Prestasi Murni

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 24 April 2017

Anna selalu belajar kala hari telah gelap. Tidak seperti Anni, kakaknya. Walaupun Anni kakaknya, mereka tetap satu kelas. Sebenarnya, Anna dan Anni berbeda waktu selisih tiga menit saja. Anna selalu belajar dan menjawab soal dengan hasil belajarnya. Itu hasil murni Anna.

Sementara Anni, ia juga sering mendapat gelar bintang kelas namun Anni selalu melakukan hal ‘curang’. Pernah Anni mendapat nilai seratus untuk ujian IPSnya. Namun bukan hasil murni. Sementara Anna, nilai IPSnya 90 didapatkan dengan hasil murni. Tetapi, ketika pembagian raport, Anna lah yang mendapat gelar bintang kelas. Anni menduduki peringkat ke dua.
‘Ah tidak apa-apa! Kan masih masuk 3 besar ini!’ Ucap Anni dalam hatinya.

Esok ada ulangan IPA mendadak. Anni berubah pucat karena kebanyakan soal ujian itu tak bisa dijawabnya. Ia menoleh kanan dan kiri. Aman, kata Anni dalam hati.
Ia membuka buku paket maupun LKS IPA. Tanpa disadari Bu Rizqyah lewat di sampingnya. “Ehmm, ada yang nyontek, ya??” Sindir Bu Rizqyah. Anni malu dan namanya tercemar. Bu Rizqyah menulis kelakuan Anni dan menempelkannya di mading. Anni malu sekali. Ia menjadi jera

Cerpen Karangan: Delia Seftiani Zubir
Facebook: Delia Septiani Zubir
Oh ya, sampai sekarang aku mau terima kasih sama Cerpenmu.com. aku suka. Terima kasih cerpenmu.com! Selalu jadi yang terbaik buat bangsa! Dan terima kasih juga pada Allah swt..
Assalamualaikum wr.wb,
Salam,
Delia,

Cerpen Prestasi Murni merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Smart

Oleh:
Naya memohon-mohon pada Bundanya. Sejak minggu kemarin, Naya sudah minta dibelikan Smartphone dan Jam tangan seperti milik Fiara, temannya. “Ayolah Bunda.., Pliss..” Naya merengek-rengek seperti anak kecil. Padahal dia

Jangan Takut Gelap

Oleh:
Di persimpangan jalan sepulang sekolah, Icha mengingatkan, “Jangan lupa ya Dill, besok habis subuh kita caw” “Okey, Insya Allah, Pasti.. Daaah.. hati-hati ya, kalo jatuh bangun sendiri.” balasku pada

Maaf

Oleh:
Aku merasa diriku memang pengecut. Hanya duduk di kamar dengan hati gelisah. Padahal mungkin itu kesempatan terakhirku agar masalah cepat terselesaikan. Hal itu karena ia akan pergi jauh. Apalah

Daun Perak

Oleh:
Pada suatu hari di kerajaan Bahatera hidup seorang raja Nicolas dan ratu Alina, mereka mempunyai anak yang bernama Nick. Pangeran Nick dikenal sangat baik, suka menolong, ramah. Pada suatu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *