Cinta Dalam Diam

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Cinta Pertama
Lolos moderasi pada: 15 August 2021

Perkenalkan nama gue Nurjanah, gue adalah anak kedua dari tiga bersaudara. gue ingin menceritakan kisah cinta gue yang mungkin selama ini gue tak bisa mengungkapkan langsung dengan seseorang laki laki yang gue cinta. Dan seseorang itu adalah teman gue waktu gue sekolah SMP, gue sih gak tau kenapa gue bisa tiba-tiba suka sama dia tetapi perasaan ini terus menerus ada di dalam hati gue dan pikiran gue hanya dia dan di dalam mimpi gue selalu ada wajahnya.

Waktu gue kelas 3 SMP gue bertemu dengan dia. Waktu pertama kali sih gue gak suka tapi mulai hari demi hari tiba-tiba muncul entah ada rasa yang aneh, setiap kali gue selalu ingin bersamanya dan kadang gue selalu mencari perhatian dan rasanya gue tuh ingin sekali berbicara dengannya saja. entah mengapa baru kali ini gue merasakan perasaan seperti ini.

Hari demi hari aku selalu memandanginya dari kejauhan, karena gue dan dia sekelas jadi gue selalu bisa bertemu dengannya. Di suatu waktu ada mata pelajaran IPS tiba-tiba guruku memberikan pelajaran yang dimana harus berkelompok dan menyuruh untuk menghitung dari tempat duduk yang pertama paling pojok barisan laki-laki angka 1 sampai 10 dan dan mengulanginya sampai terakhir, dan kebetulan gue dan dia satu kelompok, di saat itu perasaaan gue bahagia sekali dan tak menyangka gue dan dia satu kelompok. dan akhirnya gue dan teman-teman yang lain duduk bersama yang telah ditentukan oleh guru tadi dan gue duduk saling berhadapan dengan dia. jujur gue sangat grogi dan rasanya tidak bisa gue ungkapin.

Hari demi hari, bulan demi bulan, Pun telah kita lewati sampai pada waktunya perpisahan pun tiba. Dan waktu itu aku berpikir mungkin kita gak akan bisa bertemu lagi, tetapi takdir yang bisa mempertemukan kita kembali. gue melanjutkan sekolah SMK, dan ternyata dia pun melanjutkan ke sekolahan yang sama dengan gue yaitu sekolah SMK, tak kusangka aku bisa bersama satu sekolahan dengannya lagi.

Waktu itu aku bertemu dengannya sedang menghadiri tes masuk ke smk. dan dia mengambil jurusan otomotif atau TKR. Sedangkan aku administrasi perkantoran atau AP. karena kita beda jurusan terpaksa gue sama dia gak sekelas karena kita beda jurusan, tetapi gue seneng walaupun kita beda jurusan. Gue masih bisa memandangnya dan bertemu dengannya.

Waktu itu gue belum punya FB atau pun Wa dan di kelas satu SMK gue pertama kali dibikinin sama teman sebangku gue FB dan di waktu itu gue melihat ada FB nya dia yang bernama Wahyudin, dan gue sih malu untuk meminta pertemanan padanya. tetapi gue akhirnya pun minta pertemanan dengan dia. tetapi gue karena malu gue akhirnya batal untuk minta pertemanan ke dia, tetapi tak disangka dia pun meminta pertemanan ke gue dan gue bahagia akihrnya gue konfirmasi deh FB nya.

Hari demi hari ketika aku sedang solat dan selesai membaca Alquran gue liat FB. dan di beranda gue liat status dia, ternyata dia udah punya seorang kekasih, dan disaat itulah gue blokir FB dia dan sungguh waktu itu gue ngerasain sakitnya bila cinta tapi tak bisa memiliki.

Akhirnya gue coba ikhlasin dan mencoba untuk melupakannya dan semakin gue berusaha melupakannya semakin gue selalu keinget tentangnya. Dan sejak saat itu gue simpan perasaan gue ke dia karena gue tak ingin merusak hubungan orang. karena gue tau bagaimana sakit cewek yang direbut kekasihnya oleh cewek lain.

Hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun aku naik kelas dua dan gue saat itu hanya bisa memandanginya saja dan saat itu gue mencari cari FB dia tapi dia mempunyai FB yang baru dan akhirnya aku hanya bisa melihat fotonya dan selalu melihatnya dari kejauhan dan sampai aku naik ke kelas 3 SMK dimana waktu yang lama gue habiskan menimba ilmu dan bercanda tawa serta dimana aku akan berpisah dengannya dan teman temanku, di waktu itu ulangan UAS kelas gue kebetulan duduknya disatukan dengan kelas dia TKR 1 dan Ap 1. gue sih pengen sekali duduk bersama dengan dia tapi ternyata kenyataan berkata lain, aku duduk dengan teman yang sejak madrasah aku bersamanya, untung saja aku duduk dengan sahabatku namanya Dimas dan gue dengan Wahyudin beda kelasnya karena kita absennya jauh. tetapi gue seneng bisa melihat dia dari Deket walau gak sebangku.

Setiap kali gue mau masuk ke kelas gue bertemu dengan dia sedang duduk di depan kelas dengan temannya. dan setelah selesai UAS dan ujian pun sudah dilakukan semua dan akhirnya tiba Dimana waktu yang sangat membuat aku sedih dan tak mungkin lagi aku bisa melihatnya lagi pun telah usai. dan setalah semuanya berpisah gue masih menyimpan perasaan ini sampai gue kerja dan sampai sekarang, walau gue dengan dia tak saling bertemu namun cinta gue ini tulus dan takkan ada seseorang yang sepertimu. Bagiku dia adalah seseorang yang sangat sederhana dia tidak putih tetapi hitam manis, dia baik dan berbeda dengan yang lain. Dia adalah seseorang yang pendiam, seseorang yang menurut gue spesial di hati gue.

Mungkin perasaan ini hanya bisa kusimpan, aku iklaskan engkau dengan yang lain asalkan engkau bahagia. mungkin kalau kita dipertemukan kembali oleh Allah mungkin kita akan bertemu, bagiku engkau cinta pertamaku, mungkin aku hanya bisa mencintaimu dalam diamku. mungkin engkau tak tahu perasaan yang aku selama ini rasakan.

By. Nurjanah.

Cerpen Karangan: Nurjanah
Blog / Facebook: Nurjanah

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 15 Agustus 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perasaan Yang Harus Dipendam

Oleh:
“Citra, kamu tau ini punya siapa?” kata Aldo yang tiba-tiba datang tepat di depan mejanya bersama Erga dan Yogi, sambil menunjukkan buku tulis bercover warna merah dengan bentuk hati

Hello To Myself

Oleh:
Quqila Mataku menatap sesosok pria yang sedang asyik memainkan piano, sambil sesekali aku menuangkan pemandangan indah itu pada secarik kertas yang kugenggam. Pria itu adalah Kevin. Ya, aku menyukainya

Bintang di Hati Leon

Oleh:
Bintang dan Leon adalah sahabat yang selalu bersama di kala suka dan duka. Bintang adalah sosok cewek tomboy yang ahli main basket dan main gitar. Sedangkan Leon adalah adik

Penyesalan Dan Rindu Yang Tak Berujung

Oleh:
Aku termenung sendiri di kursi kesayanganku. Menyesali kejadian 3 tahun lalu yang telah kulakukan padanya. Saat itu aku memutuskanya tanpa alasan tapi entah mengapa aku selalu menyesalinya dan selalu

Pemilik Mata Indah Itu

Oleh:
Kubuka mataku dan kulirik jam di handphoneku menunjukan pukul 17.07. Ah, lagi-lagi aku telat, pikirku. Dengan cepat aku beranjak bangun dan bersiap-siap untuk pergi. Mini dress rajutan berwarna kuning

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *