Jodoh Pasti Bertemu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 8 July 2016

Hari Senin, hari yang sangat melelahkan itu karena aku mengawali hariku dengan upacara yang sangat membosankan ditambah aku anggota OSIS, hari itu sebenarnya bukan tugasku menjadi petugas, tapi Mika menyuruhku menjadi pembaca UUD 1945 jujur aku belum siap saat itu karena aku belum latihan sama sekali apalagi saat itu gejala flu menyerangku, tapi untuk sebuah tanggung jawabku menjadi OSIS maka siap tidak siap aku harus siap.

Pagi itu bell masuk telah berbunyi semua siswa mulai memenuhi lapangan upacara temasuk kakak kelas pujaanku siapa lagi kalau bukan kak Hanif, pagi itu aku jadi semangat. Upacara hari Senin mulai berlangsung dengan hikmat seperti biasa, dan tidak pakai atribut lengkapku masih menjadi tradisi, hingga tiba saatnya untuk aku mulai membaca UUD 1945, syukur tidak ada hambatan. Kemudian diteruskan dengan amanat pembina upacara, 60 menit sudah upacara berlalu dan akhirnya selesai juga. Semua siswa terburu memasuki kelasnya masing masing, dikarenakan pagi itu semakin panas saja. begitu pula denganku aku memasuki ruang OSIS yang memang dekat dengan kelasku.

Terlihat laki laki dikelasku duduk duduk di tempat duduk di depan kelasku, tapi melihat itu aku tidak langsung masuk ke kelas seperti biasa aku pergi ke kopsis untuk apa lagi kalo bukan untuk beli minuman dingin yang menyegarkan.

Setibaku di kopsis aku melihat kak Hanif sedang duduk sendirian di dalam kopsis, ingin aku menyapanya tapi gengsi masak cewek yang nyapa duluan, namun tidak disangka dan diyana kak Hanif nmenyapaku
“Arin, kamu arin kan?” sapanya
“Iya kak…” jawabku malu malu
“kamu mau beli minum…?” tanyanya
“Iya kak…” jawabku dengan jawaban yang sama
“Nggak usah beli, ini ambil aja punya kakak, mubazir nanti kalo dibuang…!” Suruh kak Hanif
“Tapi…”
“Nggak papa kok…” katanya sambil memberikan air minumnya yang masih banyak kepadaku
“Ma, makasih ya kak” kataku sedikit gugup

Setelah itu dia menyuruhku untuk duduk di sampingnya, dia menanyakan semua hal tentangku begitu pula sebaliknya, tapi saat kak Hanif menanyakanku tentang jam pelajaran apa aku pagi itu aku langsung berlari terbirit birit manuju kelas, karena jam pertama adalah jam pelajaran bu Irah guru IPA yang terkenal dengan jahatnya.

Setiba di kelas sepertinya Bu Irah baru masuk jadi selamatlah. 2 jam pelajaran IPA membuat perutku menjadi keroncongan jadi kuputuskan saat istirahat aku akan pergi ke kantin biasa makan bakso. Tapi saat di kanti kudengar kabar sayup sayup tentang kak Hanif, dengar dengar dia telah menjalin hubungan dengan kak Dira, meskipun begitu tak tau mengapa hati ini tiba tiba saja merasa sakit, apa benar…? itu membuat nafsu makanku berkurang saja.

Tak lama kemudian aku selesai makan lalu datang segerombolan anak kelas 12 aku tidak kenal mereka tapi sepertinya mereka mengenalku. Ada satu kakak yang menyuruhku untuk menjauhi kak Hanif mungkin itu adalah kak Dira dan mungkin juga dia ketua gengnya, aku tidak bisa apa apa lagi, aku hanya mengiyainnya saja, jujur aku takut pada gengnya, meskipun di dalam hati ini aku sudah menangis tapi aku harus kuat.
Mungkin untuk saat ini aku tidak bisa mandapatkan kak Hanif karena ada yang menghalangiku untuk mendekatinya.
Tapi aku percaya kata Afgan bahwa jodoh pasti bertemu.

SEKIAN

Cerpen Karangan: Serly Deviyanti
Facebook: Que Qhoyemi Yemi

Cerpen Jodoh Pasti Bertemu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nata dan Athan

Oleh:
Sebuah ayunan tua yang kini nampak usang seiring dengan bertambahnya usia. Ayunan tua inilah yang menjadi saksi bisu kisah persahabatan antara dua anak manusia yang berbeda keyakinan yang kini

Karena Kami Adik Kakak

Oleh:
Namaku Misya Thalia, nama panggilanku isya. Hal yang paling aku sukai adalah hujan, walaupun umurku sudah 16 tahun, namun aku masih suka hujan-hujanan dan menari di bawah derasnya hujan.

Peka

Oleh:
Kehidupanku sebagai seorang siswa pelajar sungguh membuatku pusing dan membosankan. Ingin sekali rasanya aku lulus dari tahap SMP dan meneruskan ke SMA. Jika aku lihat di sepanjang jalan banyak

Kelakuan Gue

Oleh:
Kenalin, nama gue Uyiz Dofukizi, murid SMP, dimana SMP itu mempunyai kesamaan seperti layaknya sinetron-sinetron zaman sekarang, yaitu motif baju yang selalu sama seperti hari kemarin dan sampai seterusnya.

Strong Like Me

Oleh:
Dug, suara benda yang jatuh ke lantai. “haha, kamu pikir bisa jadi kayak kita?”. “ngaca dong”. rasti cuma bisa diam, dari ujung matanya sebenarnya dia mau menangis. “Stevan kamu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *