I Wish You All The Best

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam)
Lolos moderasi pada: 9 September 2021

Bukan, bukannya aku tidak mencintaimu. Tapi mimpi-mimpiku lebih penting untuk dikejar saat ini. Badai kegagalan masa lalu terus menghantui, menyisakan trauma mendalam di lubuk hati. Juga bukan, bukannya aku tega meninggalkanmu sendiri. Tapi waktunya telah datang lebih dulu padaku untuk pergi. Kau harus berjanji untuk menyusulku dengan berlari, supaya kita bisa berjalan beriringan lagi.

Waktu-waktu yang berlalu, kisah dan takdir yang membuatku jatuh sedalam ini padamu. Berulang kali, lagi dan lagi. Mungkin nampaknya biasa saja, bahkan seperti tidak ada rasa. Maaf, bukan bermaksud menyembunyikan kejujuran. Tapi beberapa hal lebih baik tidak diutarakan sebelum waktunya. Aku sudah merencanakan semuanya. Rentetan rasa sakit yang kau alami karenanya, akulah yang bertanggungjawab atas segalanya. Hingga tulisan ini diselesaikan, bersama itu juga ribuan maafku tak tersampaikan.

Aku memang harus pergi sekarang. Ya, aku harus pergi. Aku ingin menemui lagi. Tapi nanti. Di fase dimana aku siap memulai langkah selanjutnya. Di titik dimana aku akan sanggup menjawab semua pertanyaan yang menggantung di benakmu, yang selalu berputar di kepala mengganggu jam tidurmu. Itupun kalau masih ada tempat bagiku di hatimu.

Kau katakan aku jahat. Tapi si jahat ini menangis ketika menyakitimu. Kau bilang aku egois. Tapi si egois ini pun tak henti-hentinya memikirkan kepentinganmu dan mengalah. Kau bilang aku cuek. Tapi kau tidak tahu betapa cemburunya aku pada angin yang memainkan tiap helai rambutmu. Sementara aku tidak pernah senyata itu. Tidak pernah sedekat itu. Tidak pernah terang-terangan mengaku mencintaimu. Aku hanya merasa belum pantas. Dan atas itu, kau menyalahkan sikapku.

Kalau itu untukmu, aku mau menjadi yang sempurna. Meskipun aku tahu, semua yang ada di dunia pasti ada cela. Aku hanya berusaha. Aku ingin jadi sosok yang membanggakanmu. Aku ingin jadi bintang yang bersinar di matamu. Aku ingin jadi pelangi yang menyediakan semua warna bagi harimu. Jika itu untukmu, aku mau semua yang nomor satu.

Kalau aku menjauh untuk sementara waktu, maukah kau mengerti? Maukah kau menunggu? Maukah kau memaklumi maksud hati kecil ini?

Beri aku waktu untuk memperbaiki diri. Dan di sela-sela itu, bisakah kau bersihkan sisa-sisa dirinya dalam dirimu? jika aku kembali, aku tidak mau melihat bayang itu lagi. Meskipun semu, sakitnya tidak pernah sebercanda itu.

Nanti, di suatu hari, seandainya aku kembali dan kau telah bertemu orang baru yang lebih baik daripada aku, maka tentu saja aku akan dengan ikhlas melepasmu. Karena untukmu, selalu semua yang terbaik, apapun itu. Jika aku tidak bisa membahagiakanmu, maka tidak ada gunanya juga berdiri di sampingmu.

Cerpen Karangan: Wuri Wijaya Ningrum

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 9 September 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen I Wish You All The Best merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bintang, Bulan dan Langit Malam

Oleh:
“Biarkan aku jadi yang terhebat, jadilah kamu kekasih yang kuat …” Pandanganku terpaku ke arah panggung. Tepat pada seorang cowok yang sedang bernyanyi. Suaranya begitu merdu, raut wajah yang

Sarung Coklat

Oleh:
Pesona senja enam sore di ibukota memang cukup cantik. Namun tak sedikit pun memikat Zizi yang sedari tadi membujukku setengah mati untuk menaruh sajadah ke masjid. “Bia… Febia, ayo

Janda Sholihah

Oleh:
Mia, awal perbincangan kita di samping mushola. Kau terlalu sibuk dengan ponselmu. Sesekali kau menjawab manja dengan lirikan seorang janda. Ahay, kau sedikit menunduk. Parasmu yang cantik. Lamat lamat

Cinta Pandangan Pertama (Part 1)

Oleh:
Seperti halnya kota metropolitan yang lain dimana masyarakatnya setiap hari sibuk dengan urusannya demi memenuhi kebutuhan hidup yang semakin hari semakin mencekik untuk segelintir orang. Aku pun demikian, menginjak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *