Selamat Hari Ibu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 19 May 2016

“Bunda, sebenarnya Bunda itu mau apa sih kalau hari Ibu nanti?” tanyaku ketika sarapan berlangsung.
“Emm, Bunda itu mau gelas ukiran naga,” jawab Bunda.
Oh, iya namaku adalah Sissy Melodi Wijaya. Kalau nama Bundaku adalah Fitria Melodi Andin. Kalau nama Ayahku adalah Wijaya Agung. Ayah sedang dinas ke luar kota.
“Oh.” aku ber-ooh.
“Bund, aku berangkat sekolah ya. Assalamualaikum!” kataku seraya menyalimi punggung tangan Bunda.
“Iya, walaikumsalam,” balas Bunda.

Di sekolah…
“Emm, assalamualaikum teman-teman.” seruku ketika sampai di sekolah.
“Eh, Sissy walaikumsalam!” ucap mereka.
“Eh, Fina nanti kalau hari Ibu kamu mau hadiahin apa buat apa Ibu kamu?” tanyaku pada Fina sahabatku. Kebetulan dia adalah teman sebangkuku.
“Oh, kalau aku sih kartu ucapan selamat hari Ibu, bunga lily dan baju busana!” jawab Fina.
Kringggg, kring, kring. Bell sudah berbunyi.

“Emm, selamat pagi anak-anak. Seminggu lagi hari Ibu jadi Ibu mohon cepat bikin kartu ucapan kalian Ibu bagi kelompok. Satu kelompok empat orang, mengerti.” jelas Ibu Nita. Kami segera membikin kartu ucapan. “Selesai,” pekik Fina. “Aku juga!” kataku.
“Ehh, Fina nanti temenin aku yuk ke-Shopping Mall, yuk,” ajakku.
“Ayo. Aku juga mau beli keperluan dulu!” kata Fina.

Di-Shopping Mall…
“Aku mau ke tempat baju dulu, terserah kamu mau ke mana. Tapi jangan tinggalin aku ya!” seru Fina.
“Iya,” jawabku pendek.

Aku ke tempat barang pecah belah. Aku segera mencari gelas mini berukir naga seperti kehendak Bunda. Ketemu, setelah pulang aku segera membungkus kadoku dengan sangat rapi dan teliti dengan bungkus kado berwarna ungu bergambar bintang. Aku segera menemui Bunda di dapur yang sedang memotong sayur. Aku menutup mata Bunda.

“Ehh, siapa ini buka cepat atau saya panggil polisi!” kata Bunda dengan sangat marah.
“Iih, Bunda masa anak sendiri kok mau dilapor ke polisi,” kataku dengan bercanda.
“Sissy kamu ini ya. Kenapa kamu tutup mata Bunda?” tanya Bunda dengan bingung.
Aku tak menjawab malah mengeluarkan kadoku. “Ini.” kataku mengeluarkan kado berwarna ungu bergambar bintang.
“Thank you Sissy,” kata Bunda.
Aku tertawa indahnya hari Ibu kataku dalam hati.

Cerpen Karangan: Elsa Puspita Ronald
Blog: http://kampungamarindu.blog.com
Nama: Elsa Puspita Ronald.
Kelas: 6 SD (Sekolah Dasar).
Sekolah: Kampung Marindu Kalimantan Tengah. Puruk Cahu.
Nama Ayah: Ronaldi.
Nama Ibu: Elsiana.
Pekerjaan Ayah: Swasta.
Pekerjaan Ibu: Swasta.

Cerpen Selamat Hari Ibu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Salah Sangka

Oleh:
Anak perempuan itu selalu menyita perhatianku, bukan karena wajahnya, atau bentuk tubuhnya, tapi rambut kribo yang tumbuh besar seperti pohon dicat hitam. Aku tak kenal dengannya sejak kami duduk

Sahabat Lama Bertemu Kembali (SLBK)

Oleh:
Malam itu Aku duduk di pinggir kolam renang rumahku, Aku bernyanyi sambil melihat bulan dan bintang bersinar dengan terangnya. Lagu yang kunyanyikan berjudul “It’s My Friendship”, lagu itu kutulis

Penyesalan Yang Datang Terlambat

Oleh:
Saskia menatap langit-langit kamar sembari menyeka air mata untuk yang kesekian kalinya, mengenang banyak kenangan dalam hidupnya. Dan salah satu kenangan itu, yang paling banyak membawa air mata pada

Akibat Jajan Sembarangan

Oleh:
Sudah dua hari ini Imah tidak berangkat ke sekolah, padahal dia itu anak yang rajin dan sebelumnya tak pernah begini sehingga aku beserta Ana dan Afga berencana mengunjunginya usai

Idola Semalam

Oleh:
Cikidaw… cikidaw.. yee.. yee.. terdengar ponselku berbunyi, buru-buru aku mengambil ponselku dan segera mengangkatnya. “Selamat siang, bisakah saya bicara dengan Nola Dewanti?” ucap orang tersebut. “Ya.. selamat siang, dengan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *