My Lovely Name

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 30 October 2015

Namaku Justine Afhseen Mabel. Aku nggak tahu kenapa Bunda, Ayahku memberi nama Justine. Padahal aku kan lahir di Arab. Aku bosan sekali jika dikira anak cowok.
Mulai aja ya ceritanya. Pagi hari itu…
“Bunda, aku mau tanya sesuatu” kataku.
“Tanya apa?” tanya Bunda.
“Bunda kenapa kok…” Omonganku terputus.

Ting! Tong!
“Sebentar ya Justine…” kata Bunda
“Ah aku sekolah saja..” Ucapku dalam hati.
Aku berangkat sekolah menaiki sepeda, sampai di sekolah ku temui sahabatku, Amira dan Anissa.

“Hoi kok lesu begitu?” tanya Anissa.
“iya. Aku belum dapat jawaban dari Bundaku” jawabku.
“emm oh soal nama ya?” tanya Amira yang sudah tahu masalahku.
“iya.” jawabku singkat.
Kring… Kring… Bel masuk sudah berbunyi. Kali ini Bu Fara akan mengajari rasa bersyukur terhadap apapun. “Huh rasanya ingin ke luar aja,” ucapku dalam hati. Aku bosan setiap pelajaran merangkum. Akhirnya, 5 menit lagi juga akan istirahat.

Kring… Kring….
“Yeeeey istirahat” teriakku.
“kita makan apa ya?” tanya Anissa.
“kayaknya sup Asparagus deh” jawabku.
“lapar nih….”

Sepulang sekolah aku pergi ke Alfamart untuk membeli Selai roti titipan Bunda. Tak Sengaja aku bertemu seorang anak perempuan berambut ikal, memakai baju yang sudah usang, lalu ku sapa dia.
“Halo, namamu siapa?” tanyaku.
“mmm… aku tidak tahu… aku ingin sekali punya nama” katanya.
“Masa ada anak tidak punya nama?!” ucapku dalam hati.
“Ohh… namaku Justine” kataku.
“nama yang bagus. Secantik anaknya” katanya.
Wajahku memerah.

“Sini duduk sini dulu” ajakku.
Anak itu menurut, lalu ia duduk di sampingku.
“Oh ya. Ibumu mana?” tanyaku.
“aku tidak punya Ibu” jawabnya.
“Oh kalau begitu maaf. Oh ya kamu cocok diberi nama Syifa” kataku seraya tersenyum.
“Terima kasih aku senang sekali” katanya.
“aku pulang dulu ya… ini ada sedikit rezekii buat kamu” kataku memberikan uang sebesar 20.000.
“Terima kasih Justine”

Aku pulang. Entah kenapa aku merasa bersalah. Aku tidak menghargai nama yang diberikan oleh orangtuaku.
“Aku pulang” kataku sewaktu sampai di rumah.
“iya sayang… sudah beli selai?” tanya Bunda.
“Sudah dong. Oh iya Bunda. Maaf ya kalau Justine tidak suka nama pemberian Bunda. Tapi sekarang aku suka” kataku.
“tak apa. Bunda memberi nama kamu Justine karena…. dulu… hiks…” Bunda mulai menangis.
“loh… loh Bunda?”
“Dulu Bunda punya anak laki-laki namanya Justin, tapi dia hilang” jelas Bunda.
Aku tak bisa berkata apapun kepada Bunda. Aku menyesal telah menyakiti Bunda.

I Love you Mom.

Cerpen Karangan: Deesya Lovely Susanto
Assalamualaikum. Maaf ya kalau ceritanya jelek. Kalian tahu kan amanatnya? Amanatnya adalah. Kalian harus mensyukuri pemberian orangtua, apapun itu. Oh ya… Aku belum memperkenalkan namaku ya? Hehe… Namaku adalah Deesya Lovely Susanto. Aku lahir di Surabaya, 24 januari 2004. Sekarang aku kelas 5, SDN sambikerep 3. Terima kasih sudah mau baca cerpenku. Saran dan kritik sangat aku harapkan. Thanks!!! XD

Cerpen My Lovely Name merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


4 Lebah Bersaudara

Oleh:
Pada zaman dahulu hiduplah 4 anak lebah bersaudara, mereka terlahir dari satu ibu. Pada massa anak-anak mereka di tinggalkan ibunya sehingga mereka hidup tanpa ditemani ibunya, pada awalnya mereka

Pelajaran Berharga Dari Barisan Para Semut

Oleh:
Sore ini Brian menatap barisan semut-semut yang berbaris dengan rapi di dinding. Beberapa dari para semut itu terlihat berkelompok membawa remahan biskuit yang ukurannya lebih besar dari tubuh mereka.

Misteri Lucu

Oleh:
Hallo! Namaku Tailor! Jadi aku mau menceritakan kejadian lucu yang dialami temanku! Jadi waktu itu kami bertiga, Shayne, Ulle, dan aku, sedang belajar kelompok di rumah Shayne. Nah waktu

Tiga di Dalam Tiga di Luar

Oleh:
“ayah sakit, ayah sakit, huuu, huuuu, huuuuu… Ayah sakit” ini benar-benar sakit. Tiga jahitan di dalam dan tiga jahitan di permukaan kulit keningku. Aku menangis tanpa menghiraukan orang yang

Akhirnya

Oleh:
Halo namaku sintia ramdhani khairrunnisa bisa dipanggil nisa, aku siswa kelas 6 di sd negeri melati 2. Entah kenapa saat aku menanyakan ayah, ibu selalu menjawab “Ayah lagi cari

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *