Penari Cilik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 31 May 2016

Pagi yang cerah. Gadis berusia 11 tahun yang bernama Stessa Widya, berangkat penuh semangat ke sekolah menarinya. Tetapi, terkadang ia terlambat masuk kelas dan harus dihukum di luar kelas.

“Bu Mega, maaf saya terlambat.” kata Stessa luluh.
“Mengapa kamu terlambat? Sebagai hukuman, kamu harus diam diluar kelas!” ucap Bu Mega sinis.
Stessa mengangguk lemah dan pergi keluar kelas.

Di luar kelas, Stessa terdiam selama berjam-jam.

Pukul 1 siang..
“Stessa, ayo, kita pulang!” ajak Cica, sahabatnya.
“Ayo, Ca!” Stessa setuju.

Mereka berjalan menusuri jalanan sambil bercakap-cakap.
“Eh, Stessa, besok ada pagelaran menyambut tamu di sekolah menari kita.” kata Cica
“Oh ya, Ca? Apa kegiatan kita besok?” tanya Stessa
“Kita akan menari. Tarian yang sudah kita pelajari, harus kita tampilkan semaksimal mungkin.” jawab Cica sambil memberikan kostum tari. Mereka pun pulang..

Esoknya..
Tarian Stessa dan Cica membuat juri terkagum-kagum.

TAMAT

Cerpen Karangan: Resty Nur Wahyuni
Facebook: Rezty Nur Azkia
Assalamualaikum! Aku Resty Nur Wahyuni. Aku tinggal di Pameungpeuk, Bandung Selatan, Jawa Barat. Usiaku 10 tahun jalan 11 tahun. Hobiku membaca buku, memakan cemilan, dan menulis. Aku duduk di kelas 5 SD. Salam kenal!

Cerpen Penari Cilik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kedelai atau Keledai

Oleh:
Halo teman-teman, namaku Layra. Aku kelas V-A di SDS islam terapan An-Nur. Aku akan menceritakan kisah lucuku di kelas saat pelajaran IPA Hari selasa, aku seperti biasa masuk ke

Si Jahil Alya

Oleh:
“Alya!” kata Shinta. Shinta sepertinya marah karena ada tikus buatan di mejanya. Dia yakin itu sebagian dari keusilan Alya. “Iya, sorry deh ya.. Haha” sepertinya, Alya tidak kapok. Hari

Putri Tasya Yang Baik

Oleh:
Di bagian barat laut arafuru, terdapat kerajaan yang besar dan megah. Ada seorang Raja dan Ratu. Ratu itu bernama Keisya. Ratu Keisya baru melahirkan bayi ketujuh. Dia sangat senang

Biola Tua

Oleh:
Pagi-Pagi sekali toko alat musik Nada sudah buka. Beberapa alat musik sedang berbicara satu sama lain. “Lihat Warna tubuhku yang baru dicat, bagus kan,” kata gitar memamerkan diri. “Tubuhku

Tersenyumlah Kawan

Oleh:
Tak pernah kulihat wajahnya tersenyum. Atau pun tertawa. Apa beban hidupnya terlalu berat? Tertawalah kawan. Rara. Gadis yang selalu ku ingin beri 1000 pertanyaan sekaligus. Kenapa ia tak pernah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *