Tante Susi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 14 March 2014

Semenjak kematian sang bunda satu minggu yang lalu, Neta sangat sedih sekali, ia merasa kesepian, kini ia sekarang tinggal bersama neneknya, dan tante Susi.

Malam itu keadaan sunyi sekali, Neta tidak bisa tidur terlelap, karena ia sangat kangen sekali dengan sang bunda, biasanya jika ia tidak bisa tidur sang bunda akan mendongengkan sebuah cerita. Kini Neta tak lagi mendengar sang pendongeng itu yaitu bunda. “Bunda Neta sangat kangen sekali dengan bunda, kenapa bunda tak mendongeng?” rengek Neta yang sedang menangis.

Nenek Neta mendengar Neta menangis, lalu nenek masuk ke kamar Neta “Neta sayang kenapa? Kok menangis?” Tanya sang nenek, Neta hanya menjawab “Neta kangen bunda nek” neneknya menenangkan Neta “sudah sayang sini biar nenek temenin tidur ya.. jangan nangis”. “iya nek” jawab Neta.

Keesokannya..
Neta sudah bersiap-siap untuk berangkat sekolah, lalu ia menuju meja makan, “hallo Neta selamat pagi, sarapan dulu ya, rotinya mau isi selai apa? Strawberry? Blueberry? Apel? Coklat? Kacang?” tawar tante Susi. “terimakasih tante, aku ingin selai coklat” jawab Neta.

Tante Susi mengoleskan selai coklat ke roti Neta “nah.. ini sayang rotinya sudah siap, nanti yang mengantar Neta ke sekolah tante susi ya, sekalian tante mau tau sekolahan Neta dimana..” Neta menjawab “iya tante, terimakasih ya.. tante baik sekali deh sama Neta”. “iya dong hahaha.. dimakan dulu rotinya” Neta tersenyum Neta senang sekali mempunyai tante ramah seperti tante Susi.

Malam saat Neta mau tidur…
Ada suara ketukan pintu, dan ternyata tante Susi “selamat malam Neta?” tanya tante, Neta menjawab dengan ramah “malam tante”. Tante Susi menawarkan untuk mendongeng “Neta bagaimana kalau tante bacain buku cerita, buku dongeng” Neta langsung menjawab “mau tante.. mau..” tante Susi bercerita tentang si kerudung merah, hingga Neta terlelap.

Siang hari saat Neta pulang sekolah…
“Neta ayo masuk mobil tante” tante susi berkata. Neta menjawab
“iya tante”.
“Neta kamu mau nggak kita nanti ke toko buku kita beli buku dongeng mau..?” Neta senang “mau.. tante” di toko buku neta membeli buku dongeng, krayon dan alat tulis sementara tante Susi membeli alat yang dibutuhkan untuk bekerja, Neta senang sekali, hatinya bahagia.

Sesampainya di rumah Neta bercerita jika ia pergi ke toko buku bersama tante Susi, neneknya ikut senang. Malam sebelum Neta tidur tante Susi masuk ke kamar Neta untuk mendongeng tentang putri salju, yang baru saja buku itu dibeli tadi siang.

Setiap malam tante Susi mendongeng untuk Neta, walau begitu tante Susi tak keberatan, tante Susi senang mempunyai kemenakan seperti Neta, anaknya baik, lugu, sopan tante Neta sangat bangga lagi dengan Neta karena Neta mendapat peringkat 1.

Kini Neta tidak menjadi anak yang cengeng Neta berkata kepada tante Susi “tante… tante tau gak siapa tante yang baik sekali?” tante Susi berkata “memangnya siapa?” Neta menjawab “Tante SUSI hahaha” nenek yang mendengarkan itu ikut senang. Semua tertawa senang, tante susi berkata “Neta, tante bangga sekali punya kemenakan sepertimu” jawab Neta “aku juga.. tante aku sayang tante, miss you aunt”
“ternyata Neta pintar bahasa inggris ya..” “iya dong, hahaha iya kan nek” nenek berkata “iya cucu..”

Cerpen Karangan: Agnes Sekar
Facebook: Agnes Sekar

Cerpen Tante Susi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Liburanku Bersama Tenda

Oleh:
Pagi yang cerah sekali. Hari ini aku dan teman-temanku libur kenaikan kelas, jadinya liburnya cukup panjang, aku dan teman-temanku pagi ini akan mengisi liburan dengan membuat tenda di halaman

Hujan Sebuah Realita

Oleh:
Di negara kita memang hanya mengenal dua musim, hujan dan kemarau. Kalau gak hujan ya panas pastinya. Panggil saja gue Mul, gue tinggal di desa di salah satu kabupaten

Hadiah Natal Buat Mama

Oleh:
“Ma, sinterklas itu memang ada ya?” “Iya, sayang. Sinterklas datang untuk membagi bagi hadiah kepada anak-anak yang baik pada orangtuanya” “Kalau gitu aku akan jadi anak yang baik supaya

Mimpi Si Anak Kambing

Oleh:
Abil adalah bocah laki-laki berusia 7 tahun yang duduk di kelas II sekolah dasar. Abil tidak seperti anak kebanyakan yang menghabiskan waktu pulang sekolah dengan bermain. Dari kecil Abil

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *