Diammu Adalah Pertanyaan Terbesarku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 13 January 2018

Perkenalkan namaku Senja Alyandra Yussuf aku seorang siswi di sekolah ternama di Bandung. Aku menyukai dunia pramuka selain itu aku masuk pramuka karena dia yaa, dia orang yang selama 1 tahun aku suka namanya Kiki Riendra Putra salah seorang siswa yang cool dan keren.

Hari ini adalah hari dimana aku nge-MOPD murid baru dan aku bahagia sekali karena aku bisa satu tim dengannya. Hari itu aku pergi sendiri karena kakaku tak bisa mengantar, saat sedang berjalan tiba tiba bunyi klakson motor mengagetkanku. Aku tak tau siapa pengendara motor itu tapi saat dia membuka helmnya aku tau dia adalah Kiki.

“Hey, ayo bareng ngga? daripada jalan cape” ajaknya padaku
“emang gak papa aku bareng kamu?” kalian taulah malu malu tapi mau.
“yaa gak papa lah everything for you”
Tanpa pikir panjang aku pun naik dan dia menjalankan motornya kembali. Tuhan jantungku berdebar sangat kencang.

Setelah sampai di sekolah aku turun dan mengucapkan terima kasih padanya. Saat MOPD berlangsung aku tak henti hentinya tersenyum mengingat kejadian itu.

MOPD hari pertama selesai waktu pulang aku bertemu lagi dengan Kiki di parkiran

“Senja!” Dia memanggilku.
“Yaa kenapa Ki?”
“Mau pulang bareng ga? udah mau hujan kalau kehujanan ntar sakit”
“Gak deh makasih tadi pagi kan udah bareng”

“Udah lah gak usah banyak alasan ayo naik!”
Dengan hati senang aku pun naik ke motornya tapi di tengah perjalanan hujan pun turun dengan deras akhirnya, Kiki memberhentikan motornya di salah satu kedai.

“Kita neduh dulu ya hujannya deras gak mungkin kita jalan” katanya.
“iya gak papa”

Jujur saat itu udaranya sangat dingin dan aku selalu tidak tahan dingin tubuhku mengigil lumayan hebat dan Kiki mulai khawatir padaku.
“Senja kamu menggigil kamu pake jaketku ya!” Dia memakaikan jaketnya padaku.
“Makasih yaa ki!”

Hujan pun reda kami pun pulang dan Kiki mengantarkanku selamat sampai tujuan.
“Ki makasih yaa”
“Iya sama-sama”

“ooh iya kamu mau mampir dulu aku buatin coklat panas” tawarku
“Gak deh udah sore lain kali yaa jangan lupa kamu makan trus istirahat” katanya sambil mengacak rambutku.
“iya! jangan ngacak rambut juga” kataku sambil memanyunkan bibirku.
Dia tertawa melihatku dan mencubit lembut hidungku “yaa udah gih masuk aku pulang ya sampai ketemu besok dan besok aku jemput dan jangan nolak” katanya aku menjawab dengan anggukan.

Dari kejadian hari itu aku dan Kiki semakin dekat kami sering bercanda dan yang paling sering dia lakukan yang menurutku romantis adalah dia selalu mencubit pipi dan hidungku.

Waktu MOPD pun berlalu tapi hubunganku dengan Kiki malah merenggang entah kenapa dia menjadi dingin padaku dan tak pernah menyapa bahkan tersenyum padaku pun tak pernah sampai detik ini pertanyaan terbesarku adalah “Kiki kenapa kamu diam?” dan mungkin pertanyaan itu tak akan pernah terjawab.

Cerpen Karangan: Isma Sugiarti
Facebook: Isma Sugiarti

Cerpen Diammu Adalah Pertanyaan Terbesarku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebait Cinta Dalam Doa

Oleh:
Rindu ini kian menyiksaku, saat aku berada jauh darimu. Apa yang harus aku lakukan untuk cinta yang salah ini? Bodohnya aku yang mencintaimu, dan berharap bisa bersamamu. “Rena, sadar…

Merak Jingga

Oleh:
Rasa Suka hadir tanpa disangka. Rasa kagum ada di saat yang tak tepat. Rasa cinta muncul ketika hati ini sedang goyah. Rasa ketertarikan ini sulit ku bedakan. Apakah ini

Khiar Sang Singa

Oleh:
“Pagi guys,” “Pagi juga Fel,” jawab Riska “Kenapa lo murung begitu Ris? Ada yang salah? Terus ini, mereka semua kenapa jadi kayak begini?,” tanya Felly saat melihat segerombolan teman-temannya

Penuh Sesak

Oleh:
Pagi yang cerah menyambutku dengan ceria. Jam sudah menujukan pukul setengah 7 pagi, dan tepatnya waktu dimana aku sudah siap dengan seragam putih biruku. “Pagi, Bunda!” sapaku dengan senyum

Rumah Di Tengah Hutan

Oleh:
Hari ini, aku beserta teman-temanku berkemah di hutan. Di dalam bus, kami bernyanyi bersama dengan riang gembira. Tak membutuhkan waktu yang cukup lama, kami pun sampai di lokasi perkemahan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *