My Cookie

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 7 January 2017

Namaku zayyana putri avelia. Aku seorang gadis yang lahir di keluarga bangsawan. Biar begitu, bunda selalu mengajarkan kesederhanaan. Ayahku bekerja mengatur perusahaan kue, kayu dan kelapa sawitnya.

Suatu hari, ada kejadian yang tak kami sangka sangka. Air laut naik! ya, tsunami. Gempa hebat mengguncang rumahku yang kokoh. Bunda menangis tersedu sedu. Aku ikut menitikkan air mata ketakutan.
Sayang, peganganku dan bunda terlepas. Pandanganku kabur, dan… aku tak tahu apa-apa lagi.

Aku tersadar. Kini aku ada di depan sebuah taman cookies. Persis seperti makanan kesukaanku. Ya, cookies!
“Sayang… zaya” sebuah suara lembut memanggilku.
“Im here” sahutku.
Sesosok bidadari cantik menghampiriku. Wajahnya tenang dan keibuan. Dia… mirip bundaku!
“Bunda…!” Teriakku kencang. Aku memeluk bidadari tersebut.
“Tetaplah di sini nak, bersama bunda. Di syurga,” bisik sosok bidadari tersebut sambil membelai kepalaku. Bibirnya mengecup keningku.
Ya, wajah manis nya semanis cookie. Ya, dia sang bunda. Cookieku. My cookie. Diriku dipanggil untuk menemaninya… selamanya.

Tamat

Cerpen Karangan: Najwa Putri Alma
Facebook: Tuti amaliah

Cerpen My Cookie merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dongeng Gadis Pemimpi

Oleh:
Namanya Leyra Amartha. Nama indah pemberian ayah dan ibunya. Tahun ini Leyra genap berusia 16 tahun. Kata orang-orang, ia memiliki wajah bulat yang manis, dengan bola mata coklat, dan

Petualangan Si Mamat

Oleh:
Suatu hari ada seorang pemuda bernama mamat, dia adalah anak seorang petani biasa di sebuah desa. Dia tinggal di sebuah gubuk kecil di desa nya. Dia punya cita-cita untuk

Boneka Robot Kucing

Oleh:
“Hua!! Pokoknya aku pingin melihara kucing!! “bentakku. “Tapi, kamu alergi sama kucing, sayang,” ucap Bundaku dengan lembut. “Tap.. Tapi, kucing itu imut,” tangisku. “Mengertilah dengan keadaanmu itu, adikku tersayang,”

Amnesia Dadakan

Oleh:
Pada hari minggu pagi, Tharia, Kak Siti, April, Risna, Sashi, dan putri sedang bermain di teras rumah April. Kak Siti adalah sahabat Tharia yang paling besar. Kalau April dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *