Untukmu Selamanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Pertama, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 3 August 2016

Masih teringat satu kenangan yang tak pernah dapat kulupakan, yaitu semua kisah tentang Dia (Septian Nanda). Awalnya kami hanya sebatas teman biasa yang biasa bermain, bernyanyi dan belajar bersama dalam satu kelas.

Awal kisah ini pada saat aku duduk di bangku kelas 8.
“Reni, menurut kamu nih Septian itu gimana orangnya?” Tanyaku Kepada teman sebangku ku.
“Baik tapi cuek” Kata Reni dengan melirik kepada orang yang sedang kami bicarakan.
“Tapi aku suka suara dia kalau kita lagi nyanyi bareng. Apalagi waktu dia main gitar” Kataku dengan senyam-senyum sendiri.
“Mmm… Kamu suka sama sep…” Belum sudah Reni bicara mulutnya langsung kututup.
“Jangan besar-besar bilangnya tarketahuan dia” Kataku setengah berbisik.
Aku melepaskan tisu yang kupegang untuk menutup mulut Reni.
“Sorry” Kata Reni sambil nyengir kuda.

Aku pun hanya tersenyum sambil berusaha menyapa Septian.

“Ian nyanyi lagi yok. Kamu bawa gitar kan?” Tanyaku kepada orang yang selalu kuusahakan untuk merebut perhatiannya.
Ia hanya mengangguk lalu mengeluarkan gitarnya.

Ia mulai memainkan gitarnya dengan mulut yang mengikuti irama lagu Tompi -Menghujam Jantung- yang tengah kami nyanyikan berdua.

Tak lama suara riuh terdengar tadi teman-teman yang berada di kelas. Namun tak terlihat ekpresi apapun dari wajah Septian ia malah terus bernyanyi sampai selesai.

Tak terasa hampir satu tahun berlalu bersama dengannya. Seperti biasa aku selalu menguptade status di Facebook.
Cling cling – Satu pesan pemberitahuan masuk dari Facebook. Aku segera membukanya dan ternyata itu dari Septian yang mengkomen statusku. Aku berusaha mengelak dari setiap pertanyaannya pada status yang kubuat itu dan yang terakhir ia mengancam akan membenci diriku jika aku tidak memberi tahu siapa orang yang kusukai di kelas selama ini. Dengan gugup aku terpaksa jujur dan mengatakan bahwa dia orang yang aku sukai di kelas. Ia hanya membacanya dan setelah itu sifatnya berubah ia selalu berusaha menghindar.

Tanpa dapat kuketahui apa ia juga menyukaiku atau tidak karena ia selalu menghindar bahkan aku dan dia tak pernah berbicara bersama lagi setelah itu. Kini 2 tahun hampir sudah aku mengenal Septian. Perasaan di hati ini pun tetap sama karena hanya ia yang ada di hati ini tak ada yang dapat menggantikannya walau sampai sekarang aku tak mengetahui apa ia juga memiliki perasaan yang sama atau tidak.

I love You Septian

Cerpen Karangan: Salsabilla
Facebook: Salsabilla Syarief Jr.
Lahir di palembang pada tanggal 2 agustus 2001. Memiliki cita-cita menjadi seorang novelis. Keinginan menulisku muncul ketika membaca buku karya Winna Efendi yang berjudul Remember When.

Cerpen Untukmu Selamanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Secret Admirer

Oleh:
Lala nampak kaget melihat sebuah permen lagi di dalam tasnya, matanya berkeliling menyapu seisi ruang kelas sambil bertanya-tanya dalam hati, siapa orang yang selalu menaruh permen di dalam tasnya.

Love Hour (Part 3)

Oleh:
“Tiga, dua, satu!” Agung memberi aba-aba dan tepat setelah jingle radio ini berakhir, suaraku pun mengudara. “Selamat malam, best pals! Kembali lagi di gelarannya Love Hour dan kali ini

Semua Berkat Si Kecil

Oleh:
“Ega yang cantik, tolongin Mama, ya! Please!” suara mamanya terdengar memelas, memohon pengertian dari Ega. “Tapi Ma…” “Tolongin Mama, ya. Nanti Mama kasih duit jajan, deh. Mama pergi dulu…”

Sahabat Jadi Cinta

Oleh:
Pagi yang cerah. Dimana terdapat burung-burung yang berkicau dengan merdunya. Ku terbangun dari tidur lelapku semalam dan mandi untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah. Setelah mandi dan memakai seragam SMA-ku,

Aku Pelangimu

Oleh:
Kring… Kring… Kring… “Yeee…” Bel pulang disambut girang anak anak. Heran, sudah kelas 11 masih suka bel pulang. Seperti anak SD saja. “Risa, yuk pulang.” Ajakku sambil beranjak dari

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *