Pisang Ajaib

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 10 December 2013

Pada sebuah desa yang sangat terpencil hiduplah seorang anak piatu. Namanya Rina, ia memiliki seorang ibu yang bernama Darti. Suatu hari ibunya sakit, Karena ia tak punya uang, jadi ia tak bisa membawa ibunya ke rumah sakit. Padahal ibunya sedang sakit parah.

Suatu hari…
“Rina…” panggil ibunya.
“iya bu,” sahut Rina sambil mendekati ibunya.
“tolong nak, ambilkan ibu air… ibu haus” kata ibunya dengan suara lemah.
“iya bu…” jawab Rina (pergi ke dapur untuk mengambil air dan kembali lagi membawa segelas air putih).
“ini ibu airnya…” kata Rina sambil menyerahan air itu dan ibunya pun mengambil air itu lalu meminumnya. “bu andai aja aku punya uang, pasti ibu aku bawa ke rumah sakit,”
“tidak apa-apa… ibu tidak apa-apa, cuman sakit biasa aja. Besok pasti sembuh,” sahut ibunya.
“bu… aku pergi dulu ya,” kata Rina.
“iya… tapi jangan lama ya,” kata ibunya.
“iya bu…” jawab Rina lalu pergi

“tolong… tolong…” kata seorang minta tolong.
“kek… kenapa dengan kakek?” Tanya Rina ketika ia melihat seorang kakek minta tolong.
“begini cu… kakek nggak bisa jalan. Karena kaki kakek sakit,” jawab si kakek.
“memangnya dimana rumah kakek?” Tanya Rina.
“di sana cu,” jawab si kakek sambil menunjuk sebuah gubuk tua.
“mari kek… aku antar,” ajak Rina.

Sesampai di depan sebuah gubuk tua…
“terimakasih cu…” kata si kakek.
“sama-sama kek…” sahut Rina.
“ini cu… kakek beri hadiah untuk anak sebaik kamu,” kata si kakek sambil menyerahkan dua biji pisang kepada Rina.
“untuk apa kek pisang ini?” Tanya Rina.
“makankanlah pisang itu pada ibumu dan yang satunya untukmu,” jawab si kakek.
“terimakasih ya kek…” kata Rina.

Kemudian ia pulang… sesamai di rumah ia langsung menemui ibunya…
“ibu… ini aku bawakan ibu pisang,” kata Rina sambil menyerahkan pisang itu kepada ibunya.
“dapat darimana kamu pisang ini?” Tanya ibunya.
“aku dikasih seorang kakek tua bu,” jawab Rina.

Ibunya pun kemudian memakan pisang itu… tiba-tiba saja terjadilah sebuah keajaiban. Yang tadinya ibunya sakit tiba-tiba saja menjadi segar bugar.
“rin… ibu sekarang sudah sehat,” kata ibunya dengan bahagia.
“apa! Ibu sudah sehat?” Tanya Rina terkejut.
“iya nak… coba liat sekarang ibu sudah biasa berdiri,” jawab ibunya sambil berdiri,” ternyata pisang itu pisang ajaib,” katanya lagi.
“kalau begitu aku juga mau makan pisang ini,” kata Rina. Betapa terkejutnya ia, ketika ia membuka membuka pisang itu, ternyata isinya sebatang emas. “bu emas…!?” katanya terkejut.
“iya nak…” sahut ibunya juga terkejut.

Semenjak itu mereka menjadi kaya dan hidup berkecukupan. Tidak seperti dulu lagi. Namun walau pun begitu sifatnya Rina tetap tidak berubah. Ia tetap baik hati dan suka menolong orang.

SELESAI

Cerpen Karangan: Halimatus Sa’diah
Facebook: Halimatus Sa’diah

Cerpen Pisang Ajaib merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Si Malas Yang Rajin

Oleh:
Menjelang sore dan saat itu Keisha hanya bertatapan dengan laptopnya yang tidak melakukan kegiatan apa-apa. Dia kebingungan dengan apa yang harus ia lakukan, dalam hatinya dia bertanya-tanya sendiri apa

Spesial Hari Mama

Oleh:
Aku melirik jam. Pukul 20.09. Lalu aku berjalan lambat sambil menguap ke arah kipas angin bermaksud untuk mematikan kipas angin. Pandanganku tertuju pada sebuah kalender 2016 ke angka 22.

Maple dan Soba

Oleh:
Impian? Maksudnya apa yang kuinginkan? Aku ini hanya ingin punya bunga Soba dan Daun Maple, lalu? Entahlah namun hanya itu yang sedang kuinginkan. Aduh ini sudah pukul 7! tidak

Kebersihan Nyonya Barnie

Oleh:
Nyonya Barnie adalah wanita paling bersih di desa Global. Ia sangat menyukai kebersihan. Ketika ia melihat sedikit sampah atau daun berguguran, Nyonya Barnie akan langsung marah-marah sambil membersihkannya. Tetangga-tetangga

Stopwatch

Oleh:
Saat di taman. Anto menemukan sebuah stopwach. Stopwach itu terdiri dari 2 tombol yang kiri berwarna merah sedangkan yang kanan berwarna hijau. Anto menekan tombol kiri, seketika semua berhenti.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Pisang Ajaib”

  1. Nia apriliyah says:

    Terimakasih yah atas cerpennya, cerpen nya bagus dan aku lebih banyak pengetahuan yang saya dapatkan

  2. Rhomy Moran Febrian says:

    Dari segi cerita cukup baik, namun terlalu singkat, sehingga membuat pembaca tidak greget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *