Tiba Tiba Suka Padanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Islami, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 14 February 2018

Aku ingin menceritakan kisah cinta aku yang bisa dibilang sedikit lain lah hehehe. Kata orang aku ini agak sedikit aneh soalnya orang yang selalu dekat denganku itu adalah temen sekelas. Aku punya PDKT an tapi yang tepatnya sahabat spesial karena kami gak pacaran soalnya kani sudah punya prinsip pacaran itu tidak ada.

Awalnya aku sama dia itu sering berantem dan dulunya aku benci banget sama dia. Soalnya dia itu orangnya cuek, egois, dingin, dan keras kepala. Mungkin kalian udah bisa membayangakan. Tapi entah angin apa yang membawaku, tiba-tiba aku mulai tertarik tepatnya suka sama dia. Itu berawal dari pertama kali dia ngesms aku dan saat itu juga kami mulai akrab ya bisa dibilang udah jadi sahabat baiklah hehehe. Dan pertengakaran di antara kami pun sudah jarang didengar. Dia sering memanggilku dengan singakatan namaku dan aku pun sebaliknya.

Sebulan berlalu dari itu entah kenapa banyak sekali perubahan yang awalnya biasa menjadi luar biasa. Kini cuek berubah menjadi perhatian, aku pun bisa merasakan itu dan banyak sekali perubahan yang aku lihat dari dia. Tapi karena takut cinta ini bertepuk sebelah tangan aku pun memilih untuk diam dari pada nantinya aku geer. Ternyata aku tak bisa memendamnya jujur aku sudah suka sama dia.

Keesokannya saat di kelas yaitu dimana guru fiqih memberi tugas kelompok salah satu sahabatku datang menghampiriku, “Ika aku mau nanya sebenarnya ada gak sih cowok kelas ni yang kamu sukai, jujur aja” tanya Dini padaku. “Soalnya kamu itu udah lama sendiri alias jomblo”, ledeknya padaku.
Aku pun merasa kesal. “Ih… apaan sih Din, aku jomblo tapi gak pernah galau gak kayak kamu hahaha”, aku pun berbalik meledek Dini sahabatku yang imut itu.

“Ah udah deh jangan ngalihin pembicaraan sekarang jawab aja”. Dia pun terus memaksa hingga aku kalah dan menjawabnya, “Hmm ada dia…”, memotong dan “Raman”, menghela nafas. “What!! Dia Ka”.
“gak usah lebay juga kalii”, gerutuku. Dan karena sudah tahu jawabannya akhirnya dia pergi dan berkata, “Udah tenang aja Ika aku akan bantuin kamu biar bisa dekat sama dia”. Mengedipkan sebelah matanya dan beranjak pergi dari hadapanku.
Rasanya lega tapi di sisi lain aku takut nantinya kalau Raman tau kami akan balik musuhan.

Dua hari dari kejadian itu menatap mukanya aku pun tidak berani sebab takutnya dia nanti marah. Singkat ceritanya ternyata kekhawatiranku tidak seperti yang aku bayangakan. Raman pun selama ini juga menaruh perasaan yang sama hanya saja karena dia orangnya pendiam dia gak berani ungkapin langsung. Tapi dia sebenarnya juga pernah curhat sama Dini hanya saja Dini gak pernah cerita dan membuat aku terkejut kini es yang keras telah menjadi cair.

Malamnya tepat tanggal 20 Februari 2016 dia mengatakan perasaannya begitupun aku yang selama ini memendam perasaan padanya. Tapi dengan syarat kami tidak berpacaran sebab tak ingin melanggar hukum agama. Dan saat itu juga kami berjanji untuk saling menjaga perasaan satu sama lain hingga kami dipersatukan dalam ikatan yang halal.

Cerpen Karangan: Atikah Dara Yani Rambe
Facebook: Atikah dara

Cerpen Tiba Tiba Suka Padanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Story

Oleh:
Aku kenal sama dia lewat sosmed “BBM” entah dapat dari mana pin dia aku nggak tau mungkin ada yang promote. Tepat malam minggu tanggal 04 april kemarin dia tembak

Pemimpi Dalam Amplop

Oleh:
Jantungku seakan berayun-ayun seumpama buah mangga yang digoyangkan oleh angin. Berdegup kencang, darahku serasa mengalir deras. Ubun-ubunku bagaikan mendidih, serupa direbus di dalam panci. Bergulat di dalam benakku pikiran-pikiran

New Year’s Eve Surprise

Oleh:
Bandung, 31 Desember 2013 at 06.30 WIB Aku terbangun dari tidurku, aku mulai membuka mata lalu aku mengerjapkan mataku saat mentari menyilaukan penglihatan ku dari sela sela jendela kamar

Assalamualaikum Cantik

Oleh:
Kilauan sinar matahari yang masuk ke kamarku memaksaku untuk membuka mata ini, padahal mataku masih enggan untuk dibuka. Seperti biasa ketika bangun tidur, aku selalu membuka jendela kamarku untuk

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *