Akhir Penantian

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Islami, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 11 December 2013

Mungkin salah jika ku berharap dia menjadi milikku suatu saat. Dia sholeh, paham akan agama dan dia benar-benar sangat sempurna bagi para akhwat di kampus. Ku mengenalnya sejak SMA, dia adalah salah seorang senior yang aktif dalam bidang dakwah dan sampai kuliah pun dia masih menjadi aktivis dakwah. Ku telah menyimpan perasaan itu sejak SMA, entah mengapa jika ku berusaha melupakannya maka perasaan ini semakin kuat setiap malam dia menghantui ku dalam mimpi. Aku merasa sangat berdosa jika terus seperti ini, tak ada hentinya ku ucapkan istighfar setiap melihatnya, kaki ku terasa berat untuk melangkah jika berpapasan dengannya, hanya pandangan ku yang tertunduk melihat tanah.

Waktu terus berjalan, hari ini dia wisuda jurusan Bahasa Arab. Ku sudah memutuskan bahwa hari ini ku harus mengungkapkan perasaan itu padanya dan dia ingin memberikan sesuatu untukku entah itu apa?

Selepas acara wisudahnya selesai, aku bertemu dengannya di depan kampus sejenak suasana hening.
“Aisyah, ada yang akan ku berikan buatmu. Ku harap kau dapat memenuhinya” katanya sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya.
Jantung ku berdetak kencang, nafasku serasa sesak, darahku berhenti mengalir, airmataku seakan tak sanggup ku bendung.
“Barakallahu laka ya akhi” ucapku sambil tertunduk, ku pegang erat-erat undangan yang dia berikan kepadaku. Undangan itu tertera namanya Muhammad Al Furqan dan Zahrah, nama akhwat itu adalah temanku sendiri.
“syukron ukhti, selama dari SMA engkau adalah saksi atas perjuangan dakwah ku, ku harap kau bisa datang ke pernikahan ku dengan Zahrah dan semoga engkau cepat menyusul”
“Aamiin”

Dia pergi, ku berjalan menuju mesjid kampus, kerudung ku basah karena air mata. Sejenak ku tenangkan diri kemuadian mengambil wudhu dan shalat, inilah akhir penantian ku yang panjang tapi ini bukanlah akhir dari segalanya.
Sungguh sakit rasanya, namun ku yakin suatu saat ada yang terbaik buatku dariNya.

Cerpen Karangan: Fajria Usman
Facebook: Fajria ria usman
TTL: Makassar, 27 oktober 1996
Status: Mahasiswa jurusan Bahasa Arab

Cerpen Akhir Penantian merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lelaki Penunggu Senja

Oleh:
Setelah berlabuh di penghujung jalan yang merindu, ada beberapa kenangan yang bersandar di pundaknya. 12 November 1995 Pukul 7:00 pagi, lelaki rembulan yang sederhana sedang menunggu kekasihnya. Namun, sampai

Takkan Kembali

Oleh:
Hari sudah mulai gelap namun Pras belum juga datang. Aku menunggu sudah hampir satu jam di halte. Aku bergegas pulang karena hari sudah mulai gelap, Aku menghubungi Pras kalau

Cinta Pertama dan Terakhirku

Oleh:
Pagi yang begitu indah. Jam baru menunjukkan pukul 07.30 dan sebentar lagi aku akan tiba di tempatku bekerja. Sudah setahun ini aku bekerja di perusahaan garmen sebagai tenaga administrasi.

Yang Terbaik

Oleh:
“Selamanya.. hanya dirimu yang selalu ada dalam hatiku.. selamanya.. tentang dirimu, kau selalu hadir dalam mimpiku.. engkau satu cintaku selamanya..” Itulah lagu yang sering kita nyanyikan. Bayu, nama pacarku.

Curhatan Cinta Dye

Oleh:
Aku Dye, aku adalah seorang mahasiswa yang dulu pernah gagal dalam kisah percintaan. Saat sebelum aku kuliah, dulu aku bekerja sebagai karyawan swasta. Memang saat itu mungkin aku terlalu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *