Cinta Karena Nya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Islami
Lolos moderasi pada: 25 April 2017

Sudah hampir sebelas tahun aku mengenalnya. Sudah laki-laki berwajah teduh dengan senyuman yang luar biasa. Namanya Syauqi, lebih tepatnya Syauqi Al Fatih. Kami sudah lama saling mengenal, bahkan dia merupakan karibku sejak kecil.

“Assalamu’alaikum Fir…” Ucap seseorang saat aku sedang duduk di taman sekolah sendirian.
“Wa’alaikumussalam, eh Syauq tumben kok antum datang ke sini?” Tanyaku
“Hehe, iya nih Fir, ana kebetulan lewat. Nih, ada sedikit camilan buat antum” Ucapnya sambil memberikan kantong plastik berwarna hitam padaku.
“Beneran nih buat ana?” Tanyaku sambil tersenyum
“Iya, udah makan aja” Balasnya ramah
“Makasih ya Syauq”
“Iya, sama-sama. Ya udah ana balik ke kelas dulu ya Fir, Assalamualaikum”
“Wa’alaikumussalam”

Sebenarnya jauh di lubuk hatiku aku menyimpan rasa untuknya, yang sudah aku pendam selama bertahun-tahun. Tapi apalah dayaku? Aku seorang perempuan yang tak pantas bila mengumbar rasa. Aku juga tak ingin Allah murka padaku, karena aku tahu, bahwa pacaran itu dilarang. Apalagi untuk anak remaja sepertiku yang masih sangat labil. Sebenarnya banyak di antara teman-teman seusiaku yang sudah merasakan yang namanya pacaran. Walaupun mereka berdalih hanya sekedar chat di BBM dan tak pernah berbuat aneh-aneh, toh namanya tetap saja pacaran. Aku tak ingin mengikuti jejak mereka, aku ingin menjaga segenap jiwa dan ragaku untuk suamiku kelak.

Bel istirahat sudah berbunyi, aku dan temanku Zirha menuju ke Masjid untuk menunaikan sholat Dhuha. Saat akan mengambil air wudhu, tiba-tiba Zirha menghentikan langkah kakinya sejenak.
“Ada apa Zirha?” Tanyaku pada Zirha.
“Subhanallah, siapa sih yang lagi baca Qur’an? Enak banget deh suaranya” Kata Zirha sambil terkagum-kagum
“Oh, maksud kamu Syauqi?” Kataku sambil menunjuk Syauqi yang duduk membelakangi kami.
“Kamu kenal ya sama dia?”
“Ya, dia temanku. Anak kelas sebelah” Jawabku santai
“Oh, kapan-kapan kenalin aku sama dia ya, boleh?” Tanya Zirha
“Hmm, gimana ya?” Kataku sambil tersenyum jahil
“Boleh dong, pliss” Pintanya penuh harap
“Boleh deh, yaudah kita ambil wudhu dulu yuk”
“Oke, let’s go”

“Syauq, ada yang mau kenalan nih sama antum” ucapku ke Syauqi
“Hai, kenalin aku Zirha” kata Zirha sambil mengulurkan tanganya
“Afwan ukhti, nama saya Syauqi” ucap Syauqi sambil menyatukan telapak tangannya di depan dada.
Zirha yang merasa malu langsung mengalihkan topik pembicaraan
“Eh.. um, Syauqi, Kamu kelas mana?” Tanya Zirha
“Ana dari kelas XII Agama-2 Ukh” jawab Syauqi ramah
“Oh, anak Agama ya? Kalau aku sama Maghfira dari kelas IPA. Ya kan fir?”
“Iya” Jawabku
“Ya udah ya, aku sama Fira harus balik ke kelas dulu. Bye, Assalamualaikum”
“Wa’alaikumsalam”

Di jalan…
“Fir, temen Kamu itu sopan banget ya?”
“Hehe iya, dan kamu tahu? Dia juga seorang Hafidz Qur’an lho” Jelasku pada Zirha
“Subhanallah, idaman banget” Kata Zirha
“Ya Kamu benar, Syauqi itu idaman” jawabku
“Fir, aku rasa aku Cinta deh sama dia…”
Degg…
“K…kamu Cinta sama Syauqi?”
“Ya, kenapa?”
“Ng.. nga apa-apa kok” kataku sambil tersenyum.

Sungguh sakit rasanya hati ini, mengetahui kalau sahabatku sendiri mencintai orang yang sama seperti yang aku cintai.
Sakit, sedih, semua rasa itu bercampur menjadi satu. Namun aku menyadari aku bukanlah siapa-siapa. Aku tak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Zirha. Dia cantik, baik, dan yang pasti lebih shaleha dariku.
Kurasa, aku hanya bisa merengkuhmu dalam do’aku Syauq…

Detik-detik kelulusan sudah mulai terasa. Banyak siswa dan siswi di Madrasah ini yang tak sabar menantikan hasil UN keluar. Termasuk aku.

“Assalamualaikum Fir”
“Wa’alaikumsalam. Hai Syauq”
“Ngomong-ngomong, antum mau ngelanjutin di mana setelah lulus nanti Fir?”
“Mungkin di Surabaya. Kalau antum sendiri gimana Syauq?”
“Kalau ana Insyallah di Jogja”
“Semoga Allah mengabulkan semua doamu Syauq”
“Aamiin” Jawabnya.
Kini, kami telah menamatkan pendidikan di Madrasah dan kuliah di kota yang berbeda.

“Ya Rabb, Aku mencintainya. Dekatkanlah ia padaku jika ia memang Jodohku. Namun jika tidak, hamba yakin Engkau akan memberi yang terbaik.”

Ana Uhibbuka Fillah Syauqi

Cerpen Karangan: Nafisha Al Khair

Cerpen Cinta Karena Nya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Dan Penantian

Oleh:
Aku adalah seorang gadis sederhana, namaku Fathimah Az-Zahra. Aku masih sekolah, sekarang aku kelas XI IPA di salah satu Madrasah Aliyah swasta di Subang. Pagi ini cuaca sangat cerah.

Bintang Hati Ku (Part 2)

Oleh:
“benarkah?” “santri mana?” “jawa barat.” Aku terdiam, “haa jangan-jangan dia satu pondok denganku.” tanyaku dalam hati. “pondok modern di jawa barat bukan?” “yaaa benar.” Mendadak aku tersenyum dan hatiku

Takdir

Oleh:
Pagi itu hujan turun dengan derasnya. Buliran air seolah enggan berhenti di kota tempat besarku ini. Aku terpaku di warung pinggir jalan tempatku berteduh, menatap gusar pada seragamku yang

Bukan Rasa Tertinggal

Oleh:
Di depan almari lusuh yang jarang dibuka, aku duduk ternganga melihat tumpukkan buku menyambut dengan penuh kerendahan hati. Walaupun aku telah mengucilkan buku-buku ini sampai berdebu, kumal, bau, bahkan

Memori Lama

Oleh:
Setiap orang mempunyai kenangan. Kenangan yang tentunya bersifat dua: senang atau sedih. Kenangan akan hal indah, tentu sulit dilupakan. Dan kenangan akan hal menyakitkan, akan sulit dihempaskan. Cinta kepada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Cinta Karena Nya”

  1. mey says:

    ceritanya gantung..mungkin bisa dilanjut lagi yakk

Leave a Reply to mey Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *