Kakak Itu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Islami, Cerpen Cinta Pertama
Lolos moderasi pada: 20 June 2016

Senja mulai datang, namun entah apa yang kurasakan. Wajahnya selalu mengusik hatiku. Apa mungkin ini cinta pandangan pertama?.

Aku… Nafisah, seorang remaja yang baru saja lulus dari bangku SMP. Seperti biasa, awal semester, seluruh sekolah mengadakan OSPEK. Kegiatan yang menurut sebagian orang menyenangkan dan sebagian lagi tidak. Tapi itu tidak berlaku bagiku. Menurut aku, banyak sekali hal yang tidak terduga akan terjadi di masa-masa OSPEK. Seperti bertemu cinta pada pandangan pertama mungkin?

Senyumannya sangat menawan, wajahnya sangat tampan, sungguh sangat memesona. Siapa dia? Dan apa yang baru saja kurasakan tadi? Apakah seperti ini rasanya jatuh cinta?. Ah mana mungkin aku jatuh cinta sama orang yang belum aku kenal.

Hari silih berganti dengan cepat, mungkin harapan ku mulai terwujud. Rasanya ingin teriak sekencang-kencangnya. Wwwhhuuaaa akhirnya aku tahu siapa nama orang yang akhir-akhir ini selalu ada di fikiranku. Namanya Hafidz, ternyata dia kakak kelasku. Selain pendiam, dia juga anak santri yayasan sekolahku. Ya Allah, sudah tampan, taat beragama pula. MasyaAllah Lelaki idaman sekali.

Langit begitu ceria memancarkan matahari yang sangat gagah, namun tak seceria hatiku. Dengar-dengar kak Hafidz sudah punya kekasih. Bak disambar petir, hatiku langsung hancur. Aku masih tidak percaya. Lalu kutanyakan masalah ini ke santri perempuan. Dan ternyata benar, kak Hafidz sudah memiliki kekasih. Entah saat itu bagaimana perasaanku, namun sejenak aku berfikir, biarlah rasa cinta ini kusimpan sendiri tanpa perlu dibalas. Seperti Tuhan, selalu memberi apapun yang kita inginkan tanpa memerlukan balasan. Dan sejak saat itu, aku belajar menjadi seorang yang ikhlas. Mungkin memang yang terbaik untukku saat ini adalah belajar-belajar dan belajar untuk masa depan dan lebih memperbaiki diri dari sebelumnya, karena jodoh itu kan cerminan diri sendiri. Hmmm… kalau memang dia jodohku gak akan kemana kok. Namun susah melupakan sosok yang sangat sempurna itu. Tapi dibalik semua ini, ada hikmahnya. Mungkin Allah marah kepadaku, karena aku terlalu mengagumi makhluk ciptaannya dibandingkan Sang Pencipta…

Cerpen Karangan: Hanis Nurulisa
Facebook: Hanis Nurulisa

Cerpen Kakak Itu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Izinkan Aku Bahagia

Oleh:
Dia hadir lagi malam ini, di bayang bayang mataku kenangan itu hadir menyusupkan rasa pedih yang perlahan membelai hatiku, telah beribu kali aku mncoba menepisnya, namun kenangan itu seolah

Maaf Sayang ini Belum Saatnya

Oleh:
“indah”… Hanya itu yang bisa ku lafazkan untuk menggambarkan suasana pagi ini.. Burung-burung berkicau–kicau sahut menyahut seolah-olah ingin memperdengarkan pada ku betapa indahnya suara mereka… Angin lembut membelai tubuh

Dibalik Lubang Lumpur

Oleh:
Jlebb!! Aku masuk ke dalam lubang berisi lumpur… Sontak aku berteriak kepada sahabatku “Tolongg.. Tolongg.. Mir, sin..” tapi entah mengapa mereka diam saja tidak menolongku padahal mereka melihatku terperosok

Cintanya Layu Sebelum Berkembang

Oleh:
Rintik itu mulai berjatuhan. Tak lebat memang namun mampu membasahi. Angin semilir membisikan kata pada dedaunan yang mulai jatuh dan berguguran. Kembali ia menghela napasnya, ada gurat kesedihan terlihat

Pesantren In Love

Oleh:
Tak pernah sedikitpun Nadia berpikir bahwa Reza adalah jodohnya. Bahkan dia selalu merasa jengkel jika melihat Reza. Bagaimana tidak, dulu anak kota nan sombong itu selalu memamerkan barang-barang miliknya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *