Synta dan Syerli

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 20 September 2013

Pada suatu hari, hiduplah dua orang anak kembar yang bernama Synta dan Syerli. Mereka bukanlah kembaran yang identik. Synta berambut lurus dan bergelombang, sedangkan Syerli berambut lurus sekali. O ya, Syerli adalah anak yang cacat. Dia tidak bisa berjalan, sehingga ia memakai kursi roda. Oleh karena itu, Synta menjadi lebih percaya diri dan merasa bahwa dirinya lebih hebat dari Syerli. Ia juga bersifat sombong. Berbeda sekali dengan Syerli yang suka menolong sesama dan baik hati. maka sifat mereka sangat bertolak belakang.

Suatu ketika, Ibu, Synta, dan Syerli sedang melihat pengumuman tentang lomba menggambar. Lomba itu akan di laksanakan tanggal 23 Juli (sebagai peringatan hari anak nasional). Synta sangat ingin ikut. Syerli juga. Synta pun berkata “eh Syer, kamu gak usah ikut! Paling kamu gak menang. Kamu kan cacat! Aku pasti yang menangin lomba itu. kamu gak usah berharap deh! Ya, kalau kamu mau ikut sih, gak papa. Tapi kalau kamu gak menang, jangan nangis ya!” kata Synta terkikik. Syerli hanya menunduk. Sakit sekali hatinya di katakan begitu oleh kakak kembarnya.
“Synta! Kamu tidak boleh begitu!” kata ibu. Synta hanya mencibir. Akhirnya, ibu mendaftarkan Synta dan Syerli di Istora Senayan Jakarta.

Tanggal 23 Juli…
Syerli dan Synta berangkat ke Istora Senayan Jakarta. Mereka sudah membawa perlengkapan menggambar, seperti pensil kaca, penghapus, pensil, krayon, kertas HVS dan pensil warna. Mereka juga membawa meja kecil dan papan jalan. Mereka berangkat dengan ibu.

Sesampainya di sana, lomba sudah hampir di mulai. Semua sudah bersiap-siap. Dan akhirnya lomba di mulai. Syerli dan Synta sibuk menggambar. Synta menggambar pemandangan alam. Dan Syerli menggambar pantai. Mereka tampak tekun menyelesaikan gambarnya.

Akhirnya, Synta pun selesai. Ia langsung mengumpulkan gambarnya. Ia sangat yakin menang. Sehingga, ia tidak memeriksa kekurangan dari gambarnya. Sementara Syerli sangat tekun. Ia memeriksa kekurangan gambarnya. Ia juga menebalkan gambarnya yang masih terlihat putih-putihnya. Setelah yakin, Syerli langsung mengumpulkan gambarnya dan pergi dari arena lomba.

Cerpen Karangan: Vindasya Almeira
Facebook: Vindasya Almeira

Cerpen Synta dan Syerli merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kado Dihari Guru

Oleh:
Tanggal 25 November 2016, Adalah hari guru. Sedangkan hari ini, hari Senin tanggal 21 November 2016. “Hmm… aku kasih kado apa, ya…” Gumam Rasya dalam hati. Adinta Rasya Shirena,

Bunny Helper

Oleh:
Pada zaman dahulu, hiduplah seekor kelinci yang bernama Tutu. Tutu adalah kelinci yang hidup sebatang kara tanpa seorang anggota keluarga. Namun walaupun ia hidup sebatang kara tetapi semangat hidupnya

Bakso atau Rinso

Oleh:
Andi sedang bermain bola bersama teman-temannya di taman dekat tempat tinggalnya saat Ibunya memanggil. “Andi, kemari nak. Ibu perlu bantuan kamu ni..” teriak Ibunya dari teras rumahnya yang tak

Mengapa Semua Ini Terjadi

Oleh:
Suatu hari, hiduplah seorang anak yang bernama Fitri. Fitri adalah anak yang cantik, kaya, dan pintar. Sayangnya ia adalah anak yang cukup sombong dan sangat malas serta selalu melawan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Synta dan Syerli”

  1. Anak Indonesia says:

    ceritanya gantung ,,, -_-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *