Secret Admirer

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam)
Lolos moderasi pada: 18 June 2015

Suatu hari, aku berdiri di depan pintu kelasku. Saat itu aku teringat akan seseorang yang aku kagumi (sebut saja namanya Secret). Sejak kemarin aku belum berjumpa dengan dirinya. Rasanya ada sesuatu yang kurang dan mengganjal dalam hatiku. Aku sangat merindukan sebuah senyumannya. Senyuman yang dapat membuat hari hariku bersemangat.

Aku menjadi tak ada semangat untuk beraktifitas hari itu. Sekejap aku melihat kelasnya yang berada tak jauh dari kelasku. Saat itu aku berharap supaya aku dapat melihat dirinya. Tetapi tak kulihat sosok Secret ada di kelas itu. Hatiku semakin gelisah karena tak melihat sosok dirinya. Dalam hati aku berkata “Secret, dimanakah kau berada? aku sangat merindukanmu. Andai kau ada di sini menemaniku dengan senyumanmu. Aku sangat mengharapkan itu, tetapi sesuatu yang mustahil harapanku akan terwujud”

Aku masih berdiri di depan pintu, tiba tiba terlintas dalam benakku senyumannya yang mampu membuatku terpesona. Aku semakin ingin berjumpa dengan dirinya. Kemudian aku bertekat untuk mencari dirinya. Langkahku pun mulai ku angkat untuk mencarinya. Tetapi, ketika aku ingin mulai melangkahkan kakiku, tiba tiba sosok secret hadir di hadapanku, aku berhadapan dengannya. Aku sangat terkejut, dan aku pun terdiam sambil menatap wajahnya. Kemudian dia tersenyum kepadaku. Ingin sekali ku menyapanya, tetapi aku tak kuasa untuk mengucapkan sepatah kata pun kepadanya. Aku seperti orang bisu dibuatnya.

Dan ketika ia melangkah jauh dari hadapanku, ada perasaan senang dan menyesal. Senang karena aku dapat melihat kembali senyumnya. Dan menyesal karena aku tak dapat mengucapkan sepatah kata pun kepadanya. Kemudian aku kembali masuk kelas dan duduk di bangkuku. Inilah rasanya jika aku hanya dapat menjadi secret admirer.

Cerpen Karangan: Anastasia Puspa Andini
Facebook: Anastasia Puspa

Cerpen Secret Admirer merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Alien dan Pribumi

Oleh:
Hujan saat itu adalah Hujan di awal bulan Agustus, tidak mengenal pagi, sore atau malam hari, hujan memang tak bisa diajak bernegoisasi untuk berhenti. Banyak orang yang gembira saat

Dia Kembali Bukan Untukkku

Oleh:
Pagi yang sangat cerah, aku memandangi seluruhnya gedung sekolahku saat ini masih sangat sepi, wajar saja aku memang datang lebih awal dari biasanya. Perlahan aku melangkahkan kakiku menuju kelas

Kamera Kayu (Part 2)

Oleh:
Pada suatu sore di taman kota mereka dipertemukan. Tak tahan melihat orang yang dicintainya itu disakiti, Bian pun melayangkan tangan kanannya ke wajah Tiar. Tiar yang tidak tahu apa

Ini Cara Aku Mencintaimu

Oleh:
“Maura…!” panggil Bayu dari depan kelas, kepada Maura yang sedang berjalan. “ada apaan sih Bay?” sahut Maura. “nih buat lo.” Bayu memberikan sebungkus roti isi kepada Maura. “wiih.. dalam

Kebahagiaan Sementara

Oleh:
Seperti biasa, aku ke sekolah dengan mengendarai angkutan umum. Aku berjalan dari rumah menuju halte tempatku biasa menunggu angkutan yang jaraknya tidak begitu jauh, “Cuaca hari ini sedikit mendung.”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *