Salah Orang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 18 August 2017

Membayangkannya saja aku sudah tertawa. Begini, aku punya pengalaman yang tak terlupakan saat kecil.

Waktu itu, hari Minggu. Jadi, aku libur sekolah. Bundaku mengajakku berbelanja ke supermarket terdekat. Kami pun berangkat naik motor.

Sesampainya di sana, aku turun dan langsung masuk. “Bunda, aku beli jajan ya?” Tanyaku. “Iya, pokoknya jangan mahal-mahal ya…” Jawab bunda. Aku mengangguk dan langsung membeli barang kesukaanku.

Kebetulan saat itu supermarket agak ramai, jadi aku agak susah mencari Bunda. “Aduh… Bunda di mana ya?” Cemasku. Akhirnya aku menemukan sosok yang kucari, sepertinya itu bunda, memakai jilbab oranye dengan gamis putih. Iya, itu pasti bunda. Aku langsung memeluk orang itu dari belakang. “Bunda, ini jajan yang Lysa beli” kataku. Orang tersebut langsung berbalik. Aku terkejut, rupanya itu bukan bunda melainkan orang lain. Aku malu bukan main.

Tiba-tiba, “Lysa, bunda di sini” rupanya itu bunda. Bunda sedikit tertawa melihatku. “Maaf, ini anak saya” kata Bunda pada orang yang kukira dirinya. “Maaf ya, tante” kataku juga. “Tidak apa-apa, kebetulan baju saya sama bunda kamu hampir sama” ucap orang itu ramah.

Akhirnya kami ke kasir dan membayar, lalu pulang. Aku menceritakan kejadian “Salah Orang” tadi ke Ayah, dan kakakku, Rysa. Mereka pun tertawa. Ini menjadi pengalamanku hari ini.

Cerpen Karangan: Nisrina Kamiliya
Facebook: Nisrina Kamiliya Riswanto
Ini cerpenku ke 13, jangan lupa baca cerpen lainnya ya… Maaf kalau jelek, maklum, lagi iseng. Bagi yang mau berteman bisa lewat Facebook: Nisrina Kamiliya Riswanto atau Instagram: @nisrina_kr

Cerpen Salah Orang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penari Cilik

Oleh:
Pagi yang cerah. Gadis berusia 11 tahun yang bernama Stessa Widya, berangkat penuh semangat ke sekolah menarinya. Tetapi, terkadang ia terlambat masuk kelas dan harus dihukum di luar kelas.

Pengorbanan

Oleh:
Hari yang cerah penuh keberkahan. Dengan penuh keikhlasan kami berangkat sekolah, mengantarkan buah hati munuju rumah keduanya, yaitu sekolah dimana ia mendapatkan pendidikan dimasa kecilnya. TK itulah panggilan kerennya,

Smart

Oleh:
Naya memohon-mohon pada Bundanya. Sejak minggu kemarin, Naya sudah minta dibelikan Smartphone dan Jam tangan seperti milik Fiara, temannya. “Ayolah Bunda.., Pliss..” Naya merengek-rengek seperti anak kecil. Padahal dia

My Family

Oleh:
Namaku Mita Rauna. Panggil, aja aku Mita. Aku juga mempunyai kakak perempuan namanya, Shilla Rauna. Panggillannya, Shilla. Pada suatu hari… “Shilla, Mita ayo makan!” Seru, mama dari dapur. “Iya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *