Prestasi Vindy

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 31 May 2018

Vindy sangat suka menggambar. Hasil gambarannya dipajang di kamarnya. Bahkan, di sekolah ia dikenal dengan ratu lukis.

Suatu hari saat pulang sekolah, ia terserempet motor hingga tangannya patah. Vindy sangat sedih karena tidak bisa menggambar lagi. “Sabar ya, Nak. sebentar lagi juga sembuh” kata ibu Vindy menenangkan.

2 minggu lagi diadakan lomba Gambar antar Kota. Vindy ingin sekali mengikutinya. Tetapi, dengan kondisi seperti ini, ia tidak bakal bisa mengikuti kompetisi itu. “Hmmm… aku harus ikut!!!” Vindy berkata dalam hati.

Hari ini Vindy libur sekolah karena guru gurunya rapat penting. Dengan bantuan kakak laki lakinya, Vindy dapat menyiapkan peralatan lukisnya. “Makasih kak” “sama sama” jawab kakak Vindy.

Dengan usahanya, Vindy pun mulai melukis menggunakan kuas dan catnya. 1 jam kemudian, selesailah gambaran Vindy. Walaupun melukis dengan tangan kiri, tetapi tetap bagus.

Setiap hari, Vindy pun latihan, latihan, latihan dengan semangat.
Malam sebelum lomba, Vindy berdoa agar besok lancar dan mendapatkan juara.

Ketika lomba dimulai, dengan semangat 45, Vindy pun melukis dengan sungguh sungguh dan konsentrasi. “Baik, waktu lukis sudah habis!!!” ucap MC.

1 jam kemudian, MC mengumumkan lomba juara.
“Juara tiga diraih olehhh… Putra Wahyu Ardana!!!”
“Juara dua diraih oleh Putri Bintang ayunda!!!”
“DAN JUARA PERTAMA DIRAIH OLEHHHH… VINDYNA AULIA PERMATA!!!”

Sebuah tropi, uang, dan piala diserahkan pada para pemenang, termasuk Vindy. Vindy juga menerima medali emas.

Prestasi Vindy pun meningkat…!!!

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Coment ya guys!!!

Cerpen Prestasi Vindy merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jangan Putus Asa Irma

Oleh:
Irma terduduk di sofa ruang tamunya. Ia murung belakangan ini. Dia baru-baru saja mengirim cerpen yang berjudul Sebuah Harapan. Penerbit menjanjikannya untuk menerbitkan 1 bulan kemudian. Tapi 1 bulan

Sinar

Oleh:
Rintik-rintik hujan masih terus membasahi bumi. Becek, itulah yang terjadi saat ini. Tapi walau begitu tak menghalangi Sinar bocah cilik yang masih duduk di bangku kelas 4 SD ini

Pesan Terakhir

Oleh:
Namaku Lea Maureen Zafira. Panggilanku Lea. Aku berumur 9 tahun. Aku bersekolah di SD Green Village National School. Kelas 4 SD. Aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakakku

Salju Di Jendela

Oleh:
Angin malam berhembus melalui jendela, menusuk bak ingin mencabik-cabik kulit dan membekukan tulang. Tak hujan, hanya senyap, serasa hanya diriku satu-satunya manusia di bumi ini. Dengan malas ku singkapkan

Sahabat Baru Azila

Oleh:
Di sore hari yang indah “Mamaaaa.” teriak seorang gadis. “Ada apa sih azila kok teriak teriak?” tanya mamamnya. ya, gadis itu bernama Azila nama panjangnya azilaaaa nama lengkapnya azila

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *