Kamu, Cinta Dalam Diamku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Cinta Islami
Lolos moderasi pada: 16 June 2019

Dalam diam Aku mengagumimu, dari jauh dan tanpa kata. Aku berpikir sejenak, sejak kapan mata ini mulai mencari-cari keberadaanmu, memandangimu diam-diam, curi-curi pandang yang anggun. Dosakah Aku yang ingin selalu memandangimu dari kejauhan tanpa sepengetahuanmu? Pantaskah Aku sebagai seorang wanita melakukan hal itu? Apa yang menarikku sejauh ini sehingga perasaan ini berkecamuk dan bergejolak? Semua pertanyaan itu mengganggu pikiranku.

Oh Aku baru tersadar kenapa hati ini begitu cepatnya luluh untukmu.. Kamu si pemilik suara merdu itu, yang membuat hati ini bergetar.. yah, perasaan ini bermula saat tanpa sengaja Aku mendengar suara samar-samar di ruangan yang tidak terlalu besar, yang hanya didatangi orang karena ingin menunaikan kewajiban sebagai hamba yang taat pada Rabb nya. Hari itu selepas kutunaikan kewajibanku bersimpuh di hadapan Nya, saat itulah untuk pertama kalinya kudengar suara indah itu, ayat demi ayat dilantunkannya dengan lancar dan nada yang indah. Aku fokuskan pikiranku mendengarkan lantunannya dengan seksama. Oh sungguh sangat indah batinku sembari tersenyum. Tapi hati ini begitu penasaran, siapakah sosok pria pemilik suara itu, bagaimana wajahnya, seperti apa raut wajahnya saat membaca lantunan ayat tersebut. Tapi, Aku belum berani untuk mengintip siapakah gerangan orang itu. Aku berkata dalam hati, “masih ada hari esok, semoga esok dia datang lagi”.

Keesokan hari nya Aku menunggu suara itu lagi, memang benar lantunan suara itu bergema lagi, ah sungguh indah sekali suaranya. Kuberanikan diri untuk melihat sosok pemilik suara indah itu, semakin bergetar hati ini ketika kulihat sosok pria yang masih muda, wajah yang teduh dan penampilan yang rapi. Aku bagai tersihir olehnya.

Hari demi hari Aku semakin mengagumi sosok itu, ada rasa yang kuat dari diri ini untuk lebih mengenalnya. Haruskah Aku yang memulai untuk berkenalan dengannya? Tidakkah itu menjatuhkan harga diriku sebagai seorang wanita? Tapi seandainya Aku diam saja, bukankah itu akan semakin menyiksa nantinya? Aku takut perasaan ini semakin mendalam, bukan hanya sekedar perasaan kagum yang biasa. Bisa saja ini akan berujung pada rasa cinta, cinta yang belum halal, yang seharusnya tak pantas untuk kurasakan, yang pada akhirnya akan menjerumuskanku pada zina hati.

Sudah terlalu berdosalah Aku karena hingga detik ini perasaan itu masih ada. Pernah tersentak jiwa ini saat terpikirkan jangan-jangan dia sudah memiliki pendamping hidup, ah itu sungguh menambah dosa untukku karena mengagumimu. Ini memang perasaan yang berat untukku, mengagumi dalam diam dan sepertinya bertepuk sebelah tangan.

Sempat terlintas di pikiranku, pantaskah Aku mencintai seperti Ibunda Sayyidah Khodijah? Yang mengagumi Baginda Rasulullah dan berani mengutarakannya? Tapi kepada siapa harus kuutarakan perasaan ini, Aku saja tidak mengenal sosoknya, bagaimana bisa Aku mengenal orang-orang di sekitarnya untuk menyampaikan rasa ini. Ataukah Aku jadikan kisah ini seperti Sayyidah Fatimah yang mencintai Sayyidana Ali bin Abi Thalib dalam diam? Tetapi Aku tak tahu, apakah perasaanmu juga sama seperti Ali bin Abi Thalib kepada Fatimah..

Biarlah Kusimpan perasaan ini seorang diri dalam diam dan rahasia. Kukembalikan rasa ini pada Mu yang Maha membolak-balikkan hati. Hilangkan rasa ini jika nantinya akan membawa keburukan untukku. Dan jaga perasaan ini jika memang nantinya akan membawa kebaikan untukku. Datangkan dia kepada bila memang sudah menjadi ketetapan Mu.

Hai Kamu pemilik suara Merdu, kutunggu kamu dan keluargamu di depan pintu rumahku jika memang kamu ditakdirkan untukku, semoga harapan ini menjadi kenyataan..

Cerpen Karangan: Dessy Rahmatika Munthe
Blog / Facebook: dessy rahmatika munthe

Cerpen Kamu, Cinta Dalam Diamku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cahayaku

Oleh:
Seperti langit yang tak selalu cerah seperti itu juga hidupku. Bukan hidupku saja, tapi juga hidup semua insan yang ada di dunia. Adakalanya mendung menyelimuti hati dan adakalanya air

Ryan, Aku Mencintaimu

Oleh:
Sulit ku mengartikan rasa ini. Padahal terlihat jelas di mataku saat semua terlukis jelas di hadapanku. Kau tebarkan beribu kata-kata indah untuk dia… dia… dan mereka… Mungkin aku adalah

Mr Sooneth A.K.A Smith (Part 1)

Oleh:
Kriinggg…!!! Kriiinggg…!!! Kriiingg…!!! Suara alarm memberisikan tidurku saja. Tak sadar kulihat jarum jam menunjukkan pukul 9 pagi, aku langsung terbangun dari tempat tidurku mengingat akan ada rapat dengan pimpinan

Bukan Sebatas Patok Tenda

Oleh:
Semburat senyumnya menyapa pagi. Meneteskan embun-embun yang bergantungan di pucuk dedaunan. Hari ini adalah hari yang akan sangat melelahkan bagi Melati. Karena sekolahannya akan mengadakan Perkemahan Tamu Ambalan (PTA)

Fans Cinta

Oleh:
Hari pertama aku masuk sekolah SMA aku bertemu dengan kakak OSIS yang menurutku sangat keren. Waktu itu adalah hari senin dan sedang diadakan upacara pembukaan bagi peserta didik baru

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Kamu, Cinta Dalam Diamku”

  1. dinbel pertiwi says:

    cerita ini mengingatkan ku pada masa dimana aki pun pernah mengalami nya. good job

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *