ikut aku dan keluarga ke Monas untuk liburan. Rumahku di Medan, dan lusa aku berulangtahun ke 8, jadi hadiahnya liburan ke Monas, pasti seneng deh. “Iya, mereka ikut.” Jawab mama. Keren, Delwis, dan Enji datang beramai ramai bersama orangtuanya. Mereka naik mobil. Mereka harus menginap di rumahku agar lusa bisa berangkat bersama. Lagipula, rumah mereka di Sabang sehingga sekalian liburan ke rumahku. Pasti aku senang bukan kepalang.

Sepanjang 1 hari itu, aku menghabiskan waktu bersama 3 saudara tersayangku. Bermain, beli es krim, menonton film horor, dan kegiatan asyik lainnya. Esok harinya adalah keberangkatan aku dan keluarga besarku liburan. Kami semua pergi ke Kualanamu Airport, lalu bla bla bla bla… proses aku dan keluargaku ke Jakarta. Di pesawat yang aku tumpangi, aku duduk bersama ibu Enji dan Karen. Sepanjang perjalanan 2 jam, aku menghabiskan waktu untuk tertawa, canda ria, makan snack dan lainnya. Tapi sepertinya tas papa gembung seperti berisi alat alat besar. Aku kira itu barang barang kesayangannya. Tapi papa sepertinya berusaha menyembunyikan tasnya itu di bagasi atas, tapi sayang susah tertutup karena tas mama juga ada disana. Aku jadi heran.

Sesampainya di Jakarta, di Bandara Soekarno Hatta, aku amat senang sekali. Kemudian, kami pergi ke Monas menggunakan carter mobil. Sesampainya di Monas, kami melebarkan tikar di halaman, lalu berfoto foto, dan.. aku disuruh mama untuk membeli air panas untuk kopi papa. Aku pergi ke warung, lalu membelinya, dan aku kembali ke tikar. Tapi, semua keluargaku hilang. Hanya tasnya saja yang ada juga sepatu. Tas gembung papa sudah kempes dan kosong. Aku amat takut, aku kira keluargaku pergi dan melupakan aku yang tertinggal. Aku memanggil semuanya. Teriak teriak bagai orang gila. Tapi tak ada sahutan keluargaku. Tapi, di halaman itu aku melihat ada pecahan balon warna biru. “apa jangan jangan…” kataku dalam hati.

“HAPPY BIRTHDAY SILVI!!!” kejut mereka, si keluargaku. Ternyata mereka memberi kejutan karena aku berulang tahun. Keren memasang topi kerucut di kepalaku dari belakang, ayah membawa kue ulang tahun berlilin angka 8. Happynya aku hari ini. “Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday happy birthday, happy birthday to you..” Nyanyiannya terdengar keras. Semua pengunjung melihati aku dan keluargaku. Bahkan, orang bule bilang “Oh.. she’s birthday now.” Aku amat senang sekali.. Thank you family. I like you all. Oh, ya, namaku Silvia yah..

Cerpen Karangan: Angel Seravim
Facebook: Angel Seravim Nainggolan
Hai, namaku Angel Seravim Nainggolan. Kalian bisa memanggilku Angel. Umurku 8 Thn, kelas 5 SD. Aku tinggal di Medan. Sekolahku di SD ST. PETRUS. Hobi ku menyanyi, menulis, belajar, mambaca, melukis, akting, dll. Salam kenal yah

Cerpen My Birthday Surprise In Monas merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


I Love You Mom

Oleh:
Hari-hari aku jalani dengan susah payah. Berusaha untuk tetap sekolah. Ayahku sudah meninggal. Hanya ibu yang ku punya di dunia ini. Aku selalu iri melihat teman-temanku di antar-jemput oleh

Kisah Boneka Beruang

Oleh:
Ada sebuah boneka beruang yang bernama Teddy lebih lengkapnya Teddy Bear. Teddy memiliki majikan yang bernama Citra. Citra sangat sayang dengan Teddy. Ke mana-mana mereka selalu bersama. Dari bayi

Senyuman dari Surga

Oleh:
Michelle adalah seorang anak perempuan yang sangat baik. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga yang sangat kaya. Meskipun sangat kaya, ia sangat hemat, berbeda dengan ayahnya yang sangat boros.

My Earth

Oleh:
Nila termenung sedih di depan tenda pengungsian. Tak lama kemudian, Camelia datang untuk menghiburnya. Hati Nila sedang gundah-gulana Karena ditinggal mati keluarganya. Ia tak punya lagi sanak saudara yang

Bertemu Sang Idola

Oleh:
Ketika istirahat telah usai, murid-murid kelas 5 masuk kelas. Sekarang adalah pelajaran yang paling di tunggu-tunggu murid kelas 5 yaitu Bahasa Indonesia. Sebenarnya Bahasa Indonesia bukan pelajaran favorit anak-anak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *