Pandu Dan Pandi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 22 December 2015

Pandu dan Pandi adalah anak yang sangat ceria, mereka tinggal di Desa Jingga. Mereka kembar, teman-teman mereka adalah Nuddin Azzkhalin, Jarot autta, Aussy, Essa, Cessa, Sessa, dan Witrya Aurynea. Mereka semua adalah sepupu Pandu dan Pandi. Pandu dan Pandi akan mengajak mereka bermain di pondok pohon mereka, pondoknya berada di atas pohon. Dengan lincah Pandu dan Pandi naik ke atas, sepupu mereka segera menyusul. Di pondok mereka ada banyak buku, pastinya buku yang sangat diidamkan para kutu buku. Aku pun mengidamkannya tapi tidak bisa.

Nah, Pandi dan Pandu mulai memberi pertanyaan lucu buat mereka.
“apa yang di luar hitam di dalam putih?” Tanya Pandi disertai gelak tawa Pandu.
“Apa ya? hmm…” Seru mereka.
“Kue Tart susu!” Ujar Aussy.
“Bukan!” Sahut Pandi, lagi-lagi Pandu tertawa.
Karena kesal Aussy berkata, “apaan sih, Kak Pandu tertawa sendiri!” Timpalnya.

“Hmm… menurutku kertas hitam melapisi kertas putih! pasti betul kan?” Sahut Nuddin dengan percaya diri.
“Salah!” Ucap Pandu dengan tertawa.
“Menyerah!” Ucap Jarot dengan angkuh.
“Huh, udah menyerah masih sombong” ucap Essa dan teman-teman sambil tertawa. Satu-persatu menjawab, tapi mereka salah.
“Mau tahu jawabannya?” Tanya Pandi.
“Mau,”

“Tempe” Ucap Pandu.
“Eehh… kamu ini! Hmmm.. jawabannya..” Sahut Pandi membuat teman-temannya penasaran.
“Apa?” Tanya mereka.
“1… 2… 3… Jawabannya adalah ‘Gigi Orang Afrika’ begini biasa kan orang afrika kulitnya Hitam mengkilat saat senyum giginya terlihat Gigi Pepsodent super putihnya!” Ucap Pandi disertai tawa mereka.

“Trriiing!” Bel berbunyi.
Pandi dan Pandu dan teman-teman pun turun. Apa yang mereka lakukan? Pandi dan Pandu dan teman-teman pulang ke rumah, rumah Pandi dan Pandu adalah rumah yang sangat besar dan dijadikan tempat panti asuhan, jadi jangan salah paham Pandi dan Pandu yang punya rumah.

“Mama, Papa, sarapannya apa?” Tanya Pandu dan Pandi.
“Kesukaan kalian dan anak-anak” jawab Mama.
“Azzka, Essa, Pandu, Pandi nanti kalian pergi beli Bunga dan beberapa pohon ya! kalian yang pilih. Nanti kalian perginya diantar Pak korin” sahut Papa.
“iya pa” ucap Pandu dan Pandi.
“Siap banget, paman!” Ucap Azzka dan Essa.
Selesai makan, mereka siap-siap pergi.
“Wah, bunga azzalea-nya bagus, perpaduan dengan pohon yang itu aja ya!” Diskusi mereka.

Setelah 15 menit, mereka pun pulang. Keesokannya.
“hari ini adalah hari dimana kalian harus ikut Paman Wicky pergi ke Jakarta, sekolah yang rajin ya!” Ucap Papa dan Mama.
“Bye-bye,” sahut mereka. Mereka akan pergi ke Jakarta untuk menuntut ilmu. Pandu dan Pandi dan sepupu mereka sekolah sampai 19 tahun kemudian, mereka pulang dan mereka telah selesai Sarjana.

Cerpen Karangan: Marisa
Facebook: Marisa Ling
Namaku Marisa aku adalah anak yang cantik, selanjutnya add facebook aku saja ya, Marisa Ling, aku berjualan online shop… Jangan salah!

Cerpen Pandu Dan Pandi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Akibat Jajan Sembarangan

Oleh:
Sudah dua hari ini Imah tidak berangkat ke sekolah, padahal dia itu anak yang rajin dan sebelumnya tak pernah begini sehingga aku beserta Ana dan Afga berencana mengunjunginya usai

Cerpenmu

Oleh:
“Aurel!” Panggil seseorang. Aku menoleh, ternyata Andin, sahabatku. “Ada apa, Ndin?” Tanyaku. Oh, ya namaku Aurellia Princess Detya biasa dipanggil, Aurel atau Detya aku kelas 6 International Plus School

Sosok Di Waktu Senja

Oleh:
“Gaitsha! Ayo nak, kita akan terlambat.” Ujar ibu. “Pokoknya Gaitsha gak mau pindah ke desa Bu!” Ucapku seraya menahan air mata. “Gaitsha gak mau berpisah sama sahabat-sahabat Gaitsha Bu,

Tali Pembawa Petaka

Oleh:
Tengah malam saat aku tidur aku merasa bahwa ada yang menarikku sampai suatu tempat, karena itu aku terbangun saat aku membuka mata aku melihat ada sebuah rumah kecil yang

Berlibur Ke Rumah Nenek

Oleh:
Pagi yang cerah aku dan keluarga bersiap siap untuk pergi ke rumah Nenek yang berada di kalimantan tengah. “Ayah kita naik apa ke rumah Nenek?” tanya Adikku Dina. “naik

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *