Pangeran Pondhok

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Cinta Islami
Lolos moderasi pada: 26 May 2019

Zainullah. Itualah nama dari sosok pemuda bertubuh tinggi hitam dan berkacamata. Sosok yang berhasil menggoyahkan hati ini. Sosok yang berhasil mengenalkanku apa arti mengagumi dalam diam.

Senyum indah itu kembali dilemparkan pada sore ini. Manisnya seperti kopi susu yang berhasil menghantam magh dalam perutku. Haha. Senyum yang entah sampai kapan aku hanya bisa memilikinya.

Tapi kenapa kamu hanya berani lempar senyum? Mengapa kamu tak berani berbincang denganku Mas? apakah aku ada salah denganmu? beribu pertanyaan menyudutkan hatiku. Menciutkan senyumku. Aku kembali tertunduk menatap buku harianku. Kutengok seluruh temanku mendekatinya untuk sekedar mendengar cerita tentang perjuangan Sang Rosul. Aku pun menghampiri kerumunan itu. Namun apa yang kudapati? Mas Zain meninggalkan kami semua. Aku tertunduk dan kembali duduk di tempat asalku tadi.

Malam ini adalah malam terakhir pengabdianmu di sini. Maaf aku tidak bisa hadir karena sakit. Hingga beberapa hari kemudian aku mendengar kabar bahwa malam terakhirmu kau penuhi dengan kebingunganmu. Tapi kenapa? hingga akhirnya aku menghubungimu tapi kamu hanya menjawab sedang mencari sosok yang hilang sekejap malam itu. Malah yang makin parah kamu pamit padaku untuk kuliah di luar kota.

Sejak saat itu kita tak lagi pernah bertemu ataupun sekedar menghubungi lewat ponsel. Aku berharap kamu baik-baik di Tangerang. Semoga jadi insan yang berguna bagi nusa bangsa dan agama Mas. Maafkan aku yang dengan sengaja pernah mengagumimu dalam diamku.

Cerpen Karangan: Sekar Ayu Anggraeni
Blog / Facebook: Sekar Ayu Anggraeni (terblokir)
nama saya Sekar Ayu Anggraeni. Kelas xi ips 3 di SMAN 1 Ngimbang. saya ndak punya fb. punya akun cma WA, ig, email aja. follow ig saya sekaraya10

Cerpen Pangeran Pondhok merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jawaban Yang Aku Dan Kau Cari

Oleh:
Teman temanku selalu menggodaku dengan kata “kamu normal atau tidak” entah apa yang mereka pikirkan tentang diriku. Mereka terus bertanya apakah aku pernah jatuh cinta. Padahal setiap manusia hidup

Singkat Namun Sejuta Rasa

Oleh:
Sore itu, Azel pulang dari kuliah sekitar pukul 5 sore. Menuju Stasiun, menggunakan angkutan umum. Ya, keretalah menjadi alat transportasinya setiap pergi dan pulang kuliah. Sampai di stasiun Azel

Pertanyaan Terakhir Ibu

Oleh:
Jiya berjalan pulang dari sekolahnya dengan perasaan tidak menentu. Tadi, di sekolah, ada seorang laki-laki yang menyatakan cinta kepadanya. Bagaimana jawaban Jiya? Apakah dia menerimanya? Jiya tidak menerima maupun

MJM (Murid Jadi Mantu)

Oleh:
Sudah ku duga, hari ini aku datang terlalu pagi. Aku hanya melihat daun melayang ditiup angin. Udara juga masih sangat dingin menelusur masuk ke hidungku. Matahari juga ikut malu

Aku Cinta Dia

Oleh:
Desiran ombak bengitu riuh terdengar, gemercik air yang sesekali menghanyutkan butiran-butiran pasir yang berlinang-linag menjadi irama yang selalu menyanyikan lagu merdu menyelinap di lubang telingaku. Seperti biasa aku nikmati

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *