Sepatu Kaca

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 28 February 2017

“Hoammm” aku menguap ketika aku bagun tidur.
Oh iya aku hampir lupa namaku salsa aulia putri. Hari ini adalah hari ulang tahunku tepat nya tanggal 27 agustus.

“Salsa ayo ke bawah, sarapan” teriak mama.
“Oke ma!” jawabku. Aku pun segera turun untuk segera sarapan. Menu hari ini adalah ayam goreng dan air putih makanan penutupnya adalah puding coklat.

Waktu sudah menunjukkan pukul 06:37. Artinya aku harus segera berangkat.
“Ma aku beramgkat dulu ya” pamitku.
“Ya!”

Sesampainya di sekolah aku segera memarkirkan sepedaku dan menuju kelas.
“Dor!”
“Aaaaaa” aku kaget.
“Hahaha” tawa liya.
“Aduh liya kamu ini bikin aku kaget saja” kataku kesal.
“Hehehe maaf ya, selamat ulang tahun salsaa” ucap liya.
“Eh kalau kamu ngucapin ulang tahun ke aku terus kadonya mana?” kataku bercanda.
“Ih kamu maunya kado doang. Oke nih kadonya” kata liya sambil menyodorkan kado.
Setelah kubuka ternyata isinya sebuah tempat pensil. Aku pun segera berterimakasih kepada liya.
Bu guru pun datang dan segera mengajar kami.

Kringggg..
Bel pulang pun berbunyi dan aku pun segera pulang.
“Assalamualaikum, lho kok gelap sih?” aku bertanya tanya.
“Taraaaaa” semua teman, keluarga dan sahabatku liya. Mereka pun segera menyanyikan lagu ulang tahun.
Aku pun dapat banyak sekali kado termasuk mama dan papa. Saat kubuka isinya ternyata sebuah sepatu kaca. Aku pun segera memeluk mama dan papa.

Cerpen Karangan: Kayla Rahma D.

Cerpen Sepatu Kaca merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nippon

Oleh:
“Hei, Nippon! Nyapunya yang bener!! Dasar Nippon!” Itu suara cempreng yang ke luar dari bocah berseragam putih merah. Perawakannya yang kecil dengan kulit sawo matang membuatnya terlihat urakan apalagi

Naura Dan Peri Air

Oleh:
Naura adalah anak yang pintar, cantik dan tinggi. Ia selalu mendapat peringkat pertama di kelasnya. Tinggi badannya mebuat semua orang tertipu. Banyak yang mengira Naura sudah berada di kelas

Cerita Dibalik Hujan

Oleh:
Ardhi dan keluarganya baru pindah rumah. Awalnya, Ardhi tidak setuju untuk pindah rumah. Karena Kak Angga terus membujuknya, akhirnya ia menyetujui. Dua langkah memasukki rumah itu saja, Ardhi sudah

Lidah Doni

Oleh:
Lidah itu lunak. Tak bertulang. Susah diatur. Semaunya saja. Beda dengan mata. Bisa dipejam. Kalau tak mau melihat. Beda dengan hidung. Bisa ditutup. Jika tak mau menghirup. Tapi lidah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *