Silent Girl

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 18 April 2017

Hari ini aku sengaja berangkat pagi, karena biasanya milo akan berangkat di jam dan menit-menit seperti sekarang. sebelum itu dia memang sedang bersamaku, menunggu mobil yang akan membawa kami ke sekolah.
Milo tampak sibuk dengan ponselnya. wajar saja sih, dia adalah anggota osis di sekolah jadi sibuk adalah makanannya setiap hari.

Tak perlu menunggu lama karena mobil yang kami tunggu telah tiba, kami masuk bersamaan dan aku berharap bisa duduk bersamanya. Niatnya memang seperti itu, tapi mungkin karena ada seorang nenek yang tampak kebingungan mencari tempat duduk jadi milo mengurungkan niatnya untuk duduk di sebelahku dan membiarkan sang nenek yang duduk sedangkan ia memilih untuk berdiri.
‘Kebaikan kecil yang terkesan biasa. Tapi, itulah salah satu alasan mengapa aku mengangguminya’.

Kegiatan sekolah hari ini hanya ada beberapa guru yang masuk dan yang lainnya tidak bisa masuk tapi memberikan tugas untuk siswa tercintanya.
Cukup sibuk hingga aku tidak menyadari bahwa milo dan anggota osis lainnya sedang berada di depan kelas sambil mengumumkan sesuatu yang tidak benar-benar aku dengarkan.
Dia mendekati beberapa meja dengan senyum khasnya sambil membagikan selembaran kertas pada siswa.
“Dia akan menyalonkan jadi wakil osis tahun ini”.

Mungkin ini salah satu strategi agar siswa yang aku ketahui berdiri di samping milo adalah Calon Ketua Osis yang baru dengan Milo sebagai Wakilnya. dan tentu saja aku akan memilihnya karena kemampuannya yang sudah mumpuni untuk ia bisa menang dengan mudah.

Di hari pemilihan ketua dan wakil osis yang baru, milo tampak lebih sibuk dan juga tim suksesnya mendukung dengan menyemangati dua pemuda yang akan dipilih langsung oleh siswa.

Setelah beberapa kertas lagi dibacakan, mereka akhirnya menang dengan voting terbanyak yang hanya berselisih tidak jauh dari calon ketua osis lain.
‘Mendengar itu membuatku senang’.

Milo tampak tertawa dan berpelukan dengan rekan dan tim suksesnya, Ia dan rekannya memberikan ucapan terima kasih dan berbicara tentang mereka yang akan jadi ketua dan wakil osis yang baik.
Milo terlihat sangat senang bahagia, aku sampai tak sadar telah membuat satu tarikan di pipiku.

Dia senang. Aku Juga.
Melihatnya bahagia seperti tadi sudah lebih cukup bagiku, kami tak perlu dekat dan aku pun tidak punya keinginan untuk mendekatinya.

“Cukup mengagumi dalam diam dan mendukungnya dari jauh, Sudah bisa membuatku senang… asalkan ia pun begitu…”

Cerpen Karangan: Lisdianingsih
Facebook: facebook.com/Lisdianingsih
Lahir di cirebon, 02 February 200. berstatus pelajar di salah satu SMA Swasta di Cirebon. Menyukai segala hal berbau Kpop, Jpop, Tpop. Menulis adalah hal yang ia sukai, selain menggambar dan olahraga lari.

Cerpen Silent Girl merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bait Puisi di Penghujung Senja

Oleh:
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan, kayu kepada api yang menjadikannya abu..” Layaknya Senja-senja sebelumnya, Tania dan Dani duduk santai di balkon depan kamar

Isi Hati

Oleh:
Aku menatap gerbang sekolah baruku. Hari ini hari pertamaku di SMA ini sebagai murid pindahan kelas 2. Sekolah yang besar, luas, dan fasilitas yang lengkap. Aku tidak menyangka ayah

Love In Apple

Oleh:
Dua buah apel yang ada di atas meja baru saja terbang ke dalam tas sekolahku. Lima buku yang tersampul rapi dan beberapa peralatan sekolah menjadi penghuni tas yang masih

Akibat Cinta Tapi Gengsi

Oleh:
Siang ini mentari menyembunyikan sinarnya di balik awan cumulus. Kejayaannya di gantikan oleh cumulus cumulus tebal di langit. Rinai hujan mengiringi waktu yang berjalan. Gadis berambut pendek sebahu ini

I Hope You’re Happy (Part 3)

Oleh:
Lusa adalah hari pertama Ujian Nasional. Aku harus belajar dengan benar. Karena hasil akhir Ujian Nasional ku akan aku kirimkan ke Malaysia untu mengikuti program beasiswa. Bimillah, mudah-mudahan aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *