Teman Teman Baru Gisel

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 16 May 2018

Sudah 3 hari ini Gisel menempati rumah barunya. Ia pindah dari Bandung ke Yogyakarta. Karena, ayahnya yang dipindah tugaskan ke sana.
Gisel merupakan anak perempuan yang sulit beradaptasi. Ia belum mempunyai teman di lingkungan rumahnya, sedangkan Gisel baru mengenal 5 teman di sekolah barunya.

Keesokan harinya saat sore hari…
“Gisel, tolong belikan telur di warung ya!” mama Gisel memberi Gisel uang sebanyak Rp. 10.000,00. “Masih inget kan jalannya?” mama meyakinkan Gisel. “Sudah ma” Lalu, Gisel pun mengambil sepeda dari garasinya dan mengayuh sepeda menuju warung dekat rumahnya. Mungkin perjalanannya hanya 2 menit saja.

Saat perjalanan menuju warung, Gisel berjumpa dengan teman teman yang tidak ia kenal di lingkungannya. Ada 6 orang, 4 orang anak perempuan dan 2 anak laki laki sebaya dengan Gisel. Dengan malu, Gisel mempercepat kayuhan sepedanya menuju warung. Keenam anak itu merasa aneh dengan Gisel. “Anak tetangga baru”.

Sudah 2 minggu Gisel berada di rumah barunya. Lama kelamaan, Gisel merasa kesepian. “Aku harus mempunyai teman, lama lama bosan juga” gumam Gisel suatu hari.

Jam menunjukan pukul 16. 05. Gisel berencana ingin mencari dan berkenalan dengan teman teman lingkungannya. “mama, Gisel main dulu ya di taman” “taman dekat rumah itu kan?” tanya mama. “Iya ma”

Sesampainya di taman, Gisel menyetandarkan sepedanya dan duduk duduk di bangku taman sambil membaca novel. Tiba tiba ada 2 orang anak perempuan yang kemarin Gisel temui saat akan ke warung.
“H.. hai, bolehkah aku berkenalan?” Gisel mengulurkan tangannya pada dua anak perempuann itu. “Boleh, namaku Sherin” ucap seorang anak yang dikepang satu. “Aku Tata” ucap anak perempuan yang mengenakan kacamata. “Kamu tetangga baru ya” kata Sherin. “iya, kalian pasti udah lama tinggal di sini” “Iya juga sih, aku dari bayi, kalau Sherin baru 7 tahun di sini” tambah Tata sambil membenerkan letak posisi kacamatanya itu.

Setelah asyik mengobrol, tiba tiba keempat anak yang kemarin ditemui Gisel juga datang. 2 anak laki laki dan 2 anak perempuan. Gisel pun tambah malu. “Hai guys, ini tetangga baru kita, namanya Gisel” kata Sherin memperkenalkan. Lalu, Gisel dan keempat anak tersebut bersalaman.
“Wendah” “Dodi” “Roni” “Anisa”

Hari hari pun berlalu. Sekarang, Gisell sudah berteman akrab dengan Sherin dan teman temannya. Ia juga berkenalan dengan teman teman baru lainnya. Sedangkan, di sekolah ia sudah hafal teman teman sekelasnya.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Facebook: yuliana rukmini pamularsih
Hai nama ku Yacinta Artha Prasanti. Semoga cerpenku dimuat dan tolong coment di bawah nya ya, Guyssss!!!!

Cerpen Teman Teman Baru Gisel merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pohon Impianku

Oleh:
Kutanam pohon itu dengan rasa yang sangat… senang… bagaimana tidak, pohon itu lucu! daunnya kecil oh… lucu! Aku beri nama ‘Pohon Impian’. Saat kutanam, kubuat impianku yaitu… rahasia! nanti

My Live With My Best Friend

Oleh:
Namaku Arnetta fasya sayyidina, Biasa dipanggil, Fasya. Aku anak tunggal. Setiap hari, aku hanya menari nari kan jari jemariku di keyboard laptopku ini. Ya, hanya untuk berfacebookan, atau sekedar

Rahasia Bintang Kelas

Oleh:
“Duh, dapat enam lagi!” seru Heru kesal ketika Pak Dodi membagikan hasil ulangan IPA-nya. “Kamu pasti dapat sepuluh!” katanya pada teman sebangkunya, Fajar. “Ah, cuma dapet sembilan, kok” kata

Misteri Hilangnya Luthfi

Oleh:
Suasana kelas kini mulai genting. Seisi sekolah gencar dengan isu hilangnya Luthfi di kelas pada jam pelajaran ketiga, pelajaran Bahasa Indonesia, Pak Saroni hari ini. Apakah Luthfi bersembunyi di

Semua itu Penting

Oleh:
Pada suatu hari, organ tubuh vesa, membicarakan kelebihannya masing-masing. “Eh, mata itu berfungsi sebagai penglihat, lho… selain itu, aku bisa dipakaikan mascara(celak), eye shadow dan kontak lensa yang warna-warni.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *