Aku Ada Di Sini

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 10 January 2018

Bisu. Aku diam membisu di pojok kelas. Memperhatikan ia bermesraan dengan perempuan kesayangannya. Tenanglah, ini hanya pemandangan biasa. Tapi sepertinya, aku tidak bisa membohongi perasaan sakit yang membelenggu masuk ke dalam hatiku, ketika melihat laki-laki itu memeluk erat tubuh si kekasihnya. Bagaimana denganku? Aku yang sudah selalu setia berada di sampingnya, tapi ia malah bersama dengan perempuan lain. Inikah yang namanya adil?

Aku tak tahu lagi. Perasaanku sudah tidak karuan. Aku tak bisa marah. Apa hak diriku yang hanya berkedudukan sebagai temannya? Ia, laki-laki yang menjadi idaman setiap perempuan di sekolah. Ia berhak mempunyai kekasih yang lebih baik dari aku. Tapi, kenapa aku benar-benar tidak bisa menutupi rasa cemburuku?

Baik, waktunya aku beraksi. “Eh, cie yang lagi pacaran. Maaf loh gue ganggu. Gue cuma mau kasih berkas OSIS buat Okta doing kok. Bye, selamat bermesraan…” Aku berhasil untuk yang kesekian kalinya karena aku bisa menutupi tangisku dibalik seluruh senyum itu. “Makasih, Kir,” Suara itu. Suara yang sudah aku rindukan sejak terakhir kami mengobrol pada rapat OSIS. Aku mengambil langkah keluar dari pintu kelas dan meninggalkan jejak kemesraan mereka.

Hari yang baru ini, aku sudah siap dengan kemesraan itu lagi. Biarkan mataku melihat itu, biarkan sang hati remuk. Aku berjalan menuju kafe depan sekolah sebelum masuk sekolah. Ingin aku menyejukan tubuhku sebelum terasa panas lagi ketika melihat mereka berdua. Aku memesan tempat duduk di pojok kafe.

Bunyi lonceng saat pintu kafe terbuka, terdengar sampai ke pojok ruangan. Sesosok laki-laki bertubuh tinggi itu memasuki ruangan dengan mata bengkak habis menangis. Ia menunduk. Aku kenal orang itu. “Kirana…” Panggil lelaki itu. “Okta, lo kenapa?” Aku menggiringnya duduk di mejaku. “Dia nyakitin gue lagi. Gue bego banget ya pas mohon-mohon buat balikan sama dia. Akhirnya apa? Kita putus lagi. Kenapa gue bego banget dalam cinta, Kir?” Bulir-bulir air mata yang bening itu mulai menetes. “Lo gak bego, Ta. Itulah yang namanya cinta. Lo gak bisa yang namanya nentuin nasib baik cinta lo dengan semudah saat lo mimpi.”

Deg!
Jantungku seperti belum siap menerima genggaman erat tangan Okta. Aku menggunakan tangan kiriku untuk mentransportasikan hangat tanganku ke pundak Okta yang membeku. “Lo satu-satunya cewek yang bisa gue andelin, Kir. Gue cuma bisa percaya sama lo. Lo cewek yang gue sayang, Kir.” Aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang lelaki itu katakan. Tapi, aku tidak mau mengambil kesempatan dalam kesempitan. “Jangan ambil keputusan secepet itu pas pikiran lo lagi gak karuan. Gue ada di sini kok. Gue ada di sini buat lo…”

Hari-hari kembali berlalu. Okta masih seperti biasa. Selalu saja menutupi patah hatinya dengan senyum manisnya. “Kir,” Aku menengok ke arah Okta berdiri. Ia tepat di belakangku sedang mengekori aku menuju kelas. Aku berhenti berjalan. “Makasih buat segalanya. Lo emang sahabat gue yang paling terbaik. Gue cuma bisa percaya sama lo.” Tepat di detik itu juga, pelukan mendarat di tubuhku. Hangat dan nyaman terasa. “Eh, lo apaan? Gak ada angin, gak ada ujan meluk-meluk gue. Kesambet apa lo?” Aku tertawa menutupi debar jantung yang terasa sangat kencang. “Cie deg-degan. Kedengeran tau, Kir.” Ah! Satu tembakan lagi yang membuat aku malu. “Apaan sih lo. Garing tau!”

“Kir, gue mau ngomong.” Kata-kata itu bersatu menjadi kalimat yang membuat aku meleleh. Tidak. Ini tidak boleh terjadi. Jangan tunjukan pipi merahmu pada Okta. “Gue sayang banget sama lo. Gue harap… Lo mau ngejalanin hubungan yang lebih dari ini sama gue. Apa yang gue bilang waktu itu emang bener. Lo emang satu-satunya cewek yang gue sayang.” Ya. Tembakan yang kesekian kalinya yang membuat aku kembali kalah. “Lo beneran?” Okta tertawa kecil. “Ya bener lah.” Kali ini, aku memutuskan untuk aku yang mendaratkan pelukan hangat itu. Ternyata benar, dunia memang adil. Penantian ini memang benar-benar ada jawabannya.

Cerpen Karangan: Salvia Juliandra Putri
Instagram : @salvia.juliandra

Cerpen Aku Ada Di Sini merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Untuk Sahabat

Oleh:
Kumulai pagi ini seperti biasa. Bangun selalu telat dan tidak sarapan, karena takut ketinggalan bus yang akan mengantarkanku ke sekolah. Tapi ada yang berbeda hari ini… aku tak tahu

Bebek Kesurupan

Oleh:
Gue sedang berdiri di ambang pintu kelas sembari menunggu teman-teman datang. Memandangi sudut-sudut sekolah, yang masih sepi. Udara pagi yang segar, embun yang melekat pada daun-daun. Gue menghirup udara

Puisi Cinta Tersembunyi Untukmu

Oleh:
Pohon bakau.. Akarnya sangat kuat.. Bagai hatiku yang ada di hatimu.. Sangatlah kuat.. Bagaimana bisa.. Aku tidak mencintaimu setiap saat? Tahukah engakau aku akan mencintaimu setiap saat? Puisi yang

Bangkit

Oleh:
Di dunia ini aku punya banyak guru di antaranya orangtuaku, guruku di sekolah, dan Buku. Orangtuaku adalah guruku di rumah mereka mengajariku banyak hal. Mereka mengajariku sopan santun, tata

Akhir Dari Penantian (Part 1)

Oleh:
Dia tak pernah peduli dengan amarah ayah, yang penting aku tidak lagi sedih. Dia juga tidak peduli dengan sikapku yang nakal dan selalu menjahilinya, yang penting aku tidak menangis

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *