Putri Riana dan Pangeran Cireb

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 16 August 2013

Di sebuah kerajaan, hiduplah seorang raja dan ratu. Mereka mempunyai seorang anak bernama Putri Riana. Saat dewasa, Putri Riana pun mencari calon suaminya, namun Putri tersebut sangat malas sehingga semua pangeran tidak mau menikahinya, lalu ia sangat sedih. Hingga pada suatu hari ia kabur dari istana. Raja dan ratu pun sangat sedih dan khawatir.

Putri kabur ke hutan. Lalu ia berteriak sekencang mungkin “AKU ADALAH PUTRI YANG MALANG. KARENA KEMALASANKU MENGAKIBATKAN SEMUANYA BENCI KEPADAKU.”
“Jika kau mau, rubahlah sifatmu wahai putri.” seru seseorang.
Lalu putri kaget, ia mencari seseorang, namun tidak ada siapa-siapa. Putri pun akhirnya menemukan sebuah burung. “K..k.. kau bi.. bisa bica..cara ya..” ujar putri kaget dan takut
“Sudah, jangan kaget. Aku ada rumah untukmu. Ayo, ikut aku. putri pun mengikuti si burung,

Sesampainya di depan gubuk tua, putri berkata “Inikah rumah untukku. Sungguh, sangat menjijikkan dan kotor.
“Jika kau mau tinggallah, jangan lupa bersihkanlah, agar kau mendapat pasangan.” ujar burung. Lalu putri pun mengangguk dan membersihkannya. Semenjak itu putri menjadi rajin.

Pada suatu hari, hujan membasahi gubuknya. Ia sanagt sedih, lalu datanglah burung. “Wahai putri.. ambil air itu, usapkanlah padaku. jangan lupa, setelah itu, kau harus tutup mata.” lalu putri melakukan hal tersebut, lalu putri mendapati burung itu berubah menjadi Pangeran Cireb. Akhirnya pangeran menikahi putri dan mereka hidup bahagia.

Cerpen Karangan: Riva Fitrya
Facebook: Riva Fitrya

Cerpen Putri Riana dan Pangeran Cireb merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Seeya

Oleh:
Seeya Calista Putri murid kelas 1 SMP Pelita Harapan. Seeya adalah gadis kecil yang baik hati serta manis, akan tetapi hidupnya tak seberuntung kebanyakan anak seusianya. Sudah 2 tahun

Sahabat Yang Sebenarnya

Oleh:
Liliana Silqia. Gadis ramah yang selalu tersenyum. Dikala suka maupun duka. Walaupun dicerca banyak orang, tak membuat senyumnya pudar. Tapi anehnya, tidak ada yang ingin bersahabat dengan Qia. Jangankan

Maafkan Kami Melati

Oleh:
“Uh! aku benci kali sama New Student itu!!!”. Pada saat istirahat, Sepasang sahabat, Bhinta dan Trika membicarakan anak baru di kelas mereka. Nama anak baru tersebut Ialah Putrisa Melatia

Cerita Kakek Hanif

Oleh:
Menjelang Maghrib, penduduk di Desa Mekar jati berduyun-duyun menuju masjid untuk menunaikan shalat berjamaah. Arwan masih di rumah ketika teman-teman yang lainnya telah ke masjid. Ia memang selalu menunggu

Sahabatku Malaikat

Oleh:
“Sausan!” teriakku pada Sausan. ia menoleh. Kuhampiri dia “Hari ini cerah, kicauan burung pagi yang merdu membuatku senang..” Kata Sausan. “Iya kau benar Sausan” Kataku. Hai, Aku Sherina Aliskha.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *