The Tomboy First Make Up

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 10 December 2018

Hai, namaku Vanya Sherynafia. Biasa sih, dipanggil Sheryn. Tetapi, keluargaku memanggilku Vanya. Jika kalian berpikir bahwa aku anak feminin, kalian salah besar. Aku adalah anak yang sungguh tomboy. Rambutku pendek layaknya laki-laki. Hobiku bermain games, Bermain sepak bola, latihan karate, dan membaca komik seperti Naruto. Aku tidak pernah mengenakan pakaian warna cerah (apalagi pink). Aku selalu mengenakan pakaian abu-abu ataupun hitam. Temanku kebanyakan laki-laki. Aku hanya memiliki seorang sahabat, namanya Lizzie. Dia gadis asal Amerika, namun beragama islam. Ia sungguh feminin, sopan banget (nggak kayak aku), ramah, dan pintar. Aku? peringkat 5 besar tidak pernah.

Waktu istirahat, Aku dan Lizzie sedang makan di kantin. “Kamu makannya rakus banget! sampai ada sisa makanan di mulutmu,” oceh Lizzie. Aku mengelap mulut dengan kasar. Lizzie hanya menggelengkan kepala.

“Woy, Ryn!” panggil Ardi, teman segrup bermain bola. Aku segera berdiri. Karena makananku sudah habis. “Aku ikut nonton, ya, Ryn?” pinta Lizzie. Aku hanya menganggukkan kepala. Kami segera ke lapangan. Lapangannya sangat luas. Pagar tinggi pun mengelilingi guna agar bola tidak keluar. Kursi penonton disediakan. Lizzie duduk di kursi penonton. Hasil permainan 1-1.

“Saya, Bu!!!??” pekikku saat di kelas. “Iya, Sheryn! Kamu dipilih untuk mengikuti pawai untuk hari Kartini nanti,” ulang Bu Itha, wali kelasku. Aku terduduk lemas. Ih, repot amat!! Pawainya sudah harus pakai kebaya, diMake-Up lagi wajahnya. Sebel and kzl!!! lebih baik diadakan lomba daripada pawai, ugghh!!

“Ma, ada kebaya yang cocok untukku?!” tanyaku pada Mama. Mamaku mempunyai sebuah salon. Dan saat ini, aku di Salon Mama, yang terletak di samping rumah. “Hmm…,” Mama mengobrak-abrik lemari kaca besar di salon. “Ah, ada! Beserta roknya!” jawab Mama.

Di tangan kanan Mama terdapat kebaya merah, dan dalaman lengan panjang merah. Di tangan kirinya, terdapat rok bermotif batik. “Mama bisa dandanin?” tanyaku balik. “Serahkan pada Mama saja!” Seru Mama. “Kapan memangnya?”, “Minggu depan,” jawabku agak lemas. “Kenapa, sih, Van?” tanya Mama. “Nggak kayak tahun lalu, ada lombanya pas Kartini!! Malah pawai yang mengharuskan dandan, sangat merepotkan!! Bagus lomba saja daripada pawai” cerocosku. Mama hanya mengulum senyum.

Hari Kartini….
Sehabis Subuhan, aku mandi. Usai mandi, aku mengenakan kebaya dan roknya dari Mama. Aku sempat merapikan rambut pendek, seperti laki-laki ini. Aku segera turun. Mama ternyata sudah mempersiapkan kosmetiknya. Mama membalut kepalaku dengan kerudung model turban. Memang, sekolahku adalah sekolah Islam. Lalu, Mama memoleskan kosmetik di wajahku. Saat Mama seelsai, Mama menyuruhku untuk bercermin.

Aku tak menyangka! aku bakal secantik ini. “Wah, aku cantik banget!!” seruku. “Hehe… Mama gitu loo… Ya udah, pake ini!” seru Mama menyerahkanku sepatu high heels pendek berwarna merah, dan kaos kaki putih. Aku segera memakainya.

Sesampainya di sekolah, tatapan semua murid mengarah kepadaku. Aku jadi salah tingkah. Aku mengambil sebuah alat Drum Band (memang pawainya ada Drum Band) di ruang Drum Band Club. Lizzie menghampiriku. “Kamu cantik sekali!!” puji Lizzie. “Iya, cantik banget!”, “tomboy-tomboy cantik!” pujian datang tanpa diminta. Aku membalasnya dengan senyuman.

Ternyata, jadi feminin enak juga. Namun, aku tetap ingin untuk menjadi tomboy… Itulah diriku yang sebenarnya.
JADILAH DIRI SENDIRI WALAUPUN ORANG LAIN MEMAKSAMU MENJADI SEPERTI DIRINYA…

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Hai, seru nggak!!?? Sedikit nyontek dari Kkpk My First Make Up (sorry ya, kak Shara hehehe…). gadis yang cerewet (kadang pendiam), pemalu (di hadapan orang), sok sopan, nggak pinter banget, prestasi hampir 100% nggak ada, pemalas (nggak juga), pengen jadi penulis, bakat cuma makan, tidur, maen tab, dll, dan belum punya cita2. Cukup sekian, dadah!!!

Cerpen The Tomboy First Make Up merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pianis Cilik

Oleh:
Kenalkan namaku Marisa alica putri biasa dipanggil putri umurku 9 tahun. Aku bermimpi bisa menjadi pianis terkenal, walaupun aku sedikit pemalu tetapi aku ingin belajar piano. “ma, putri boleh

Cake Land

Oleh:
Halo, namaku Reyka Himuro ya seperti yang kalian kira, kalau aku ini orang jepang ya memang benar aku orang jepang. Nah aku punya sahabat yang namanya Nina Aoyagi. Aku

Merisska

Oleh:
Rumah tua di seberang rumahku terkenal angker. Banyak orang bilang kalau rumah tua itu banyak hantunya. Tapi, aku tidak percaya. Waktu itu, aku disuruh ibu beli telur di warung.

Hadiah Ulang Tahunku

Oleh:
Aku tersenyum sumringah menatap kalender di dinding kamarku. Segera saja, aku berlari menuju kamar Ibu dan Ayah. Mereka berdua, yang sedang sibuk dengan ponselnya masing-masing terkejut melihatku mendobrak pintu

Sedekah Itu Emas

Oleh:
Di sebuah desa, hiduplah seorang wanita miskin. Dia suka menolong dan jujur. Suaminya telah meninggal ketika anaknya masih bayi. Jadi, dia hidup bersama anak satu-satunya. Suatu hari, dia membuat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “The Tomboy First Make Up”

  1. khadijahnurazi says:

    Aku juga punya buku “My first make up”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *