My Effort

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 5 September 2016

“Alicia hebat” itulah pujian yang sering didengar Alicia. Berbeda dengan apa yang dia alami di rumah. Karena itu dia lebih nyaman dan senang di sekolah.

Alicia melampiaskan perasaanya dengan membuat cerpen, cerpen yang membuat dia ingat bahwa sekalipun dia tidak nyaman di rumah, ada teman teman yang selalu ada untuknya. Setelah membuat sekian banyak cerpen, ia pertama mencoba mempublikasikan di internet. Tetapi, mendapat reaksi buruk dan dibanding-badingkan. Dia mencoba mengirimkan ke penerbit. Akan tetapi naskah itu sampai kini pun belum selesai.

Alicia kini sedang di bagian “light novel” toko buku yang merupakan lanjutan cerita anime. Dia sekarang membaca novel sastra. Dia membaca dan berusaha memahami. Perlahan-lahan ia mulai mendalami dunia sastra. Dia tersenyum dan mengembalikan buku tersebut ke raknya, membeli alat tulis lalu pulang.

Di rumah sudah ada beberapa orang sahabatnya, Ami, Milla, Eni. Mereka ingin belajar membuat cerpen dari Alicia.

Demikianlah hari hari Alicia. Setelah berjuang dengan teman teman, buku pertama mereka langsung best seller. Kemudian terus menerus mereka menerbitkan buku. Dan hampir semua buku tersebut best seller dan semua buku mereka sudah dicetak ulang lebih banyak dari 5 kali. Mereka sangat senang

fiksi. Maaf atas kesamaan nama dan latar belakang

Cerpen Karangan: Eva Lie

Cerpen My Effort merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ulang Tahun Yang Tak Diharapkan

Oleh:
Ada sebuah Gadis namanya Keysha…. ia senang sekali bersenang senang apalagi satu minggu lagi adalah hari yang dia nanti nanti… yaitu hari sabtu, hari Ulang Tahunnya. Saat hari rabu…

Si Penghapus Kecil

Oleh:
“Abduh…, bunda pergi ke mall dulu, yaa…, kamu mau ikut enggak?” Tanya bunda. “ikut…” jawabku. “kalau begitu, sekarang juga kita ke sana!” kata bunda. “oke!” sorakku. Setelah berada di

Penyesalan

Oleh:
Pagi itu, ku terbangun dari tidur karena hari sudah menunjukan pukul 6 pagi. Ku buka korden kamarku, dan cahaya matahari pagi menyinari kamarku yang indah ini. Aku berjalan menuju

Selamat Tinggal Komposer Cilik

Oleh:
Suara alunan musik piano itu membuat Mulan serasa seperti berayun di atas not-not balok yang bertebangan ke udara. Yap, siapa lagi kalau bukan Bitha yang memainkan piano dengan suara

Happy Valentine Day

Oleh:
Sebentar lagi hari Valentine tiba. Tapi sayang, sahabatku terbaring koma di rumah sakit. Ia menderita kanker yang sudah menggerogoti tubuhnya. “Amel, semoga kamu cepat sembuh” gumamku dalam hati. Lalu,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *