Memendam Cinta 3 Tahun

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Cinta Islami
Lolos moderasi pada: 3 June 2017

3 tahun sudah aku memendam perasaan cinta dan kagum pada seorang kakak kelas yang kini telah lulus dari SMK, aku berharap 3 tahun ini aku bisa melalui masa-masa sekolahku di kelas 12 ini menjadi lebih bahagia dan menyenangkan.

Aku masih saja terpikir oleh sosok kakak kelas yang aku cintai selama ini dia bernama Kak Husain yang kini telah menjadi pelatih paskibra di sekolah-sekolah, terakhir aku bertemu dengannya ketika dia sedang berkunjung ke SMK dengan seorang teman prianya yang tidak aku ketahui namanya.

“Rohmah kamu lagi apa sih kok sendirian di taman?” Tanya Farha
“Aku sedang memikirkan Kak Husain” Jawab Rohmah
“Kenapa dengan dia?” Tanya Farha bingung
“Aku ingin melupakan cinta ini karena aku sudah lelah dengan cinta dalam diamku selama 3 tahun ini, rasanya aku ingin sekali melupakannya dan pergi jauh dari ingatan akan dirinya” Jawab Rohmah
“Sabarlah sahabatku suatu saat nanti kamu pasti akan menemukan sosok pria yang akan mengisi harimu yang lebih baik dari Kak Husain” Ucap Farha
“Terima kasih” Ucap Rohmah sambil memeluk Farha
“Iya sama-sama sahabatku” Ucap Farha

3 bulan kemudian kini aku telah lulus dari SMK dan kini aku diterima menjadi seorang guru mengaji di sebuah madrasah dekat rumahku, aku juga sudah melupakan ingatan tentang Kak Husain saat itu juga karena aku tak ingin dia terus berada dalam pikiranku.

Apabila aku bertemu dengan Kak Husain aku hanya bisa berharap agar dia bisa mengenalku dan bisa berteman dengannya, jatuh cinta secara diam-diam dan memendam cinta ini selama 3 tahun sudah.

Janganlah terhanyut akan cinta seorang pria dan perbaikilah akhlakmu agar kamu mendapatkan cinta seorang lelaki sholih yang datang untuk meminangmu.

Cerpen Karangan: Sucih Indah Sari
Facebook: Sucih Indah Sari
Nama: Sucih Indah Sari
kelas: XII TKJ 2
Hobi: Menulis Cerpen, novel dan menghafal

Cerpen Memendam Cinta 3 Tahun merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mas Kul Bukan Untukku

Oleh:
Pagi yang cerah dan matahari tak pernah lelah menyinari dunia dengan cahayanya yang menjadi sumber kehidupan bagi seluruh umat manusia. Kumulai hari ini dengan bersiap pergi ke sekolah. Aku

Suara Hati Sarah

Oleh:
Bel tanda pulang sekolah berbunyi. Para siswa Madrasah Aliyah segera berhamburan keluar kelas. Terlihat dua orang perempuan yang sedang sibuk mengeluarkan sepeda dari parkiran, sambil mengobrol. “Sarah, ntar belajar

One Heart

Oleh:
“Apa?” tanyaku pada Adit, cowok keren yang sekarang berdiri di depanku. “Iya, Lisa, maafin aku ya,” kata Adit lesu. “Jadi, kita harus bener-bener berakhir sampai di sini,” kataku lesu,

Kalendar Subuh (Part 2)

Oleh:
“Ji, aku udah dapat pekerjaan, tapi di luar kota Ji,” ungkap Aksan. “Waduh, Mas Aksan. Alhamdulillah to, tapi…” “Makasih banyak ya Ji, udah bantuin aku selama ini. Aku gak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *