All About My Husband

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Romantis
Lolos moderasi pada: 22 July 2017

Ingat tidak hari dimana engkau mengungkapkan perasaan tepat di tempat itu? Kau tahu tidak kalau hatiku pada saat itu amat sangat senang seperti ingin terbang jauh ke atas langit?
Rasanya ingin sekali kurekam saat detik-detik kau ingin mengungkapkan semuanya. Tepat di sana. Di bawah pohon rindang yang selalu menjadi korban kejahilan kita karena sering sekali menulis nama satu sama lain di batangnya. Seakan-akan pohon itulah yang menjadi saksi bisu cinta kita yang telah lama tumbuh.

Waktu pun berjalan merambat tapi pasti. Aku selalu memperhatikanmu seperti biasanya. Dan kau juga tambah memperhatikan dan memperlakukanku layaknya seorang putri.
Def, kau ingat tidak saat aku sedang lelah karena berlarian denganmu dan lumayan berkeringat lalu kau langsung menghapusnya dengan tangan kosongmu itu? Haaahh… aku ingin sekali moment itu terulang kembali lagi. Rasanya aku ingin seperti itu setiap hari.

Hm.. moment yang paling aku sukai adalah disaat engkau menangis hanya karena aku sedang sakit demam biasa. Hahaha.. betapa konyolnya kamu saat itu Def.
Tetapi itu semua tinggal kenangan saat kita masih remaja Def. Kini, kita sudah dewasa dan tumbuh bersama kembali.
Dan lembaran baru pun mulai kita lukis bersama. Berawal dari kau melamarku saat itu. Def, apa kau sangat mencintaiku sampai-sampai kau berniat melakukan ini semua?

Aku sangat ingat hari itu, hari dimana aku dikerjai habis-habisan olehmu di sebuah halte bus. Kau meninggalkanku di sana sendirian dan kau sudah pulang dengan sebuah bus. Aku hanya bisa menangis karena aku memang tak tahu arah jalan pulang saat itu.
Lalu tiba-tiba bus yang kau tumpangi bergerak mundur dan berhenti di depanku. Kau pun keluar dari bus dengan gaya yang berbeda. Kau memakai jas formal berwarna hitam dan kau amat sangat tampan seperti itu.
Kau berjalan perlahan mendekatiku lalu kau berjongkok di hadapanku sambil menyodorkan cincin berlian yang sangat indah. Saat itu aku langsung menangis terharu melihatmu memperlakulanku seperti itu. Lalu dengan cepat aku menganggukkan kepalaku pertanda aku bersedia menjadi istrimu.
Suara meriah langsung datang dari dalam bus. Kemudian kau memelukku dan mengucapkan terimakasih kepadaku. Semua orang yang berada di dalam bus langsung bergegas keluar sambil bertepuk tangan.
Aku bahagia sekali saat itu Def, hanya kau lah yang bisa membuatku terbang melayang seperti itu.

Satu tahun pun berlalu. Kini aku telah mengandung anak kita berdua. Bahagia sekali rasanya bisa hidup seperti ini bersamamu.
Memiliki suami sepertimu adalah salah satu anugerah terindahku Def. Setiap hari kau selalu menghawatirkanku. Kau selalu menggendongku ke mana pun aku mau.
Tiap malam, jika aku terbangun karena rasa mual yang menggangguku kau selalu ada. Kau akan bangun dan membantuku berdiri menuju kamar mandi. Setelah itu kau akan menyiapkan apel dan teh hangat untuk meredakan rasa mualku.
Sungguh aku tak ingin apa-apa lagi selain hidup bahagia bersamamu Def. Layaknya kisah romantis dongeng-dongeng yang sudah familiar. Aku amat sangat bahagia bersamamu.

Kini kita tinggal menunggu kelahiran buah hati kita. Dan keluarga kita pun akan menjadi keluarga kecil yang bahagia. Aku harap saat aku berjuang melahirkan anak kita nanti, kau ada di sampingku. Memberiku semangat dan senantiasa menggenggam erat tanganku.

Def, kau tahu? Betapa cintanya aku padamu. Kau suamiku yang paling hebat. Aku mengagumimu Def, suamiku.
Aku ingin sekali kita hidup bersama-bersama hingga maut memisahkan kita, amin.
Sungguh aku tak menyangka jika kita memang sudah ditakdirkan untuk bersama hingga akhir waktu.

Def Matterfloy. Satu nama yang selalu di benakku. Kau selalu berusaha untuk membuatku bahagia denganmu. Kau selalu memberiku kejutan saat aku sedang murung.
Dan aku juga menyukai sifat lembutmu. Tiap malam, kau akan selalu mencium keningku sebelum tidur. Kau akan mengucapkan ‘aku mencintaimu’ tiap kali berpapasan.

Def, sepertinya jika aku harus kehilanganmu duluan aku tak sanggup. Takkan ada lagi yang memperhatikanku nanti. Karena hanya kau lah Def yang selalu ada untukku.
Def, aku ingin kau selalu bersamaku. Selalu mengucapkan cinta, selalu menggenggam erat tanganku, selalu menciumiku.
Def, aku istrimu yang tak pernah sedikitpun mengucapkan kata menyesal untuk berbagi kisah kehidupanku denganmu. Aku mencintaimu sayang.
Layaknya sebuah dongeng pasaran yang banyak di luar sana. Sama seperti kehidupan kita Def, memiliki akhir cerita yang Happy Ending Forever After.

Aku harap akan seperti itu Def…
Selamanya bersamamu
Veronica Destifani

Cerpen Karangan: Normalita Isfani
Facebook: Normalita Isfani
Hay(!) Suka tidak dengan ceritaku ini? Hihi. Sebetulnya cerita ini udah pernah ak publish di Watpadd, dan kali ini di cerpenmu.com. semoga kalian suka ya:)
Normalita isfani. Siswi SMP kelas 9 yang mempunyai dunia fantasi nya sendiri. Mau kenal lebih lanjut?
Bbm: D25FA06C
IG: normalita_khan
Watpadd: normalita isfani
Id line: fani2611

Cerpen All About My Husband merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Surat Maaf Untuk Rafaeyza (Part 1)

Oleh:
Hari ini dunia seakan menyambutnya. Langit cerah dan terik mentari menemani perjalanan Rafa. Untuk pertama kalinya dia memutuskan meninggalkan kampung halamannya. Kampung yang membesarkannya, menjadikannya layaknya raja. Namun kini

Take A Piece of My Heart

Oleh:
Sudah tak bisa terhitung berapa kali gadis itu menginjakkan kaki di cafe bernama Kepo ini setiap hari jumat dan sabtu hanya untuk sebuah alasan, melihatnya bernyanyi dari jauh. Kursi

Sebuah Nama Sebuah Cerita

Oleh:
“Mas, bisa minta tolong starterin motorku?” Pintaku pada seorang pria tinggi di depanku waktu aku selesai mengisi bensin. Tak biasanya aku meminta bantuan kepada orang lain, apalagi dengan orang

Sebastian (Sebatas Teman Tanpa Kepastian)

Oleh:
Gadis cantik itu terduduk di sebuah bangku putih menjulang panjang. Angin semilir berhembus hingga membuat helaian demi helaian rambut indahnya seolah menari terbawanya. Sekilas gadis itu tersenyum menatap layar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *