Kebahagiaanmu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Islami
Lolos moderasi pada: 22 March 2016

Mendengar kabar dia kecelakaan, aku langsung pergi ke rumah sakit dengan keadaan lemas, lunglai. Setibanya di kamar perawatan ku melihat dia tergeletak tak berdaya di antara alat bantu pernapasan, aku hanya menangis tanpa mengucap sepatah kata. Tak berapa lama kemudian dia sadar dan memintaku mengabulkan permintaan untuk terakhir kalinya.

“Mas, bahagiakah engkau denganku?” tanyanya.
“Iya aku sangat bahagia jangan pergi..” ucapku.
“Kalau kau bahagia denganku kau harus siap dengan semua ini,” jawabnya.
“Tolonglah Nit bertahanlah untukku,”
“Kau akan lebih bahagia dengan Adikku Mas, menikahlah dengannya demi aku..” pintanya.
“Tapi Nit.. Aku tidak..” kataku langsung dipotong olehnya.
“Demi aku Kak.. Allah yang menjamin.” apa daya aku pun mengangguk disaksikan oleh seluruh keluarganya termasuk adiknya.

3 bulan pun berlalu aku telah ditinggal pergi oleh Anita, itu artinya aku harus siap menikahi adiknya. Sebelumnya aku telah bicara empat mata dengan Anisa adiknya, dia terlihat pasrah dan menyerahkan semuanya padaku. Dengan perasaan yang campur aduk aku berbaring sebentar dan tak lama ku bermimpi Anita memintaku membahagiakan adiknya. Akhirnya aku menepati janjiku pada Anita dan keluarganya terlebih adiknya dan tentunya pada Allah. Ya, ku nikahi Anisa wanita yang mirip dengan Anita, tetapi dia sedikit pemalu dan pendiam karena saking pendiamnya aku sangat canggung ketika ingin berbicara. Dan suatu ketika dia memulai pembicaraan.

“Kak, aku tak akan memaksamu membahagiakanku karena kau masih berduka.”
“Maafkan aku ya Nis.. Telah membuatmu sedih,” kataku.

Suatu subuh ku jumpai dia ketiduran di lantai sambil bermukena dengan pipi basah dan mata yang sembab karena menangis di sepertiga malamnya, pikirku pun melayang. Mesti gara-gara aku. Dengan lembut ku bangunkan dia. Kita pun salat berjamaah dengan khusyuk. Waktu selesai tiba-tiba badannya menggigil hampir pingsan, ku menggendongnya ke tempat tidur.

“Maafin ya Kak, hari ini aku nggak bisa masak hari ini,” ungkapnya.
“Tak apa Dek, kau istirahat saja aku yang memasak untukmu.” jawabku dengan lembut.

Sepulang kerja ku dapati istriku masih tidur, dan ku menemukan diary kecil di sampingnya lalu ku buka lembar demi lembar, mengejutkan. Saking bahagianya dia menulis kejadian-kejadian kecil yang berkesan ketika bersamaku. Contohnya tadi pagi ketika aku menggendongnya ke tempat tidur, memanggilnya “Adek” dan memasakkannya. Ya Allah segitunya dia kejadian kecil dianggap peristiwa indah saking bahagianya memilikiku sebagai imamnya. Jika demikian aku akan membuatmu bahagia Anisa wahai makmum setiaku.

Cerpen Karangan: Lili
Facebook: lili.indrawati18[-at-]facebook.com
Namaku Lili Indrawati kelas XI sekolah di SMA ULUM ISLAM ROUDOTUL ULUM

Cerpen Kebahagiaanmu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Not Just A Dream

Oleh:
Setelah makan malam Luna dan keluarganya duduk di ruang tengah. “Luna, ada yang mau Aah bicarakan,” kata Pak Anwar. “Ada apa Yah?” “Kamu kan udah kelas 3 SMA sebentar

Sketsa Indah Sang Fathir

Oleh:
Waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB, persiapan kepindahan dua bersaudara ini sudah hampir selesai. “Aramiah cepatlah kemasi barang barangmu, mobil barang akan datang dalam waktu 30 menit” ujar pria

Sajadah Cinta

Oleh:
Pagi ini aku buru-buru untuk pergi ke pengajian di masjid. Ketika akan memasuki masjid aku merasa ada yang memanggil namaku. “Fatma, ma.” Aku pun melihat ke belakang ternyata dia

MJM (Murid Jadi Mantu)

Oleh:
Sudah ku duga, hari ini aku datang terlalu pagi. Aku hanya melihat daun melayang ditiup angin. Udara juga masih sangat dingin menelusur masuk ke hidungku. Matahari juga ikut malu

Rembulan Bukan Matahariku

Oleh:
Desir angin tak membuatnya bergeming, sesekali ditatapnya rembulan yang redup berselimut mendung tak ada kerlip bintang disana, buram… sunyi malam itu, nyanyian jangkrik di pematang sawah seberang rumahnya menjadi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *