Salah Memvonis

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 15 October 2016

Hari ini joni, Ahmad, Sita dan Ayu sedang belajar kelompok di rumah Rahayu. Tugasnya adalah membuat boneka. Bagian yang membawa gunting yaitu Sita, yang membawa kain flanel Ayu, alat jahit yaitu Rahayu selaku ketua kelompok.
Kebetulan, keadaan rumah kosong ayah, ibu dan adik Rahayu pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan adik Rahayu yang sakit perut karena keracunan makanan di sekolah. Adik Rahayu dibawa ke rumah sakit Sekar Mekar.

Ketika pemeriksaan adik Rahayu menangis kesakitan. Ibu dan ayah menunggu di luar ruangan ibu cemas karena mendengar suara tangisan anaknya. Ketika dokter ke luar, ibu langsung bertanya “gimana dok keadaan anak saya?”
“Maaf anak ibu tidak bisa saya tolong. Anak ibu mengidap penyakit maag akut anak ibu harus menginap untuk beberapa hari dan anak ibu…” jawab dokter
“kenapa dok?” Ibu makin cemas
Setelah itu dokter menjawab “masa hidupnya tinggal 3 minggu lagi
“apa!!!” Ibu pun teriak histeris, adik Rahayu mendengar teriakan ibunya. Adik pun kebingungan akhirnya ke luar “ada apa bu?” Ia bertanya sambil memegang perutnya, ibu tidak berkata apa apa, ia langsung menggendong adik dan langsung pergi ke kasir dan bergegas pulang.

Setelah sampai di rumah adik Rahayu mengulang pertanyaan ibu terpaksa jujur “kata dokter kamu divonis masa hidupmu tinggal 3 minggu lagi”
Rahayu yang berada di kamar mandi mendengarnya “yang bener bu?” “Ya sudah gak apa apa kok bu mungkin ini sudah takdir tuhan” jawab adik dengan pasrah padahal dalam hati adik Rahayu tidak mau meninggal pada masa mudanya.

3 minggu terlampaui dan ternyata adik Rahayu tidak jadi meninggal dunia ia masih tetap segar bugar, keluarga dan teman-teman senang mendengarnya tetapi.. adik Rahayu masih tetap kontrol.

Cerpen Karangan: Kesi Kaila Putri Cahyani

Cerpen Salah Memvonis merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kartu ATM

Oleh:
“Sekarang pakai kartu ATM kalian!”, perintah Bu Nisa, guru Agama kami. ATM itu singkatan dari Aku Tidak Menyontek. Untuk mendapat kartu itu kita harus mematuhi sebuah peraturan, yaitu tidak

Pandu Dan Pandi

Oleh:
Pandu dan Pandi adalah anak yang sangat ceria, mereka tinggal di Desa Jingga. Mereka kembar, teman-teman mereka adalah Nuddin Azzkhalin, Jarot autta, Aussy, Essa, Cessa, Sessa, dan Witrya Aurynea.

Malam Natal Jane

Oleh:
Hari ini malam natal. Jane dan teman-temannya sedang berkumpul di halaman gereja. Mereka membicarakan tradisi natal di keluarga masing-masing. “Setiap malam natal, aku dan keluargaku memasang pohon natal lalu

Kucing Kesayangan Nita

Oleh:
Di sebuah kompleks yang bernama “nusa jaya” berjejer rumah-rumah yang bentuknya hampir sama. Salah satu dari rumah itu, terdapat sebuah keluarga bahagia yang memiliki seorang anak perempuan berusia 4

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *