Pengarang Cilik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 15 April 2013

Besok ada lomba mengarang cerpen sekecamatan. Spesial hari jadi kota Jakarta. Pak walikota ingin membaca cerpen anak anak. Siapa pun boleh ikut. Nadhia ikut. Ia pun mengirim cerita yang berjudul “Adikku Luna”.

Hadiahnya adalah bertemu girlband atau boyband idola dan di angkat menjadi pengarang cilik. Nadhia memang pandai mengarang. Ia bisa mengarang cerpen, puisi, pantun, percakapan (dialog ) dan masih banyak lagi. Hari ini pelajaran bahasa indonesia mengarang puisi. Nadhia saja mendapat nilai 100. Sebenarnya cita cita Nadhia adalah pengarang.

Tapi, ibunya tak membolehkan. Ia harus menjadi dokter. Untuk mengikuti lomba ini, Nadhia harus merayu ibunya. Akhirnya ibunya mengabulkan permintaan Nadhia. Saat pengumuman lomba…
pak walikota (Pak Hafis) mengumumkan hasil lomba.
“Juara 3 adalah Tono Arintase
Juara 2 adalah Mita Theresia Angelina
Juara 1 adalah… “kata Pak Hafis.
Nadhia deg-degan. “Nadhia Fitriana Kartini ”
Nadhia pun memberitahukan ibunya. Nadhia pun bertemu dengan Princess, girlband idolanya

Sejak itu, Nadhia menjadi pengarang cilik. Ia menjadi pengarang yang sukses. Sekarang, ia sudah besar. Ia tak pernah lupa pada lomba cerpen itu.

Cerpen Karangan: Ester Chaterine Sara
Facebook: Ester Catherine
Hai… ini cerpenku yang ke sembilan loh… Beri kritik dan saran ya. Biar cerpenku lebih baik lagi. Aku ini senang menulis cerpen dari tahunya www.kidnesia.com. Saat aku mengirim cerpen di situs ini, aku sangat senang. Aku juga membaca cerpen lainnya. Hobiku juga menulis. Tapi, aku harus giat belajar kan

Cerpen Pengarang Cilik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dongeng Gadis Pemimpi

Oleh:
Namanya Leyra Amartha. Nama indah pemberian ayah dan ibunya. Tahun ini Leyra genap berusia 16 tahun. Kata orang-orang, ia memiliki wajah bulat yang manis, dengan bola mata coklat, dan

Pesan Terakhir

Oleh:
Namaku Lea Maureen Zafira. Panggilanku Lea. Aku berumur 9 tahun. Aku bersekolah di SD Green Village National School. Kelas 4 SD. Aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakakku

Karena Omonganmu Aku Jadi Seperti ini

Oleh:
Adzan berkumandang aku segera mengambil air whudu setelah itu aku solat magrib lalu aku berdoa “Ya alah ya tuhan kami, hamba mohon kepadamu ya allah hindarkanlah hamba dari caci

Malam Mengerikan

Oleh:
Hai namaku fitria ayunda aku sekolah di sd pertiwi depok aku anak pertama oh ya kalian bisa panggil aku ayu Suatu hari “Eh yu kita disuruh ke lapangan” kata

Perpustakaan Ku

Oleh:
Siang itu, Rina sedang berjalan sambil melihat bangunan perpustakaan sekolahnya yang belum jadi. Ia sangat mengharapkan perpustakaan sekolahnya itu segera dibuka agar ia dapat membaca banyak buku di sana.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

3 responses to “Pengarang Cilik”

  1. Dhila Nurul says:

    Jujur ya cerita km ini di copas lho sm org lain!!!

  2. Raihanah Shabirah says:

    aku suka ma cerpennya cma pendek x ceritanya. terus buat lebih banyak lg cerpennya 😀

  3. Layra Azkadzkiya says:

    Cerpennya seru…tapi terlalu pendek

Leave a Reply to Raihanah Shabirah Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *