Bisakah Suatu Hari Nanti Kita Bersatu?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam)
Lolos moderasi pada: 10 June 2017

Ricko Eval Syahrieza, lelaki berkulit hitam manis dengan tinggi badan 165 cm yang kukenal dari sebuah organisasi pecinta alam. Berperawakan tegas dan sangar. Kesan cuek selalu terlihat pada dirinya. Namun sama sekali tak mengurangi tingkat kewibawaan dan ketampanannya.

Aku mulai dekat dengannya disaat diadakannya lomba jalur lintas peta oleh salah satu sekolah menengah atas. Kami satu tim. Awalnya aku tak percaya diri, mengingat betapa tegasnya dia. Namun, ternyata semua itu hanyalah topeng semata. Ia sebenarnya mempunyai pribadi yang hangat dan menyenangkan. Senyum menawan selalu melekat pada dirinya. Sikapnya yang peduli sekitar dan perhatian mematahkan presepsiku tentang betapa cueknya dia. Aku menyukainya. Senyumnya yang menawan, perhatiannya, semangatnya yang tak pernah pudar, semua yang ia miliki, semua yang ia lakukan. Aku… Jatuh cinta padanya.

Namun aku sadar, aku tak sebanding dengannya. Ia begitu berkilau, sedang diriku terlalu redup, hingga tak pantas untuk disadari. Banyak yang menyayanginya, teman temannya bahkan mungkin kekasihnya. Ya walau aku tak pernah tahu jika ia sudah memiliki kekasih atau belum. Terlalu tidak sopan untuk tahu. Aku bukan siapa siapanya. Hanya sebatas hubungan junior-senior. Tidak lebih, walau aku menginginkannya.

Cukup lelah memang bertahan dengan cara ini. Mencintaimu tanpa kau tahu. Aku di sini, hanya bisa memandangmu dari jauh. Hanya bisa mendoakanmu yang terbaik. Mengagumi semangatmu yang tak pernah padam, yang rasanya sehangat mentari pagi yang bersinar cerah. Aku tak akan menyerah, belum saatnya menyerah. Rasa cinta ini akan selalu ada, selalu sama, tak akan pernah berubah. Walau pahitnya begitu terasa. Walau sakitnya begitu perih.

Tak bisakah kau menyadari ini, merasakan ini, perasaanku?

Bisakah suatu hari nanti kita bersatu?

Cerpen Karangan: Sellanisa Salsabilla
Facebook: /Margareth Sella Amstraight
Haloo! salam kenal bagi yang baru tahu saya :v cerpen rada rada curhat tapi tetap bukan pake nama asli ya, ntar orangnya nyadar :v semoga suka :v

Cerpen Bisakah Suatu Hari Nanti Kita Bersatu? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebatas Mimpi

Oleh:
Namaku Aradea farahdesyifah dan ini teman aku fika murniadhanti. Kami lagi ngobrol di depan kelas lalu tiba-tiba “Eh ra, lihat tuh siapa yang lewat” kata ika sambil cengar cengir.

Perasaan Ini

Oleh:
“Perasaan ini.. rasanya tidak akan pernah berubah, sampai kapan pun.” Namaku Azka Amrina Natalia. Aku tidak tahu, alasan apa aku hidup di dunia ini. Aku tidak memiliki kesukaan yang

Cinta Sedih Dalam Diam Mengagumi Mu

Oleh:
Nama aku Ina. Ya semua bermula ketika aku kelas IX. Waktu itu pertama kalinya aku masuk sekolah. Hatiku dag-dig-dug karena bingung masuk kelas mana. Akhirnya aku melihat namaku tertulis

180 Derajat

Oleh:
Pernahkah kau merasa ingin menjadi orang lain? Aku bahkan selalu menginginkan hal itu. Aku, seorang gadis yang ingin mempunyai pikiran dan hati sebagai laki-laki. Bukan berarti aku ingin menjadi

Hey, Apa Kabar Kamu

Oleh:
Hari ini waktu begitu panjang. Aku masih saja tetap terjaga dengan jari menciptakan bunyi-bunyian ketikan di atas papan laptop. Teringat lagi kisah yang masih tersisip lama di otakku. Sebuah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *