Ren’s

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 20 September 2018

Seberkas sinar cahaya matahari masuk melalui sela-sela jendela kamar seorang gadis cantik bernama Ren. Hari ini adalah hari yang sangat tidak diinginkan oleh Ren, karena hari ini ia bersama keluarganya akan pindah.

Tok… tok… tok…
“Ren sayang, bangun yuk. Udah jam 8 nih. Kamu sekarang buruan mandi dan beres-beres yah, karena jam 10 kita akan segera berangkat” ucap wanita berusia sekitar 40 tahunan namun masih terlihat muda itu kepada Ren. Wanita tersebut adalah Ibunya Ren. “Hoamsss… Yah Mama, Ren kan gak mau pindah” jawab Ren. Ibunya pun tersenyum mendengar jawaban dari anak semata wayangnya itu. Dari awal kedua orangtuanya memutuskan untuk mereka pindah, Ren sangat tidak setuju karena ia tidak mau berpisah dari teman-teman yang selama 7 tahun bersamanya di kota ini.

“Ren, kita semua sama-sama gak mau pindah. Tapi mau bagaimana lagi? Papa pindah kerja dan kita harus ikut. Udah ya, sekarang kamu siap-siap”. Ibunya pun pergi keluar kamar dan dengan langkah malas Ren bangun dari tempat tidurnya untuk bersiap-siap.

Jam menunjukkan pukul 10.00 tepat. “Sudah siap semuanya?” Tanya Papa yang akan mengendarai mobil. “Sudah, Pa” jawabku dan Mama. Mobil pun segera melaju menuju kota tempat kami akan pindah. Sepanjang perjalanan kami sangat menikmati keindahan alam sambil bercengkerama dan sesekali berhenti untuk beristirahat.

13.15 akhirnya kami pun tiba. Kami segera menuju rumah baru yang akan kami tempati selama di kota ini.

Hari, minggu, bulan pun berganti. Ternyata tinggal di kota ini sangat mengasyikkan. Aku menemukan banyak sekali teman baru. Aku pun semakin betah di sini dan menjalani hari-hari baruku dengan hal-hal yang baru.

Cerpen Karangan: J7
Halo…
Saya masih sangat baru disini. Ini adalah cerpen pertama saya, maafkan ya jika masih banyak kekurangan. Hope you like it, guys

Cerpen Ren’s merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tengkup Paya

Oleh:
Di pagi yang indah, para jam weker terbangun dari tidurnya. Sementara Fidy, dia masih tertidur lelap. Sudah berkali-kali jam wekernya membangunkannya, tetapi Fidy, dia tetap belum beranjak dari tempat

Piano atau Biola?

Oleh:
Terdengar Olive memainkan piano dengan lembut. Semua orang yang mendengarnya langsung terpesona. Olive memainkan lagu pop kesukaanya. Tok tok bunyi pintu bertanda ada tamu. Ternyata, yang datang adalah sahabat

Kinci Oh Kinci

Oleh:
Kinci adalah kelinci kecil sangat jahil! waktu itu saja kinci pernah mengikat kedua telinga cici yang panjang menjadi satu. Huh, Kinci memang kelinci yang jahil! Pada suatu hari.. Tralalala….

Aku Sangat Menyesal

Oleh:
“Ih, kakak Ndeso, banget sih! masa Slime sama Squishy aja gak tau!” ejekku kepada kakak sulungku, Nadifa, masa sama Slime dan Squishy aja gak tau? Huh Norak banget! “Nadine!

Sawah Sahabat

Oleh:
Nino adalah anak dari seorang petani, walaupun kehidupannya jauh dari harta yang melimpah, Nino tetap bahagia. Setiap sore hari, Nino selalu membantu ayahnya di sawah, Nino membantu segala pekerjaan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *