Perusak Mata

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 4 March 2015

Halo namaku Ninda aku berumur 7 tahun. Aku main dan nonton televisi setiap hari. Walau orangtuaku sudah melarangnya, aku tetap saja cuek.
Suatu hari ibu berkata “Jika kamu bermain dan nonton sepanjang hari ibu dan ayah akan mengambilnya” Ninda sangat kesal pada ayah dan ibu ia berkata-kata “Hugh! Aku tidak akan lagi mendengar perintah ibu!” Tita-tiba Ninda menutup pintu dengan keras “BRAKKK!!!” Ibu dan ayah berkata-kata “Jika Ninda mau bermain dan nonton televisi terus SILAHKAN! Tapi ayah dan ibu akan pergi!” Jawab ayah. Lalu dibalas dengan suara keras dari bantingan pintunya “JIKA INGIN PERGI BAIKLAH TAPI AKU AKAN GAGAL SEKOLAH!” Hantamnya. Namun tidak ada yang membalas perkataan Ninda.

Dibukalah pintu kamarnya lalu di menangis karena menyesal dengan apa yang ia perbuat pada ayah dan ibu tadi. Ia melihat surat yang ditulis oleh ibu. Kata ibu “Jika inda ingin pergi melihat ayah dan ibu, pergilah ke ‘Apartemen Raya Bogor’ dan untuk transfer uang sekolahmu, jika kau masih mau sekolah bayar dengan uang ini jika tidak lagi mau belilah apa yang kau inginkan, laptop dan telivisinya ibu bawa ya!”

Lalu ia membeli TV dan Laptop. Suatu hari ia megirim surat pada pak pos, isi suratnya adalah “Ibu maukah ibu balik aku tidak lagi akan berbuat seperti hari kemarin.” Ninda menangis karena takut ibu tidak akan balik lagi. Hatinya sudah amat takut. Awalnya ia senang sekali dipikirnya TV dan Laptopnya tidak dibawa. Akhirnya ibu menerima dan balik ke rumah.

Sewaktu ibu dan ayah balik ke rumah ibu bilang kepada Ninda “Ninda dengarkan ibu, ibu tak akan pergi tapi belajarlah lebih dahulu daripada main lebih dahulu. Ibu dan ayah juga mengalaminya nak!” Kata ibu. Ninda pun menangis dan menjawab ibu “Ibu aku berjanji tidak akan berbuat seperti itu lagi bu.” ucap Ninda Ketika mendengar ibunya bilang balik “Ayo bantu ibu mengambil kopernya dari mobi nak!” Kata ibu sambil mengusap kepala putrinya. Ketika melihat sebelum ayah pingsan ayah berkata “Nak Ninda perjalanan ayah sudah cukup panjang, inilah ahkir hidup ayah” Kata ayah. Lalu ayah menghembuskan napas terahkir. Penyesalan Ninda telah diberitakan di seluruh dunia. Ninda pun menangis dan sudah bertobat. Lalu ia selalu menonton dan bermain Laptop setelah ia belajar. Demikian Ninda sudah disukai karena sudah bertobat.

TAMAT

Cerpen Karangan: Marveille

Cerpen Perusak Mata merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Roti Pisang Pak Riro

Oleh:
“Bu, Kana ingin makan roti pisang Pak Riro.” ucap Kana memelas kepada ibunya. Ya, roti pisang. Menurut Kana, roti pisang Pak Riro tidak ada duanya. Namun bagamana lagi, roti

Diary Arcita

Oleh:
What’s Up guys, perkenalkan namaku Arcita zahiya, aku kelas 5. Aku mempunyai seorang kakak yaitu arcati zaelani, ia kelas 1 smp. lalu aku mempunyai 2 orang teman yaitu Monica

Gara Gara Gelang

Oleh:
Hai namaku Salsa Billa Zelviana. aku akrab disapa Zelvi. aku punya seorang teman yang bernama Arina Ratnasari atau lebih akrab di sapa Arin. ia adalah teman kedua setelah Vina,

Pertemuan Kami

Oleh:
Hai, aku Sindy. Sebenarnya aku anak ke dua dari tiga bersaudara. Tapi, kakak, aku dan adikku terpisah sejak kecil. Namun, sekarang kami sudah bersama kembali seperti dulu.. 21 Maret

Indahnya Ramadhan

Oleh:
Ada seorang anak bernama Ma’wa dan Naim, mereka adik dan kakak, mereka sangat rukun. Si kakak bersekolah kelas 5 SD sedangkan si adik kelas 3 SD. Pada suatu hari

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Perusak Mata”

  1. Dinbel pertiwi says:

    Judul Sama ceritanya kok Gk nyambung ya.

  2. Arifka Luthfia Azzahra says:

    Maksudnya perusak mata itu si Ninda ditinggallin ayahnya trus ninda Gk sopan sm orang tua nya kan jadinya si ninda gak enak ngeliatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *