Jodohku Cinta Pertamaku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Pertama
Lolos moderasi pada: 18 November 2017

“Dera kalau aku pergi, apa kamu nanti bakal ngelupain aku” ujar anak laki laki berumur 10 tahunan itu dengan penuh kecemasan “engak kok, sampai kapan pun aku ngak akan ngelupain kamu. Aku bakalan nunggu kamu di sini sampai kamu kembali” jawab seorang gadis mungil dengan bibir manisnya yang menggemaskan. Anak laki laki itu menangis, dengan penuh kasih sayang gadis itu mengusap air matanya “jangan menangis, kumohon aku tidak mau melihatmu menangis” akhirnya anak laki laki itu berhenti menangis dan tersenyum. Mereka berdua menghabiskan hari itu bersama.

10 TAHUN KEMUDIAN
“Dana, bagaimana dirimu sekarang, apa kau masih ingat padaku. Sudah 10 tahun kita berpisah dan entah rasanya seperti mimpi kau akan kembali” ucap seorang gadis cantik dengan memandangi sebuah foto.

Tiba tiba seorang wanita setengah baya menghampirinya
“Dera sayang, ada seseorang yang ingin menemuimu!”
“siapa bu?” tanya gadis itu
“kau akan tau, saat kau menemuinya, ayo cepat temui dia”
“ibu membuatku penasaran saja”

Gadis itu pun turun untuk menemuinya, dan ia pun terkejut melihat seorang pria di hadapanya, seorang pria tampan, dia adalah Dana teman masa kecilnya yang sudah berpisah dengannya selama 10 tahun.

“Dana, ini kau, kau kembali” ucapnya gadis itu setengah tak percaya
“iya ini aku, aku kembali hanya untukmu Dera” jawabnya dengan tersenyum manis
“dera aku mencintaimu, aku ke sini untuk melamarmu apa kau mau menjadi istriku?” ucap pria itu dengan memberikan sebuah cincin
“ii i.. iya, aku mau menikah denganmu”

SELESAI

Cerpen Karangan: Kunta Nurhayati
Facebook: Kunta Nurha

Cerpen Jodohku Cinta Pertamaku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cintaku Mempunyai Cerita

Oleh:
“Hey… Kamu lagi apa?” Sakti menyapa Nina yang sedang sendiri. “Enggak ada, cuma lagi duduk aja”. Balas Nina, cuek. “Oh, Aku gak ganggu kamu kan?” Tanya Sakti. “Enggak kok”.

Cinta Pertamaku

Oleh:
Ketika hujan turun, angin dingin sepoi-sepoi yang perlahan membelai helai demi helai rambut gadis itu, yang diperhatikan Vino, yang sedang duduk sendiri menunggu hujan reda. Cuaca saat ini memang

Tak Sesederhana Kata Cinta

Oleh:
Selesai salat Isya Rara langsung berbaring di tempat tidur, ia lelah sekali dengan aktifitasnya yang lumayan padat hari ini. Ia berniat tidur cepat. Rara menyalakan radio kesayangannya, mulai mencari

Lengkapi Diriku

Oleh:
CINTA tak berwujud… Namun membuahkan banyak drama.. Tersenyum, gelisah, sendu, berbunga bahkan air mata.. Semua erat dengan istilah cinta… Bola mata sayu sedikit demi sedikit terbuka. Sejenak kuhela nafas..

Kasih di Sepucuk Surat

Oleh:
Detak jam dinding terus berbunyi hingga saat ini. Sonya masih termenung kaku mengingat hal yang baru saja ia lakukan. Gadis itu masih di sana, duduk di kursi ruang tengah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *