Pantang Menyerah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 21 December 2018

Aku Nabila, aku adalah anak penyandang cacat. Ibu tidak pernah memperhatikanku.
Aku selalu bilang dalam hati, apakah ibu tidak menyayangiku? Tapi kuyakin, pasti ibu sedikit menyayangiku walau sekecil satu butir gula.
Aku tidak punya dua tangan dan dua kaki. Berdiri pun tidak bisa, aku harus merangkak kalau ingin berjalan.

“Nabilaaaa!!!! Ngapain kamu hah? Sana, urusin setrika, Ibu mau tidur!” bentak ibu.
Aku menunduk dan merangkak dengan sulit ke tempat setrika. Lalu menyetrika dengan mulutku.

Besok Hari lahirku, tapi aku tahu, takkan ada orang yang peduli, mau aku bunuh diri sekalipun, ibu malah nanti senang.

Esok…
Seperti biasa, aku tidak dibangunkan ibu. Aku menunduk, tiba tiba aku merasakan guncangan hebat.
“IBUUUUUU!!” aku berteriak kencang, ibu tidak menjawab. Aku tidak bisa ke mana mana, aku pun pingsan.

“Nak, ibumu kritis!” kata seseorang menepuk pundakku. Aku tetkejut dan langsung menghampiri Ibu.
Namun, alangkah sedihnya aku, ibuku telah meninggal dunia

Cerpen Karangan: Nada Khairunnisa
Blog: www.catatanadiya.blogspot.com

Cerpen Pantang Menyerah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lomba Menggambar

Oleh:
Hai perkenalkan namaku vannesa salsabilla aku mempunyai kakak yang bernama silvia alexandra. Oke, langsung ke cerita. Pagi ini aku bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Aku segera turun untuk sarapan.

Buku-Buku yang Hilang

Oleh:
Malam semakin larut. Setiap malam, di saat orang-orang terlelap tidur, langit malam kota Gaston yang tadinya cemerlang dipenuhi oleh bintang-bintang, kini berubah gelap dipenuhi oleh sesuatu yang beterbangan. Apakah

Origami

Oleh:
Lipat ke sini, buka, dan jadi. Ya itulah Origami, seni lipat dari Jepang. Sejak kecil aku hobi membuat origami. Sekarang aku juga masih senang dengan kegiatanku ini. Hari ini

Rumah Baru

Oleh:
Di sebuah hutan ada dua ekor kelinci yang bersaudara namanya Aka dan Ifi. Aka adalah kakak laki-laki Ifi, mereka tinggal di dekat sungai di hutan. Suatu hari ratu hutan

Pertemuan Kami

Oleh:
Hai, aku Sindy. Sebenarnya aku anak ke dua dari tiga bersaudara. Tapi, kakak, aku dan adikku terpisah sejak kecil. Namun, sekarang kami sudah bersama kembali seperti dulu.. 21 Maret

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *