Pergi Ke Pesta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 9 January 2018

Kringgggg… Hoam aku melihat jam pukul 09.26 (kebetulan hari Minggu jadi bangun agak lama). Aku langsung menyambar handuk dan pergi mandi.

Selesai mandi aku langsung memakai baju kesayanganku yaitu baju gaun berwarna pink hitam bermotif bunga. Setelah itu aku turun ke bawah langsung sarapan bersama papa, kebetulan mama lagi pergi ke pasar. Kami langsung sarapan mie goreng. Setelah itu aku pamit pada papa, aku pun pergi mengambil sepedaku dan pergi main sepeda.

Ketika pukul 11.21 aku pun berhenti main sepeda. Aku langsung pulang ke rumah, saat di rumah “udah siap mainnya?” kata mama, rupanya mama udah pulang. “udah” kataku. “ma, mama masak apa?” tanyaku. “mama gak masak sayang” jawab mama. “yah kenapa ma?” tanyaku lagi. “kan kita mau ke pesta” sahut mama. “oh iya ada 2 pesta nih asyik makan banyak” jawabku. “udah pergi sana ganti baju” jawab papa “siap bos” kataku.

Setelah ganti baju kami pun berangkat. Di jalan kami beli 2 buah kado, lalu berangkat lagi, di pesta aku makan banyak lalu kami pulang.

Selesai

Cerpen Karangan: Cantika Nurul Mawaddah
Makasih udah baca cerpenku.

Cerpen Pergi Ke Pesta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Happy Mothers Day

Oleh:
Namaku Thalita Amara Permatasari. Kalian bisa memanggilku Amara. Aku duduk di kelas lima SD. Aku mempunyai seorang kakak perempuan bernama Nayla Amira Permatasari. Kak Nayla akrabnya. Kak Nayla duduk

Tengkup Paya

Oleh:
Di pagi yang indah, para jam weker terbangun dari tidurnya. Sementara Fidy, dia masih tertidur lelap. Sudah berkali-kali jam wekernya membangunkannya, tetapi Fidy, dia tetap belum beranjak dari tempat

Kekacauan Hutan

Oleh:
Di sebuah hutan yang lebat, tinggallah sekelompok hewan yang hidup di hutan itu. Salah satu hewan itu, ada gajah yang bernama bona. Bona adalah seekor gajah yang lincah dari

Buku Yang Terlupakan

Oleh:
Lala tidak pernah mengerti tentang segala perhatian yang didapatkannya dari orang yang baru ia kenal tersebut. Tidak ada seseorang yang mampu menyelesaikan kesulitannya, selain dirinya sendiri. Hari itu ia

Nigo The Little Dragon

Oleh:
“Huwaahh..” Nigo terbangun dari tidurnya. Ia terlihat masih mengantuk. “Apa kau masih mengantuk Nigo?”. Tanya ibu yang menghampiriku sambil membawa sepiring kue kesukaan Nigo. Yaps! Kue Nigo, kue manis

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *